Pak Saaf, Sanak JB dan sanak di palanta n.a.h
Baransua ilang sasak angok awak, sasudah manrimo kaba dari sana JB baso WAKOT dan DPRD Kot Padang akan didemo besar besaran. Awak sangek satuju bana, kalau indak, io lah lurah tak babatu bana awak. Apopun resikonyo pem wakot jo DPRDnyo lah wajib diberi gebrakan, lah saluruh ormas islam dan MUI serta LKAAM minang termasuk yang dirantau berteriak “jangan masuk”, masuk jo nyo manyalonong, io harus diagieh tahu sangenek, bahaso “kami ado siko” Setelah itu hendak nyo diikuti dengan langkah hukum, kalau paralu badoncek kito untuak pambali aqua bagi pangacara. Kalau io daerah sekitar Jl Khatib Silaiman itu diperuntukkan untuk perkentoran Pemerintahan, kok bisa untuk RS, mall hotel sagalo, iko jaleh malanggar peraturan, mungkin banyak nan lain nan dilangga. Apo lai kalau ado lo operasi senyap dan setangah senyap untuk men-golkan Siloam ko. Ketarlaluan bana. Hidup pendukung islam dan adat Sumbar. Maturidi (75) Asal Talang-Solok-Kutianyia Duri Riau Pada 15 November 2013 06.45, <[email protected]> menulis: > > Himbauan yang simpatik buya. Semoga Allah berikan jalan keluar yang tebaik > untuak nagari awak. Mari kito samo samo doakan. Caro nan bantuak iko labiah > elok. Karano kito jauah di rantau. Dan salamo hanyo dapek kaba angin. > > Semoga nagari awak dilindungi dari musibah dan Islam tetap jaya di ranah > minang. > > > > Salam, > > > Ibnu Kamang > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * "Zubir Amin" <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Thu, 14 Nov 2013 23:33:55 +0000 > *To: *RantauNet Group<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [R@ntau-Net] DPRD Kota Padang Setuju Pembangunan RS Siloam. > > Da Sjaafroedin Bahar nn baik nn sanak palanta nn ber bahagia.Mat pagi! > Menurut hrn Haluan hari ini FPI akan mengerahkan massa sekitar 10.000 > orang utk menduduki Balai Kota Pdg n Gdg Dprd Kota sehubungan dgn > disetujuinyo pendirian rumkit Siloam cq LG oleh Walkot n Dprd kota. > > Sebelum mengerahkan massanya,FPI menurut Harian ini akan melakukan somasi > ke walkot n dprd kota terlebih dahulu.Kalau somasi tdk diindahkan oleh ke > dua intansi tsb,baru FPI Sumbar akan mendemo n menduduki kantor walkot n > gedung dprd kota. > > Tampaknyo kerisauan Uda n kawan2 termasuk LKAAM,MUI nn menolak LG cq > rumkit Siloam ini akan men capai klimaknya dgn rencana demo besar2an nn > akan dikoorndinir n dilakukan oleh massa FPI Sumbar > > Sdh dpt dibayangkan tentu pihak walkot n dprd tdk tinggal diam.mereka > tentu akan mengadakan counter de mo dgn minta bantuan aparat keamanan n > pihak2 nn pro kpd LG ini. > > Korban? Pasti akan ada.Ten tu hal ini sdh diperhitungkan oleh kedua belah > pihak. > > Semoga Allah swt memberi kan jln nn terbaik bagi umat Islam di Kota > Padang, umumnya di Sumbar dlm menghadapi krisis LG n antek2nya ini. > > JB,DtRJ,74thn,sk Mandahiliang,IV Angkek Padusunan,Piaman Timur,Bon > jer,Jakbar. > Kini sdg di Jember. > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > ------------------------------ > *From: * "Dr. Saafroedin Bahar" <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Thu, 14 Nov 2013 16:28:53 +0700 > *To: *[email protected]<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Cc: *[email protected]<[email protected]> > *Subject: *Re: [R@ntau-Net] DPRD Kota Padang Setuju Pembangunan RS Siloam. > > Wah, hebat bung Akmal. Analisis cukup cermat. Perlu dikejar apa alasan > fraksi-fraksi yang mendukung itu. > > Wassalam, > SB, 77, Jkt. > > Sent from my iPad > > On 14 Nov 2013, at 16.17, Akmal Nasery Basral <[email protected]> wrote: > > Pak Saaf dan adidunsanak RN n.a.h. > Dari hasil voting DPRD tentang Investasi RS Siloam ko terlihat komposisi > sbb: > > *MENDUKUNG:* 28 orang > Asal Fraksi: *Demokrat, Golkar, PAN, Hanura, PBB* > > *MENOLAK:* 6 orang > Asal Fraksi:* PKS* (5 orang) +* Demokrat* (1 orang, Gusti Pramona) > > *ABSTAIN:* 1 orang > Asal Fraksi:* PPP *(Maidestal Hari Mahesa). > > Persentase dukungan = 80 %. Menolak & abstain = 20 %. > > Bagaimana kita membaca data ini? Beberapa alternatif: > > 1. PKS tetap konsisten menolak pembangunan. (Link berbeda sudah diposting > sanak Ronald Putra tentang ini). > > Menjawab pertanyaan pak Saaf bagaimana sikap Gubernur, mengapa > "hanap-hanap sajo"? Menurut ambo, dek karano BA 1 berasal dari PKS, dan > memerintah dari Padang pulo, pasti alah ado koordinasi dengan Fraksi PKS di > DPRD. Jadi tafsiran ambo, sikap Gubernur adalah *sejalan *dengan Fraksi > PKS di DPRD Padang. > > 2. Bagaimana dengan DPRD Sumbar? Manuruik ambo, corak voting dari DPRD > Padang merupakan miniatur dari kecenderungan DPRD Sumbar yang kini terdiri > dari 55 orang -- dari terbanyak sampai tersedikit -- sbb: > - PD (14 orang), Golkar (9), PAN (6 orang), PKS (5 orang), Hanura (5), PPP > (4), Gerindra (4), PDI-P (3), PBB (3), PBR (2). > > http://id.wikipedia.org/wiki/DPRD_Sumatera_Barat_2009%E2%80%932014 > > Jadi prediksi paling sederhana adalah: sekiranya koalisi Pendukung > Investasi (kita sebut saja begitu) PD, Golkar, PAN, Hanura dan PBB juga > terjadi di level DPRD Sumbar, maka total suara Pendukung Investasi menjadi > 14 + 9 + 6 + 5 + 3 = *37 orang* (67,3 %) > > Jika sikap abstain wakil PPP di DPRD Padang merupakan kebijakan parpol itu > yang juga dipegang wakil mereka di tingkat Sumbar, maka jumlah abstain di > DPRD Sumbar akan menjadi* 4 orang* (7 %). > > Adapun Penolak Investasi, yang sudah pasti berasal dari PKS sebanyak *5 > orang* (9 %). > > Sisanya sebanyak 9 orang (Gerindra, PDI-P, PBR) merupakan suara yang akan > diperebutkan antara kubu Pendukung Investasi dan Penolak Investasi. > > *Skenario 1* > Bahkan jika Fraksi PKS bisa menggandeng Gerindra, PDI-P dan PBR ke dalam > "Koalisi Penolak Investasi", ditambah lagi berhasil membujuk PPP untuk > mengubah sikap abstain menjadi menolak investasi, maka total suara maksimal > yang bisa diperoleh adalah *22 orang* (40 %). > > *Skenario 2* > Jika PKS gagal menambah suara Penolak Investasi, bahkan sebaliknya > suara-suara itu bergabung dengan Pendukung Investasi, maka PKS bisa menjadi > "*lone ranger*" lagi seperti di DPRD Padang. > > 3. Melihat Struktur Kepemimpinan di DPRD Sumatra Barat sbb: > Ketua (Demokrat), dan 3 Wakil Ketua masing-masing dari Golkar, PAN dan PKS > (nama-nama lengkap bisa lihat pada laman Wikipedia di atas), lagi-lagi > komposisi kepemimpinan yang Pro-Investasi dibanding Anti-Investasi adalah 3 > banding 1. > > Ini realitas politik di lapangan. > > Namun ada fakta yang menarik pada hasil voting di DPRD Padang yakni: > > 4. Adanya seorang anggota Fraksi Demokrat (Gusti Pramona) yang alih-alih > mendukung investasi Siloam seperti kawan-kawannya, yang bersangkutan malah > menolak investasi Siloam. Ini berarti sikap anggota FD tidak bulat > mendukung. Jika kecenderungan ini juga bisa terjadi pada tingkat DPRD > Sumatra Barat, maka tergantung pada kemampuan lobi dan negosiasi dari > Gubernur (yang asal PKS) dan Fraksi PKS yang 5 orang. > > 5. Nah, yang menarik bagi saya adalah adanya -- saya sebut saja 'anomali > voting' -- berupa sikap ABSTAIN dari wakil PPP di DPRD Sumbar (Maidestal > HM). Ada semacam ketidakselarasan image PPP sebagai "Partai Islam" dengan > spirit penolakan investasi yang banyak ditunjukkan oleh berbagai kalangan > Islam di Sumbar (dari parpol seperti PKS, MUI, dan lain-lain organisasi > keislaman lain). > > Mengapa PPP abstain dalam soal seperti ini? Ini menarik dikaji, bahkan > mungkin ditelusuri oleh para jurnalis di Padang karena "by the book" > seharusnya PPP berada dalam kubu yang sama dengan PKS untuk topik seperti > ini. > > Demikian Pak Saaf, 'pembacaan singkat' ambo terhadap hasil voting DPRD > Padang dan prediksi sikap Gubernur serta DPRD Sumbar menjawab pertanyaan > Pak Saaf. > > Tentu saja ini berdasarkan kalkulasi di atas kertas yang steril, sementara > di lapangan kita tahu proses pengambilan keputusan politik sering bersifat > dinamis dan bisa secepat perubahan cuaca Jakarta yang pagi terang sore > mendadak hujan deras. Atau seperti pepatah orang Jawa, "pagi kedele, sore > (sudah menjadi) tempe". > > Wassalam, > > ANB > 45, Cibubur > > > * * * > > Pada 14 November 2013 13.33, Dr. Saafroedin Bahar. < > [email protected]> menulis: > >> Sanak sekalian, jadi apo nan bisa dipabuek lai koha ? Keputusan Walikota >> Padang alah, DPRD Kota Padang setuju. Gubernur ( jo DPRD Sumbar? ) >> hanap-hanap sajo. >> Wassalam, >> SB, 77, Jkt. >> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung >> Teruuusss...! >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari >> Grup Google. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . >> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. >> > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
