Dek alun panah mancaliak, Ingin pulo awak tahu baa bantauknyo bantuak buah 
Mingkudu tu?

http://www.youtube.com/watch?v=O3GjRWtQzO8

https://www.google.com/search?q=Buah+mengkudu+%28Morinda+citrifolia%29&client=firefox-a&hs=ec2&rls=org.mozilla:en-US:official&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=ywvlUbHGOI2ujALtqYHQAQ&ved=0CHEQsAQ&biw=939&bih=549

-- MakNgah


On Monday, July 15, 2013 11:18:18 PM UTC-7, amiroeddin wrote:
>
> Belimbing, Jengkol, dan Mengkudu Berbahaya untuk Penderita Ginjal
>
> Orang umumnya percaya pada obat-obatan tradisional. Selain lebih 
> berkhasiat juga tak dicampur bahan kimia, sehingga aman dikonsumsi. Tetapi, 
> tahukah Anda bahwa beberapa obat-obatan tradisional itu justru berbahaya 
> bagi kesehatan, jika tidak diteliti lebih lanjut.
>
>
> Buah belimbing atau Averrhoa carambola misalnya, yang dipercaya berkhasiat 
> menurunkan tensi darah, justru sangat berbahaya bagi pasien sakit ginjal. 
> Spesialis ginjal, Dokter Med Salim Lim dalam seminar "Ginjal dan obat 
> tradisional" di Rumah Sakit Husada, Jakarta, Sabtu (13/12) mengatakan, 
> belimbing mengandung asam oxalat di mana pada orang sehat, ginjal menyaring 
> dan membuangnya.
>
> Sedangkan pada pasien ginjal, racun ini tidak dapat dibuang dan 
> memperburuk keadaan ginjalnya. "Karena terjadi obstruksi atau sumbatan di 
> ginjal, sehingga menjadi gagal ginjal akut atau mendadak," ujar konsultan 
> di Renal Medicine Singapura ini.
>
> Belimbing juga mengandung neurotoksin atau racun saraf yang bisa 
> mempengaruhi otak dan saraf dan banyak masyarakat yang belum mengetahui hal 
> ini. Oleh karena itu, ia menyarankan masyarakat harus hati-hati dengan buah 
> belimbing.Kenali gejala awalnya yakni, cegukan, mual-mual, muntah, 
> penurunan kesadaran atau mati rasa, kejang, dan epilepsi. "Lebih berbahaya 
> lagi menyebabkan kematian.
>
> Belum banyak masyarakat yang tahu tentang itu, termasuk 99 persen tenaga 
> medis dan dokter. Cegukan adalah ciri khas dari efek konsumsi belimbing 
> bagi penderita ginjal, sebesar 93 persen," tambahnya.
>
> Dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Husada dan Rumah Sakit Medistra ini 
> mengemukakan, sudah ada beberapa kasus. Salah satunya, SP (56), pasien 
> dengan penyakit ginjal, diabetes, dan hipertensi. Ia dirawat di Rumah Sakit 
> Husada karena cegukan terus menerus selama dua hari, mual dan sesak napas. 
> Saat dirawat, pasien sempat koma. Seminggu baru diketahui, pasien selama 
> ini mengonsumsi belimbing untuk menurunkan tensi darahnya.
>
>
> Selain belimbing, dokter Med menyebutkan, buah jengkol (pithecellobium 
> jiringa) juga berbahaya bagi pasien ginjal.
>
> Makan jengkol bisa menyebabkan penyumbatan saluran air seni, karena 
> endapan kristal asam jengkolat, sehingga akhirnya menjadi gagal ginjal akut 
> atau mendadak. "Keluhannya nyeri perut (kolik) sesudah makan jengkol dan 
> air seni menjadi merah atau hematuria," katanya.
>
>
> Buah mengkudu (Morinda citrifolia) atau "noni juice" juga tidak dianjurkan 
> pada orang yang sakit ginjal karena kandungan kaliumnya (K) sangat tinggi, 
> yakni lebih dari 10 kali kalium darah atau sama dengan jus jeruk dan tomat.
>
> Dokter Med menjelaskan, tidak semua obat tradisional atau herbal aman 
> meskipun berasal dari tumbuh-tumbuhan. Hal ini karena beberapa hal antara 
> lain, herbal tidak perlu uji klinis yang lengkap, tidak semuanya 
> benar-benar distandarisasi dan mengandung zat yang aktif dan kontaminasi 
> dengan pestisida, logam-logam berat atau obat-obat modern.
>
> Selain itu, dosis minimal dan maksimal atau toksik jarang diberitahu, 
> interaksi dengan obat-obatan lain tidak diketahui dan tidak diberitahu efek 
> sampingnya. 
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.


Kirim email ke