Kalau baitu ambo indak ka mamiliah Urang Kapia sebagai pemimpin doh..

Wassalam,
R. Pitopang 49 thn




________________________________
 Dari: Zaid Dunil <[email protected]>
Kepada: Rantaunet <[email protected]> 
Dikirim: Senin, 16 September 2013 22:41
Judul: Re: [R@ntau-Net] Salain Urang Nan Indak Bagamo Islam Adolah Urang Kapia 
(Al Quran)....!!!!
 



Ass ww
Pak MM*** nah dan Sanak sapalanta  n a h pulo


Apa yang dikatakan pentolan FPI itu benar. Tidak terbantahkan. Tapi harus 
diingat juga bahwa dia itu calon Wapres. Kalau terlalu keras kepadanya, 
masyarakat bisa menganggap dia dizalimi. Saya teringat ucapan / umpatan dari 
Alm Taufik Kemas terhadap SBY , ketika itu masyarakat menilai ucapan itu tidak 
pantas dan masyarakat menganggap SBY dizalimi, sehingga menimbulkan simpati 
kepadanya dan dia menang Pilpres. HT Pengusaha,duitnya banyak, itu saja sdh 
membuat pengaruhnya besar, apalagi kalau dia juga duduk di eksekutif. Tidak 
bagus kalau pengusaha cina merangkap menjadi eksekutif, dalam membuat kebijakan 
akan mudah baginya menelorkan  kebijakan yang dibuatnya   meguntungkan bagi 
kelompoknya. Kebijakan dalam menetapkan 'quota import daging sapi' tidak ada 
yang tahu sebelumnya bahwa kebijakan itu adalah permainan, sampai salah satu 
pelakunya tertangkap tangan oleh KPK. Permainan serupa dan mungkin lebih halus, 
dapat saja terjadi tanpa kita sadari. 
 Sekarang saja Wiranto sudah me muji muji HT sebagai Pengusaha sukses yang 
memahami  persoalan ekonomi dan moneter. Jelas nanti kalau mereka menang, 
bidang ekonomi dan moneter akan berada dibawah kendali HT. Saya welcome saja 
orang seperti Ahok atau Kwik Kian Gie menjadi eksekutif, karena  mereka bukan 
pengusaha dan pikiran dan tindakan/kebijakan mereka sebagai eksekutif sampai 
saat ini masih  dalam koridor 'untuk kepentingan rakyat' . Terhadap HT saya 
tidak yakin dia akan   seperti Kwik.

Wassalam.

Dunil Zaid, 70 + 7/12 . Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia, Pdg 



2013/9/16 Muchwardi Muchtar <[email protected]>

Sungguh Aneh! Hary Tanoe Marah Besar Dibilang Kafir
>Rabu, 11/09/2013 07:29:22 | syaiful falah | Dibaca : 6486 
>CEO MNC Group Harry Tanoesoedibjo 
>
>Jakarta (SI Online) - 
Sponsor utama dan dalang perusak moral bangsa Indonesia, Hary 
Tanoesoedibjo, marah besar karena dibilang kafir oleh tokoh Front 
Pembela Islam (FPI), KH Misbahul Anam.
>
>Peristiwa itu terjadi ketika ada pertemuan antara para tokoh ormas Islam
 dengan jajaran MNC Group yang dipimpin Hary Tanoe di MNC Tower, Kebon 
Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2013) lalu. Dialog tersebut terjadi 
seusai umat Islam menggelar demo besar-besaran yang menolak ajang 
maksiat Miss World yang disponsori Hary Tanoe dan istrinya, Liliana. 
>
>Turut hadir para tokoh ormas Islam yang dipimpin KH Muhammad al 
Khaththath (Sekjen Forum Umat Islam) tersebut antara lain KH Shobri 
Lubis (Sekjen FPI), Ustadz Abu Jibril (Wakil Amir Majelis Mujahidin), 
Ustadz Bernard Abdul Jabbar (mantan Missionaris), KH Chep Hernawan 
(Ketua Umum Gerakan Reformis Islam) dan sebagainya. 
>
>Ketika terjadi dialog, KH Misbahul Anam  menegaskan bahwa Hary Tanoe 
yang beragama Kristen  tersebut adalah seorang kafir. “Saya tegaskan 
Hary Tanoe adalah seorang kafir”.
>
>Mendengar ucapan tersebut, raut muka Hary Tanoe berubah menjadi merah 
membara seolah-olah menahan kemarahan yang sangat. Mengetahui bos nya 
marah,  salah seorang gerombolan Hary Tanoe yang hadir berusaha membela 
bos nya itu dengan mengatakan bahwa ucapan tersebut adalah kasar sekali.
>
>“Saya kira ucapan tersebut kasar sekali. Sebab Hary Tanoe juga  
membangun masjid di MNC Tower, mengumrahkan dan menghajikan para 
karyawannya, suka membantu sesama dan sebagainya. Masak orang sebaik itu
 dikatakan kafir,” ucapnya.
>
>Mendengar pembelaaan dari begundalnya itu, dengan raut muka masih merah 
membara, Hary Tanoe menimpali bahwa dirinya sangat sedih mendengar 
ucapan yang menuduh dirinya kafir. “Terus terang saya sedih mendengar 
ucapan tersebut,” tegasnya.
>
>Mendengar perdebatan tersebut, Sekjen FUI KH Muhammad al Khathath 
menegaskan bahwa perkataan KH Misbahul Anam itu bukan ucapan yang kasar,
 sebab sesuai dengan faktanya.
>
>“Sekarang saya tanya kepada anda, apakah anda Muslim atau kafir ?” tanya KH 
>Muhammad al Khathath kepada Hary Tanoe.
>
>Mendengar itu Hary Tanoe menegaskan bahwa ayahnya adalah seorang Muslim 
yang taat beribadah. “Ayah saya seorang Muslim dan beliau taat 
menjalankan ibadah sholat,” ucap bos MNC Group tersebut.
>
>Kemudian KH Muhammad al Khathath menegaskan apakah Hary Tanoe seorang 
Muslim atau kafir. Mendengar pertanyaan itu, Hary Tanoe dengan gelagapan
 malah mengatakan kalau Indonesia adalah negara yang berdasarkan 
Pancasila.  “Indonesia adalah negara yang berdassarkan Pancasila,” kata 
tokoh Partai Hanura tersebut.
>
>Menurut KH Muhammad al Khathath, penggunaan kosa kata kafir dan Muslim 
tidak ada hubungannya dengan ucapan kasar dan halus, sebab itu 
berhubungan dengan fakta yang sesungguhnya, dimana orang yang menerima 
Islam disebut Muslim dan menolaknya disebut kafir.
>
>“Padahal di Al Qur’an terdapat surat Al Kafirun. Siapa yang berani 
mengatakannya sebagai surat yang kasar, yang berarti dia menghina Al 
Qur’an dan pasti akan berhadapan dengan umat Islam. Padahal surat Al 
Kafirun untuk menunjukkan bahwa orang kafir ini memang ada,” tegas 
Sekjen FUI tersebut.  
>
>Red: Abdul Halim  
-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>* DILARANG:
>1. Email besar dari 200KB;
>2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. Email One Liner.
>* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
>mengirimkan biodata!
>* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>--- 
>Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
>Google.
>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
>email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
>Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke