Bundo sudah mengirim selamat dan bundo tengok di Google untuak nan indak bisa 
manengok Google silakan baco:
   
  ITS Kukuhkan Guru Besar Geokimia Organik Pertama di Indonesia                
Rektor ITS dan Guru Besar yang dilantik usai acara pengukuhan
Dalam rapat terbuka Senat ITS di Graha 10 Nopember, Rabu (12/9-2007). Mereka 
dikukuhkan sebagai guru besar ke-59 dan 60 di ITS.

Keduanya adalah Prof Dr RY Perry Burhan MSc dalam bidang Ilmu Geokimia Organik 
pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Prof Dr Ir 
Mahfud DEA dalam bidang Ilmu Teknik Reaksi Kimia pada Fakultas Teknologi 
Industri (FTI).

Dengan pengukuhan tersebut, berarti Prof Perry Burhan menjadi guru besar 
pertama dari bidang Ilmu Geokimia Organik di Indonesia. Saat ini, di Indonesia 
hanya memiliki empat pakar di bidang Geokimia Organik ini, namun baru Prof 
Perry yang berhasil dikukuhkan sebagai guru besar. 

Ilmu Geokimia Organik sendiri merupakan ilmu yang masih cukup baru. "Ilmu 
geokimia organik ini adalah ilmu yang mempelajari senyawa-senyawa yang sudah 
menjadi fosil," paparnya.

Karena itu, dalam orasi ilmiahnya, pria kelahiran Payakumbuh, 15 Februari 1959 
ini mengangkat tema Geokimia Organik dan Peranannya Dalam Eksplorasi Bahan 
Bakar Fosil untuk Kesejahteraan dn Keselamatan Bangsa.

Dalam orasinya tersebut, ayah satu putra ini mencoba mengungkapkan banyaknya 
implementasi ilmu ini ke dalam kehidupan nyata. Melalui fosil-fosil senyawa 
ini, menurut Perry, kita dapat merunut ke belakang tentang asal usul makhluk 
hidup tersebut. Bahkan hingga jejak migrasinya pun dapat terlacak. 

"Jadi kita bisa mengetahui bagaimana makhluk itu dulu sewaktu hidup, bagaimana 
matinya, dan setelah jadi fosil pindah dari tempatnya hidup atau tidak," 
sambung peraih gelar doktor dari Universite Louis Pasteur, Strasbourg, Prancis.

Kegunaan merunut masa lalu fosil senyawa ini salah satunya untuk menentukan 
dengan pasti sumber minyak bumi. Dari hasil pengeboran, dapat ditelusuri apakah 
lokasi tersebut memang benar-benar ladang minyak ataukah hanya berupa semburan 
kecil belaka. 
"Sebab, kadang-kadang minyak bisa bermigrasi dari tempat asalnya jika mengalami 
tekanan," ungkapnya. Selain itu, fosil senyawa ini juga dapat digunakan untuk 
menentukan tingkat kematangan minyak bumi yang akan dieksplorasi.

Sementara itu, Prof Mahfud dalam orasi ilmiahnya mengangkat tema Peranan Ilmu 
Teknik Reaksi Kimia dalam Pengembangan Produk Berbasis Bahan Baku Terbarukan 
(Renewable Resources). Menurutnya, kebutuhan akan produk-produk hasil turunan 
dari minyak bumi di masa yang akan datang akan semakin sulit dan mahal untuk 
didapatkan. 

"Sebab minyak bumi itu sumber yang tidak tergantikan, sehingga perlu dicarikan 
alternatif lain," ujar pria kelahiran Bangkalan, 2 Agustus 1961 ini 
mengingatkan.

Kebutuhan pencarian alternatif pengganti ini sebenarnya sudah dilakukan sejak 
dua dekade ke belakang. Namun, teknologi yang dirumuskan di tahun 80'an ini 
belum juga populer hingga sekarang. Salah satu contohnya adalah sumber tenaga 
biodiesel. 

"Masalah utama masih terletak pada harga, biodiesel belum dapat bersaing dengan 
harga bahan bakar dari minyak bumi lainnya," sambungnya. Meski begitu, Prof 
Mahfud tetap optimistis sumber energi alternatif ini bakal dilirik di masa 
depan.

Mahfud mengaku, konsentrasi utama saat ini masih berkisar pada pencarian sumber 
bahan bakar alternatif. Padahal, banyak bahan yang menggunakan turunan minyak 
bumi yang juga harus segera dicarikan atternatifnya. Misalnya, bahan baku 
plastik.

"Selama ini, plastik dibuat dari polimer, padahal banyak bahan yang bisa untuk 
menggantikan polimer ini, seperti dari ketela pohon salah satunya," ungkap ayah 
tiga anak ini.

Dari ketela ini, dapat disarikan menjadi gula, alkohol, hingga polimer. 
Padahal, imbuhnya, hasil plastik dari ketela pohon justru menjadi plastik yang 
ramah lingkungan karena dapat terurai sempurna. (PR ITS/ly)

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke