Alaikumsalam Uda Saaf dan sanaks,
   
  Diambiak sajo hikmah dari diskriminasiko dengan tekad dari
  alumnus Unand, yaitu dari pada mencari pekerjaan, jadilah
  pencipta lapangan pekerjaan. Dengan kata lain, alumnus
  Unand lebih memfokuskan diri jadi pengusaha. Kalau sudah
  jadi pengusaha, beko bank Mandiri pasti akan melamar
  agar menjadi nasabahnyo. Ayo...kan jadi tabaliak.
   
  Wassalam
  ajoduta/60/usa

"Dr.Saafroedin BAHAR" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Wassalamualaikum w.w. Nanda Ronal dan para sanak sa palanta,

Saya dapat merasakan betapa pedihnya perasaan para alumni Unand sewaktu 
mendapat keterangan bahwa Unand -- sebuah universitas negeri yang termasuk 
berusia tua -- secara a priori dinyatakan oleh sebuah bank, yang nota bene 
adalah juga milik negara, tidak termasuk dalam daftar universitas yang 
alumninya boleh melamar. 

Apa yang salah ? Bagaimana me-respond diskriminasi  dan penghinaan ini ? Apakah 
penolakan itu hanya terhadap lulusan Fakultas Ekonomi Unand saja atau terhadap 
seluruh alumni Unand? Apakah kualitas Unand telah sedemikian merosotnya, 
sehingga bahkan dalam proses melamar saja para alumni Unand sudah di-exclude ? 
Fakta ini harus di-respond, karena menyangkut nama baik serta harga diri.

Menurut penglihatan saya, sekurang-kurangnya ada tiga atau empat langkah yang 
dapat diambil, sebagai berikut.

Pertama, Dekan Fakultas Ekonomi Unand -- sepengetahuan  Rektor tentunya -- 
melakukan lobi atau mengirim surat resmi kepada pimpinan Bank Mandiri dengan 
tembusan kepada Menteri BUMN Syfyan Djalil , Patrialis Akbar SH dari Komisi III 
DPR RI, dan Dr Mochtar Naim dari DPD RI,  meminta klarifikasi apa memang ada 
kebijakan diskriminatif seperti itu, dan jika ada meminta keterangan apa alasan 
dari kebijakan diskriminatif tersebut.  

Kedua, tanpa perlu menunggu hasil klarifikasi tersebut, Rektor bersama para 
Dekan Unand membentuk tim kecil untuk mengadakan kajian menyeluruh terhadap 
posisi Unand di 'belantara' akademik Indonesia, dimana titik kuat yang harus 
dipelihara dan dimana titik lemah yang harus dikoreksi. Sasaran yang harus 
dituju adalah mengubah Unand dari universitas yang alumninya ditolak menjadi 
universitas yang alumninya justru dicari.

Ketiga, berdasar kajian tersebut di atas, Rektor mengembangkan suatu 'strategic 
plan' untuk meningkatkan kualitas akademik proses belajar mengajar di Unand, 
dengan mendayagunakan demikian banyak potensi alumni Unand yang sudah tersebar 
dalam berbagai lembaga di Indonesia dan mungkin juga di luar negeri.

Keempat, walau saya sendiri kurang yakin akan efektifitas dan manfaatnya dalam 
pasar lapangan kerja yang sangat kompetitif sekarang ini dan jika tidak 
hati-hati bisa malah merugikan nama baik Unand sendiri, mengajukan protes resmi 
kepada pimpinan Bank Mandiri -- dan jika dipandang perlu kepada Komisi Nasional 
Hak Asasi Manusia -- terhadap kebijakan diskriminatif terhadap para alumni 
Unand dalam hak atas pekerjaan, salah satu dari hak asasi manusia.

Saya ikut berdoa semoga Unand bukan saja dapat memulihkan nama baiknya, tetapi 
juga dapat menjadi salah satu dari centers of excellence di Indonesia.

  Wassalam,
Saafroedin Bahar
  (L, 70+6+18, Jakarta)
  'Ya Allah, tunjukilah selalu aku jalan yang lurus dan Engkau ridhoi'
  'Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya'
'Taqdir di tangan Allah swt, Nasib di tangan Manusia'
  'Puji syukur aku sampaikan pada-Mu ya Allah, atas segala rahmat dan nikmat 
yang telah Engkau anugerahkan kepada aku dan keluargaku'.
'Mari berlomba berbuat kebaikan'
'Setiap manusia adalah baik, sampai terbukti sebaliknya'
'Jangan pernah berhutang dan jangan mudah berpiutang'



--- On Wed, 2/27/08, Ronal Chandra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  From: Ronal Chandra <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Unand
To: [email protected]
Date: Wednesday, February 27, 2008, 11:15 AM

  Assalamu'alaikum Wr...Wb Dunsanak,.

Sejak malam hari ambo menimbang nimbang diposting atau tidak cerita ini, 
setelah ditimbang timbang dan saya merasa ini informasi yang sangat berharga 
maka diputuskan untuk diposting.

Hari selasa saya tiba kembali dirumah setelah melayat ke bandung sekitar jam 2 
pagi, padahal keesokan harinya saya sudah berjanji dengan beberapa teman anak 
anak unand yang minta diantar menghadiri career expo di Universitas 
Binanusantara dan masih berlansung sampai hari ini.

Tadi nya saya berpikir untuk meng-antar saja tapi terpikir juga oleh saya 
bagaimana mereka pulang, lagi pula saat pelaksanaan SSM 2007 saya merasa sangat 
terbantu dengan kehadiran mereka mereka ini. Terpaksa saya pun harus turun dari 
mobil dan ikut mendaftar membeli tiket dan berputar putar 4 lantai di 
Universitas Bina Nusantara.

