Sanak ambo.

Adolah benar adonyo menurut terminologi Islam, bahwa nan bukan Islam adolah
Kafir. Tantu agamo lain manyabuik awak nan indak saagamo kafir pulo. Namun
dimasyarakat plural ado etiket atau akhlak dalam berkomunikasi. Kalau kato
"kafir" dianggap indak santun, mungkin bisa diganti jo "non-Muslim" atau
"agama lain"

Dalam suatu upacara resmi ado acara Doa. Kemudian biasanya pembaca doa
berujar: "Saya akan memimpin doa secara Islam. Bagi saudara yang beragama
lain silahkan berdoa menurut agama masing-masing". Apokah kato "agama lain"
lai pantas disabuik "kafir" menjadi : "Bagi saudara yang KAFIR silahkan
berdoa
menurut agama masing2".


*
-----------------------------------------------------------------------------------------------
*
*Sukseskan Halal bil Halal dan Peringatan 20 Tahun Rantau Net*
*
Hari/Tanggal: Sabtu, 28 September 2013 Jam: 09:00-15:00
Tempat:
Rumah DAMAI Indonesia
Jl H Saabun No 20 (Mangga Besar)
Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12540
Biaya: Badoncek. YPRN Norek 0221919932 BNI
*

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
17/8/1947, suku Mandahiliang, gala Bagindo
Gasan Gadang Pariaman - Tebingtinggi Deli -
Jakarta - Sterling, Virginia USA
------------------------------------------------------------


2013/9/17 Ramadhanil pitopang <[email protected]>

> Kalau baitu ambo indak ka mamiliah Urang Kapia sebagai pemimpin doh..
>
> Wassalam,
> R. Pitopang 49 thn
>
>
>   ------------------------------
>  *Dari:* Zaid Dunil <[email protected]>
> *Kepada:* Rantaunet <[email protected]>
> *Dikirim:* Senin, 16 September 2013 22:41
> *Judul:* Re: [R@ntau-Net] Salain Urang Nan Indak Bagamo Islam Adolah
> Urang Kapia (Al Quran)....!!!!
>
>
> Ass ww
> Pak MM*** nah dan Sanak sapalanta  n a h pulo
>
> Apa yang dikatakan pentolan FPI itu benar. Tidak terbantahkan. Tapi harus
> diingat juga bahwa dia itu calon Wapres. Kalau terlalu keras kepadanya,
> masyarakat bisa menganggap dia dizalimi. Saya teringat ucapan / umpatan
> dari Alm Taufik Kemas terhadap SBY , ketika itu masyarakat menilai ucapan
> itu tidak pantas dan masyarakat menganggap SBY dizalimi, sehingga
> menimbulkan simpati kepadanya dan dia menang Pilpres. HT Pengusaha,duitnya
> banyak, itu saja sdh membuat pengaruhnya besar, apalagi kalau dia juga
> duduk di eksekutif. Tidak bagus kalau pengusaha cina merangkap menjadi
> eksekutif, dalam membuat kebijakan akan mudah baginya menelorkan  kebijakan
> yang dibuatnya   meguntungkan bagi kelompoknya. Kebijakan dalam menetapkan
> 'quota import daging sapi' tidak ada yang tahu sebelumnya bahwa kebijakan
> itu adalah permainan, sampai salah satu pelakunya tertangkap tangan oleh
> KPK. Permainan serupa dan mungkin lebih halus, dapat saja terjadi tanpa
> kita sadari.  Sekarang saja Wiranto sudah me muji muji HT sebagai Pengusaha
> sukses yang memahami  persoalan ekonomi dan moneter. Jelas nanti kalau
> mereka menang, bidang ekonomi dan moneter akan berada dibawah kendali HT.
> Saya welcome saja orang seperti Ahok atau Kwik Kian Gie menjadi eksekutif,
> karena  mereka bukan pengusaha dan pikiran dan tindakan/kebijakan mereka
> sebagai eksekutif sampai saat ini masih  dalam koridor 'untuk kepentingan
> rakyat' . Terhadap HT saya tidak yakin dia akan   seperti Kwik.
> Wassalam.
> Dunil Zaid, 70 + 7/12 . Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia, Pdg
>
>
> 2013/9/16 Muchwardi Muchtar <[email protected]>
>
> Sungguh Aneh! Hary Tanoe Marah Besar Dibilang Kafir
> Rabu, 11/09/2013 07:29:22 | *syaiful falah* | Dibaca : 6486
>
> CEO MNC Group Harry Tanoesoedibjo
>
> *Jakarta (SI Online) *- Sponsor utama dan dalang perusak moral bangsa
> Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, marah besar karena dibilang kafir oleh tokoh
> Front Pembela Islam (FPI), KH Misbahul Anam.
>
> Peristiwa itu terjadi ketika ada pertemuan antara para tokoh ormas Islam
> dengan jajaran MNC Group yang dipimpin Hary Tanoe di MNC Tower, Kebon
> Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2013) lalu. Dialog tersebut terjadi
> seusai umat Islam menggelar demo besar-besaran yang menolak ajang maksiat
> Miss World yang disponsori Hary Tanoe dan istrinya, Liliana.
>
> Turut hadir para tokoh ormas Islam yang dipimpin KH Muhammad al Khaththath
> (Sekjen Forum Umat Islam) tersebut antara lain KH Shobri Lubis (Sekjen
> FPI), Ustadz Abu Jibril (Wakil Amir Majelis Mujahidin), Ustadz Bernard
> Abdul Jabbar (mantan Missionaris), KH Chep Hernawan (Ketua Umum Gerakan
> Reformis Islam) dan sebagainya.
>
> Ketika terjadi dialog, KH Misbahul Anam  menegaskan bahwa Hary Tanoe yang
> beragama Kristen  tersebut adalah seorang kafir. “Saya tegaskan Hary Tanoe
> adalah seorang kafir”.
>
> Mendengar ucapan tersebut, raut muka Hary Tanoe berubah menjadi merah
> membara seolah-olah menahan kemarahan yang sangat. Mengetahui bos nya
> marah,  salah seorang gerombolan Hary Tanoe yang hadir berusaha membela bos
> nya itu dengan mengatakan bahwa ucapan tersebut adalah kasar sekali.
>
> “Saya kira ucapan tersebut kasar sekali. Sebab Hary Tanoe juga  membangun
> masjid di MNC Tower, mengumrahkan dan menghajikan para karyawannya, suka
> membantu sesama dan sebagainya. Masak orang sebaik itu dikatakan kafir,”
> ucapnya.
>
> Mendengar pembelaaan dari begundalnya itu, dengan raut muka masih merah
> membara, Hary Tanoe menimpali bahwa dirinya sangat sedih mendengar ucapan
> yang menuduh dirinya kafir. “Terus terang saya sedih mendengar ucapan
> tersebut,” tegasnya.
>
> Mendengar perdebatan tersebut, Sekjen FUI KH Muhammad al Khathath
> menegaskan bahwa perkataan KH Misbahul Anam itu bukan ucapan yang kasar,
> sebab sesuai dengan faktanya.
>
> “Sekarang saya tanya kepada anda, apakah anda Muslim atau kafir ?” tanya
> KH Muhammad al Khathath kepada Hary Tanoe.
>
> Mendengar itu Hary Tanoe menegaskan bahwa ayahnya adalah seorang Muslim
> yang taat beribadah. “Ayah saya seorang Muslim dan beliau taat menjalankan
> ibadah sholat,” ucap bos MNC Group tersebut.
>
> Kemudian KH Muhammad al Khathath menegaskan apakah Hary Tanoe seorang
> Muslim atau kafir. Mendengar pertanyaan itu, Hary Tanoe dengan gelagapan
> malah mengatakan kalau Indonesia adalah negara yang berdasarkan Pancasila.
> “Indonesia adalah negara yang berdassarkan Pancasila,” kata tokoh Partai
> Hanura tersebut.
>
> Menurut KH Muhammad al Khathath, penggunaan kosa kata kafir dan Muslim
> tidak ada hubungannya dengan ucapan kasar dan halus, sebab itu berhubungan
> dengan fakta yang sesungguhnya, dimana orang yang menerima Islam disebut
> Muslim dan menolaknya disebut kafir.
>
> “Padahal di Al Qur’an terdapat surat Al Kafirun. Siapa yang berani
> mengatakannya sebagai surat yang kasar, yang berarti dia menghina Al Qur’an
> dan pasti akan berhadapan dengan umat Islam. Padahal surat Al Kafirun untuk
> menunjukkan bahwa orang kafir ini memang ada,” tegas Sekjen FUI tersebut.
>
> Red: Abdul Halim
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>    --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke