Karena subject, sekaligus awal, thread ini menyangkut pencalonan IJP
sebagai wako Pariaman lewat jalur independen, dan kini Mak MM*** menautkan
dengan 10 kriteria ini, bahkan poin no 4 diblok kuning oleh Mak MM***
("Tidak Meminta Jabatan"), apa yang sebenarnya Mak MM*** sampaikan kepada
IJP dan palanta RN ko?Tumben Mak MM*** indak bataruih tarang saroman biaso? :)) Salam hangat di hari Ahad, ANB Cibubur Pada Sabtu, 20 April 2013, Muchwardi Muchtar menulis: > *10 Kriteria Pemimpin Menurut Ajaran > Islam<http://www.jurukunci.net/2012/07/10-kriteria-pemimpin-menurut-ajaran.html> > * > > > Setiap manusia yang terlahir dibumi dari yang pertama hingga yang terakhir > adalah seorang pemimpin, setidaknya ia adalah seorang pemimpin bagi dirinya > sendiri. Bagus tidaknya seorang pemimpin pasti berimbas kepada apa yang > dipimpin olehnya. Karena itu menjadi pemimpin adalah amanah yang harus > dilaksanakan dan dijalankan dengan baik oleh pemimpin tersebut,karena kelak > Allah akan meminta pertanggung jawaban atas kepemimpinannya itu. Dalam > Islam sudah ada aturan-aturan yang berkaitan tentang pemimpin yang baik > diantaranya : > > *1. Beriman dan Beramal Shaleh* > Ini sudah pasti tentunya. Kita harus memilih pemimpin orang yang beriman, > bertaqwa, selalu menjalankan perintah Allah dan rasulnya. Karena ini > merupakan jalan kebenaran yang membawa kepada kehidupan yang damai, > tentram, dan bahagia dunia maupun akherat. Disamping itu juga harus yang > mengamalkan keimanannya itu yaitu dalam bentuk amal soleh. > > *2. Niat yang Lurus* > Hendaklah saat menerima suatu tanggung jawab, dilandasi dengan niat sesuai > dengan apa yang telah Allah perintahkan. Karena suatu amalan itu bergantung > pada niatnya, itu semua telah ditulis dalam H.R bukhari-muslim Dari Amīr > al-Mu’minīn, Abū Hafsh ‘Umar bin al-Khaththāb r.a, dia menjelaskan bahwa > dia mendengar Rasulullah s.a.w bersabda: > > “Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Dan > sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) sesuai dengan niatnya. Barangsiapa > yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan > Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena urusan dunia yang ingin > digapainya atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka > hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkannya tersebut” > > Karena itu hendaklah menjadi seorang pemimpin hanya karena mencari > keridhoan ALLAH saja dan sesungguhnya kepemimpinan atau jabatan adalah > tanggung jawab dan beban, bukan kesempatan dan kemuliaan. > > *3. Laki-Laki* > Dalam Al-qur'an surat An nisaa' (4) :34 telah diterangkan bahwa laki laki > adalah pemimpin dari kaum wanita. > > “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah > telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain > (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari > harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh ialah yang ta’at kepada > Allah lagi memelihara diri (maksudnya tidak berlaku serong ataupun curang > serta memelihara rahasia dan harta suaminya) ketika suaminya tidak ada, > oleh karena Allah telah memelihara “ > > (mereka; maksudnya, Allah telah mewajibkan kepada suami untuk mempergauli > isterinya dengan baik). > > Ayat ini menegaskan tentang kaum lelaki adalah pemimpin atas kaum wanita. > Menurut Imam Ibnu Katsir, lelaki itu adalah pemimpin wanita, hakim atasnya, > dan pendidiknya. Karena lelaki itu lebih utama dan lebih baik, sehingga > kenabian dikhususkan pada kaum lelaki, dan demikian pula kepemimpinan > tertinggi. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: > > “Tidak akan beruntung suatu kaum yang menyerahkan urusan (kepemimpinan) > mereka kepada seorang wanita.”(Hadits Riwayat Al-Bukhari dari Hadits Abdur > Rahman bin Abi Bakrah dari ayahnya). > > *4. Tidak Meminta Jabatan* > Rasullullah bersabda kepada Abdurrahman bin Samurah Radhiyallahu’anhu, > > ”Wahai Abdul Rahman bin samurah! Janganlah kamu meminta untuk menjadi > pemimpin. Sesungguhnya jika kepemimpinan diberikan kepada kamu karena > permintaan, maka kamu akan memikul tanggung jawab sendirian, dan jika > kepemimpinan itu diberikan kepada kamu bukan karena permintaan, maka kamu > akan dibantu untuk menanggungnya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim) > > ** > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