Saya bingung dari semua stand perusahaan yang membuka lowongan tidak ada 
satupun dari anak anak Unand ini yang mendatangi stand lowongan pekerjaan dari 
Bank Mandiri, padahal lowongan yang ditawarkan adalah ODP "Officer Development 
Program atau dibank lain dikenal dengan Management Trainee" lowongan ini sangat 
bergengsi dibank karena dari lowongan ini lah akan lahir pejabat pejabat baru 
bank tersebut, dulu jaman saya menyebutnya "Pendidikan Calon Pejabat Bank.

Tentu saya bertanya "Kenapa tidak melamar kesana ? dan saya kaget akan jawaban 
mereka "Bang Univ Andalas tidak diterima atau tidak diperkenankan melamar 
posisi ODP Bank Mandiri tersebut !!" Mendengar itu karuan saja saya jadi pingin 
tau, saya datangi standnya bersama anak anak unand ini, saya katakan sama 
penjaga stand tersebut kami tertarik posisi ini dan ingin melamar dan saya 
belaga tidak tau apa itu ODP dan bagaimana programnya, ujungnnya saya katakan 
adik adik saya ini berminat melamar posisi ini dan ini cv kami.

Setelah meneliti dan membuka satu persatu dan begitu mengetahui bahwa mereka 
ber-ijasah dari Universitas Andalas, Officernya mengatakan pada saya "Maaf 
Bapak untuk lowongan ODP ini Universitas Andalas tidak termasuk dalam list yang 
diperbolehkan untuk ikut test !!. Sempat ingin marah juga saya, tapi saya 
tanyakan dengan santai "Kenapa tidak boleh ? mereka cuma menjawab, kami tidak 
mengetahui dan ini sudah menjadi kebijakan Bank Mandiri untuk tahun ini.

Tidak mau kalah saya katakan "Anda kenal dengan Pak Sudirman Suin (salah satu 
pejabat bank mandiri yang dari unand) dan Erman Rahman Vice Presiden Bank 
Mandiri Wilayah 4 Jakarta ? Mereka semuanya itu Alumni Universitas Andalas! 
namun dengan sopan mereka berkata "itu DAHULU pak dan sekarang kebijakan untuk 
Universitas Andalas sudah berubah. Duh sakit rasanya hati saya walaupun saya 
bukan alumni Unand, Dan saya perhatikan adik adik unand yang saya bawa ini 
mereka terdiam dan padahal IPK mereka rata rata 3.2 keatas.

Lalu saya tanyakan lagi, Universitas Bina Nusantara diperbolehkan ? dan dijawab 
dengan iya boleh, Universitas Pelita Harapan diperbolehkan ? dan dijawab dengan 
iya boleh, Trisakti diperbolehkan ? dan dijawab dengan iya.

Terbayang sama saya mental anak anak Unand tersebut yang saat itu ramai para 
pelamar lain dari universitas yang diperbolehkan untuk ikut berkompetisi. Saat 
itu saya katakan pada staff penjaga stand "Baik nya ada tanyakan kedalam dan 
pastikan tentang kebijakan tersebut". 10 menit kemudian mereka keluar dan 
mengatakan "Kalau masih ingin melamar juga silakan tinggalkan CV nya di sini 
dan nanti akan diperiksa lebih lanjut dengan team dari Bank Mandiri".

Sakit rasanya hati ini dan tidak tau mau mengadu kemana ? saya sms pejabat bank 
mandiri yang orang Minang dan saya telp beberapa dari mereka menanyakan hal 
tersebut.

Sebelum pulang saya menanyakan Bank Mandiri mana yang bukan stand disini dan 
dikatakan "Yang membuka stand disini adalah HRD bank mandiri yang membawahi 
seluruh penerimaan pegawai seluruh Indonesia".

Sambil dijalan pulang saya menghibur mereka dan katakan  "The Show must Go On" 
sambil mengirim sms tentang info ini, sebagian besar berkata ini harus 
ditanggulangi dan dan kita memang sudah tertinggal dari Universitas Negri 
lainnya dan Universitas Swasta di Jakarta. Namun saya mendapat balasan sms dari 
orang yang berkepentingan akan hal ini dan punya power untuk membantu 
menyelesaikan masalah ini serta sehari hari berpikir bagaimana Sumatra Barat 
bisa maju isinya "Gak bener info seperti itu, Jangankan jadi Management Bank 
Mandiri, Jadi Direktur Bank Indonesia aja ada anak Unand".

Kalau saya ingat kembali tulisan diatas dan perkataan Officer Bank Mandiri 
tersebut waktu saya katakan si ini dideputi di BI dan si anu vice presiden di 
bank mandiri, si Itu mantan direktur di BNI dan semua anak UNAND dan dijawab 
oleh Officer stand tersebut dengan "Itu DAHULU pak.....Sekarang ? ? ?

Haah dari pada sakit hati lagi saya mendingan saya sudahi email ini dan semoga 
bisa menjadi info yang bagus untuk kemajuan bersama pendidikan Sumatra Barat.

Kalau ingin melakukan cross check akan kebenaran nya, silahkan datang ke Career 
Expo Binus yang masih berlangsung sampai tanggal 28 Febuari ini.

Mungkin juga sudah waktunya dibentuk "Masyarakat Peduli Pendidikan Sumatra 
Barat " dan melibatkan stake holder yang berkompeten dibidangnya.

Salam Hormat 
Ronal Chandra  



  
---------------------------------
  Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. 






--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke