2013/6/15 ajo duta <[email protected]> Jaman Rasulullah SAW ado urang kapia di tanah haram, yaitu diMadinah. > Kahadiran mereka tetap diakui dan dibuek semcam MoU dgn mereka (Medina > Charter - Perjanjian Madinah). >
Benar, Pak, tetapi Piagam Madinah dibuat di awal hijrah Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam. Kemudian terjadi pengkhianatan beberapa suku Yahudi seperti Bani Quraizhah yang bekerja sama dengan orang-orang kafir Makkah dalam perang Ahzab (dikenal juga dengan perang Khandaq). Rasulullah juga sempat diracuni oleh orang Yahudi. Rasulullah pun berkeinginan agar di jazirah Arab tidak ada lagi orang-orang Yahudi dan Nasrani, Pak. Hal tersebut kemudian dilaksanakan oleh Amirul Mu'minin 'Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu. Lihat: http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/06/makna-hadits-keluarkanlah-kaum.html Allahu Ta'aala a'laam. Wassalaam, -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
