Jangan khawatir ustad Ahmad Ridha, itu tidak akan terjadi. Wong, untuk
optimalisasi zakat saja masih tergopoh-gopoh. Problem paling menyedihkan
dari masyarakat muslim di Indonesia, yang konon populasi muslim terbesar di
dunia, adalah penerimaan zakat saja masih 1/100 dari potensi yang
sebenarnya.

Bagaimana mungkin dengan umat sekikir ini bisa menjadi "khairu ummah"? Tapi
untuk secara kolektif melakukan kemubaziran (sekaligus memperkaya rekening
para "mato sipik") umat Islam di sini dengan senang hati melakukannya
beramai-ramai. Lalu setelah itu dilakukan bertahun-tahun, berdekade-dekade,
giliran ditanya apa penyebab mandulnya ekonomi umat, telunjuk kembali
diarahkan kepada "mato sipik" sebagai penyebab.

Wass,

ANB




Pada 29 November 2013 07.37, Ahmad Ridha <[email protected]> menulis:

> Musibah besar sekali jika zakat digunakan untuk memodali akuisisi pabrik
> rokok. Semoga bergelimangnya uang tidaklah menyilaukan kita.
>
> Wassalaam,
> ---
> Ahmad Ridha (l. 1980 M)
>
> On Nov 28, 2013 8:26 PM, "Riyan Permana Putra" <[email protected]> wrote:
> >
> > Modal zakat digunokan untuk ma akuisisi pabrik rokok urang cino tu.
> Rokok diproduksi oleh urang Islam sendiri. Keuntungan rokok itu untuak
> umat. Tapi sayang. Dalam Islam rokok itu melahirkan perdebatan panjang tak
> berujung. Meskipun sebagian ustad2 pun merokok
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke