Sungguh Aneh! Hary Tanoe Marah Besar Dibilang Kafir
Rabu, 11/09/2013 07:29:22 | *syaiful falah* | Dibaca : 6486

CEO MNC Group Harry Tanoesoedibjo

*Jakarta (SI Online) *- Sponsor utama dan dalang perusak moral bangsa
Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, marah besar karena dibilang kafir oleh tokoh
Front Pembela Islam (FPI), KH Misbahul Anam.

Peristiwa itu terjadi ketika ada pertemuan antara para tokoh ormas Islam
dengan jajaran MNC Group yang dipimpin Hary Tanoe di MNC Tower, Kebon
Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2013) lalu. Dialog tersebut terjadi
seusai umat Islam menggelar demo besar-besaran yang menolak ajang maksiat
Miss World yang disponsori Hary Tanoe dan istrinya, Liliana.

Turut hadir para tokoh ormas Islam yang dipimpin KH Muhammad al Khaththath
(Sekjen Forum Umat Islam) tersebut antara lain KH Shobri Lubis (Sekjen
FPI), Ustadz Abu Jibril (Wakil Amir Majelis Mujahidin), Ustadz Bernard
Abdul Jabbar (mantan Missionaris), KH Chep Hernawan (Ketua Umum Gerakan
Reformis Islam) dan sebagainya.

Ketika terjadi dialog, KH Misbahul Anam  menegaskan bahwa Hary Tanoe yang
beragama Kristen  tersebut adalah seorang kafir. “Saya tegaskan Hary Tanoe
adalah seorang kafir”.

Mendengar ucapan tersebut, raut muka Hary Tanoe berubah menjadi merah
membara seolah-olah menahan kemarahan yang sangat. Mengetahui bos nya
marah,  salah seorang gerombolan Hary Tanoe yang hadir berusaha membela bos
nya itu dengan mengatakan bahwa ucapan tersebut adalah kasar sekali.

“Saya kira ucapan tersebut kasar sekali. Sebab Hary Tanoe juga  membangun
masjid di MNC Tower, mengumrahkan dan menghajikan para karyawannya, suka
membantu sesama dan sebagainya. Masak orang sebaik itu dikatakan kafir,”
ucapnya.

Mendengar pembelaaan dari begundalnya itu, dengan raut muka masih merah
membara, Hary Tanoe menimpali bahwa dirinya sangat sedih mendengar ucapan
yang menuduh dirinya kafir. “Terus terang saya sedih mendengar ucapan
tersebut,” tegasnya.

Mendengar perdebatan tersebut, Sekjen FUI KH Muhammad al Khathath
menegaskan bahwa perkataan KH Misbahul Anam itu bukan ucapan yang kasar,
sebab sesuai dengan faktanya.

“Sekarang saya tanya kepada anda, apakah anda Muslim atau kafir ?” tanya KH
Muhammad al Khathath kepada Hary Tanoe.

Mendengar itu Hary Tanoe menegaskan bahwa ayahnya adalah seorang Muslim
yang taat beribadah. “Ayah saya seorang Muslim dan beliau taat menjalankan
ibadah sholat,” ucap bos MNC Group tersebut.

Kemudian KH Muhammad al Khathath menegaskan apakah Hary Tanoe seorang
Muslim atau kafir. Mendengar pertanyaan itu, Hary Tanoe dengan gelagapan
malah mengatakan kalau Indonesia adalah negara yang berdasarkan Pancasila.
“Indonesia adalah negara yang berdassarkan Pancasila,” kata tokoh Partai
Hanura tersebut.

Menurut KH Muhammad al Khathath, penggunaan kosa kata kafir dan Muslim
tidak ada hubungannya dengan ucapan kasar dan halus, sebab itu berhubungan
dengan fakta yang sesungguhnya, dimana orang yang menerima Islam disebut
Muslim dan menolaknya disebut kafir.

“Padahal di Al Qur’an terdapat surat Al Kafirun. Siapa yang berani
mengatakannya sebagai surat yang kasar, yang berarti dia menghina Al Qur’an
dan pasti akan berhadapan dengan umat Islam. Padahal surat Al Kafirun untuk
menunjukkan bahwa orang kafir ini memang ada,” tegas Sekjen FUI tersebut.

Red: Abdul Halim

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke