Tanyo nan rancak. "Baa kok baru kini  lo tabik pangana?" 
Mungkin, mungkin go eh. Takok-takok uwok se luh sekedar komentar. Kini kan 
sadang maangek-angek atau maongek-ongekan pamiliahan umum. Sagalo tengkulak 
budaya (cultural brokers) akan manggunokan catchwords nan maa nan ka lamak. 
Antaro lain-lain, ABS-SBK nan dideklarasikan kini ko kan sologan hasil karya 
para cultural brokers, bukan ide aka-rumpuik (grass roots) nan mambosek dari 
Bumi Kampuang Halaman ... 

Salam,
-- Nyiak Sunguik

--- In [email protected], emerde palar <mrdpalar@...> wrote:
>
> Ternyata ABS-SBK yg diaguang aguangkan dek urang Minang salamoko hanya
> SLOGAN sajo, yo, indak/alun manjadi way of life nya urang Minang, padahal.
> konon sudah 2 abad dicanangkan sebagai jalan hidup urang Minang.
> Menyedihkan....!!!   Baa kok baru kini  lo tabik pangana LKAAM
> mensosialisasikannyo?
> On Mar 20, 2013 1:09 PM, "St. eF Al Zain Sikumbang" <efmuhandis@...>
> wrote:
> 
> > Padang, (Antara Sumbar <http://www.antarasumbar.com>) - Lembaga Kerapatan
> > Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat mensosialisasikan falsafah
> > adat Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABSSBK)
> > pada masyarakat di delapan kabupatan/kota di provinsi itu.
> >
> > Ketua LKAAM Sumbar, Sayuti Dt Rajo Pangulu di Padang, Rabu mengatakan,
> > pemangku adat dan juga pihak terkait lainnya untuk kembali menggalakkan
> > filosofi adat Mingakabau dalam keseharain, terutama ABSSBK, untuk
> > menyadarkan generasi muda pentingnya adat, agama, dan Alquran dalam pedoman
> > hidup setiap harinnya.
> >
> > "Tujuan sosialisasi yang terus dilakukan ini pada tahun 2013, agar ABSSBK
> > tersebut tidak hanya sekedar sologan, namun dijalankan dalam kehidupan
> > sehari-hari ditengah masyarakat, dan rumah-rumah ibadah kembali diramaikan
> > oleh aktifitas keagamaan seperti yang diajarkan selama ini dalam budaya
> > Minangkabau," kata Sayuti.
> >
> > Dia menambahkan, aplikasi dilapangan ini perlu ditingkatkan masyarakat,
> > sebeb dalam era globalisasi ini, tanpa adanya adat, agama, dan kitab suci
> > sebagai pegangan maka dapat berakibat buruk bagi moral generasi muda.
> >
> > Sehubungan dengan itu, hingga saat ini untuk sosialisasi tersebut, LKAAM
> > Sumbar menjelaskan telah melukannya di delapan kabupatan dan kota,
> > diantaranya di Kabupaten Dhamasraya, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten
> > Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang,
> > Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat.
> >
> > Sementara itu, sosialisasi yang paling baru dilakukan LKAAM Sumbar adalah
> > di Kota Payakumbuh, yang dilaksanakan pada Selasa (19/3), dimana diikuti
> > oleh setidaknya puluhan orang pemangku adat, dan masyarakat didaerah itu.
> >
> > "Semua daerah yang telah dilakukan sosialisasi tersebut merupakan daerah
> > yang dianggap paling baik dalam melaksanakan ABSSBK dilapangan, sebab itu
> > perlu didorong utuk terus ditingkatkan," jelasnya.
> >
> > Sosialisasi tersebut tidak hanya program yang dilakukan LKAAM namun juga
> > kerjasama dengan pihak pemerintah provinsi setempat, dimana kegiatan
> > semacam itu mendapat dukungan dari Dinas Sosial.
> >
> > "Semoga dengan sosialiasasi yang dilakukan secara terus menerus, kesadaran
> > tentang filosofi Mingakabau ini benar-benar diresapi oleh masyarakat,"
> > tegasnya. (*/sun)
> > ANTARA Sumbar 
> > <https://plus.google.com/117937747162756122786?rel=author>hari ko
> >
> > sumber :
> > http://www.antarasumbar.com/berita/provinsi/d/1/278421/lkaam-sumbar-sosialisasikan-abs-sbk-ke-kabupaten-kota.html
> > ----
> > sangenek barito kampuang, Alhamdulillah perjuangan taruih balanjuik..
> >
> > Wassalam,
> >
> >
> > st. eF Al Zain Sikumbang
> > Kuala Lumpur


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke