Alah anyuikk...

On 6/6/13, Dedi Suryadi <[email protected]> wrote:
> ˙˙˙˙˙˙ɥɐlɥɐʇuA
>
> *Salam dan Terima Kasih,*
> *Dedi Suryadi*
>
>
> _____________________________________________________________________________
>                        *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang
> Berani Bertindak Dan   *****
>       ******Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil
> Konsekuensi (Jawaharlal Nehru**)* *****
> ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>           "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The
> Others" (Hadith by Bukhari)
> ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
> ****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan Mengasihimu...
> ".....*****
>                   "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
>
>
> Pada 5 Juni 2013 19.28, <[email protected]> menulis:
>
>>
>>
>> APBD Kodya Padang untuk Sekolah Pastoral Siswa Nasrani Bisa Picu Konflik
>> di Masyarakat
>>
>> Redaksi Salam-Online – Rabu, 26 Safar 1434 H / 9 Januari 2013 20:26
>>
>> JAKARTA (SALAM-ONLINE): Policy Walikota Padang Fauzi Bahar soal
>> penggunaan
>> dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk kegiatan pastoral
>> siswa Nasrani, berpotensi memunculkan gesekan dan konflik di masyarakat.
>>
>> Pendapat itu disampaikan Ketua Bidang Dakwah dan Hubungan Lintas Agama
>> DPP
>> Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhsin Ahmad Alatas kepada itoday
>> (9/1/2013) menanggapi aturan penggunaan APBD di Kodya Padang untuk
>> kegiatan
>> pastoral siswa Nasrani.
>>
>> “Mendagri harus menegur Walikota Padang soal APBD untuk pastoral. Jika
>> tidak ditegur bisa menimbulkan gesekan di masyarakat. Surat Edaran
>> Mendagri
>> yang melarang APBD untuk madrasah seharusnya berlaku juga untuk
>> pastoral,”
>> tegas Habib Muhsin.
>>
>> Menurut Habib Muhsin, jika memang APBD diperbolehkan untuk pastoral,
>> madrasah juga berhak menerima dana dari APBD.  “Kalau pun sekolah Nasrani
>> dapat bantuan APBD, tidaklah sebesar untuk sekolah Islam. Ini menyangkut
>> soal keadilan,” tegas Habib Muhsin.
>>
>> Diberitakan sebelumnya, pangamat kuliner Bondan Winarno melalui akun
>> Twitter @PakBondan menyatakan bahwa Kotamadya Padang menjadi satu-satunya
>> kodya di Indonesia yang memberikan APBD untuk pastoral siswa-siswa
>> Nasrani.
>>
>> Sebelumnya @PakBondan mengungkapkan bahwa dirinya sempat bertemu dengan
>> Walikota Padang, Fauzi Bahar, Selasa (8/1/2013). Bondan mengungkapkan
>> kekagumannya pada kebijakan Fauzi Bahar.
>>
>> @PakBondan setidaknya memaparkan empat catatan terkait Fauzi Bahar dan
>> Kodya Padang. Pertama, “Kodya Padang adalah satu-satunya kodya di
>> Indonesia
>> yang memberikan APBD untuk pastoral siswa-siswa Nasrani.”
>>
>> Kedua, mengutip pernyataan Fauzi Bahar, @PakBondan menulis: “Mumpung saya
>> jadi walikota, silakan bangun kembali gereja (yang runtuh karena gempa).
>> Harus lebih besar supaya menampung pertumbuhan.“
>>
>> Ketiga, “Untuk IMB pembangunan gereja ini Pemkot Padang akan
>> menyediakannya gratis”. Dan keempat: “Klau kita sebagai Muslim yang
>> mayoritas ini bisa memberi perlindungan kepada kelompok minoritas, maka
>> Islam akan lebih dikagumi.
>>
>> Walikota Padang Fauzi Bahar
>>
>> Ada yang menarik dari isu penggunaan APBD di Kodya Padang itu. Yakni, di
>> sisi lain, berdasarkan Surat Edaran (SE) Mendagri, Anggaran Pendapatan
>> Belanja Daerah (APBD) dilarang digunakan untuk madrasah. Semestinya, jika
>> untuk madrasah dilarang, untuk pastoral juga dilarang.
>>
>> Terkait SE Mendagri itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan
>> Pembangunan (PPP) Jawa Timur mengancam melayangkan mosi tidak percaya
>> kepada Mendagri Gamawan Fauzi. Pasalnya, Mendagri telah mengeluarkan
>> Surat
>> Edaran (SE) Mendagri tentang larangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
>> (APBD) untuk madrasah. (itoday)
>> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain
>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
>> - DILARANG:
>>   1. E-mail besar dari 200KB;
>>   2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>   3. One Liner.
>> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
>> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
>> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Grup Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>>
>>
>>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup
> Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
> email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://rantaunet.wordpress.com/2011/01/01/tata-tertib-adat-salingka-palanta-rntaunet/
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke