Bung Amiroeddin, dek karano indak kasadonyo walinagari dan penghulu nan mangarati tanah ulayat, sako pusako, jo masyarakat hukum adat, mako dalam Pedoman Penghayatan dan Pengamalan ABS SBK hasil KKM/SKM GM 2010 diharokkan ado pembekalan Ka baliau-baliau tu.
Wassalam, SB. Sent from my iPad On May 26, 2013, at 3:47 PM, [email protected] wrote: > Assalamu Alaikum W.W. > Pak Saaf Yth. > > Menurut ambo sesungguhnya sebagian besar dari masyarakat Minangkabau wabil > khusus para Wali Nagari dan Penghulu2 Suku saat ini tidak paham dimana benang > merah antara Tanah Ulayat dgn Sako dan Pusako, didukung lagi dgn Masyarakat > -hukum adat Minangkabau sebagian besar hidup di rantau, > > Pada umumnya Wali Nagari hanyalah menjalankan Administrasi kependudukan yg > merupakan Warisan dr Undang2 Pemerintahan Desa dan Apakah di IPDN/Sekolah > Notariat/STPN – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional ada diajarkan pengetahuan > tentang apa itu Tanah Ulayat, kenyataannya banyak oleh para Penghulu yg > mensertifikatkan Tanah Pusako Tinggi atas nama pribadi, bukankah proses > pensertifikatan ini melalui Notaris, Wali Nagari dan BPN. > > Berbeda IPDN zaman Belanda yg di sebut MOSVIA, yg melahirkan Demang2, > pemahaman mereka tentang Tanah Ulayat dan Hukum Adat sangat jelas. > > Teringat akan cerita ayah tentang seorang Assisten Residen (AR) org Belanda > yg ingin membuat jalan diatas Tanah Ulayat yg ditentang oleh para Penghulu > setempat, dimana dlm rapat dgn para Penghulu yg dipimpin Penghulu Pucuk yg > kebetulan adalah juga Juru Tulis di Kantor AR tsb, si AR sangat marah krn > ditentang sehingga keluar kata kasar kepada para Penghulu, sikap kasar AR ini > dikadukan oleh para Penghulu tsb kepada Gubernur Jendral di Padang yg > mengakibatkan AR tsb dipindah ke Jawa (ayah waktu sebagai Assisten Demang) > > Sangenek dr ambo > > Wass Roy Noviar Amiroeddin > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: "Dr. Saafroedin Bahar" <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Sun, 26 May 2013 10:58:49 > To: rantaunet rantaunet rantaunet<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Cc: <[email protected]> > Subject: [R@ntau-Net] Kok tidak ada reaksi dari Sumatera Barat dengan > dikembalikannya hak atas hutan adat kepada masyarakat-Hukum adat ? > > Para sanak sapalanta, > > Jajaran masyarakat-hukum adat se Indonesia sedang bergembira ria dengan > keputusan Mahkamah Konstitusi tanggal 16 Mei 2013 terhadap uji materi UU > Nomor 41 tahun 1999, yang mengembalikan hak atas hutan adat kepada > masyarakat-hukum adat. Dilepaskan dari penguasaan Negara. > > Seyogyanya masyarakat-hukum adat Minangkabau ikut bergembira dan bersyukur, > oleh karena hal ini berarti hak atas hutan ulayat akan kembali ke Nagari. > > Herannya kok sampai sekarang hanap-hanap saja. > > Apa nggak ada yang memperhatikan masalah ini ? > > Wassalam, > SB. > > > > > Sent from my iPad > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup > Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup > Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/ - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
