Hari ini, Kamis (6/3) tepat setahun setelah Provinsi Sumatera Barat diguncang gempa tektonik 6,2 SR yang berpusat di sekitar Kota Padangpanjang. Puluhan ribu bangunan hancur dan puluhan korban jatuh di Sumbar. Di Padangpanjang, 6.115 rumah rusak dan beberapa warga terluka serta seorang meninggal ketika di bawa ke RSUD Padangpanjang. Peristiwa menyedihkan dan menjadi perhatian dunia internasional tersebut, hari ini diperingati di kampus SMA Negeri 1 Padangpanjang. Terkait ini pula rombongan Menteri Sosial RI Bachtiar Chamsyah, rombongan Dubes Belanda untuk Indonesia Mr. Nicolas van Dam dan Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi hadir di kota ini.
Selain itu, di SMA 1 Padangpanjang juga akan dilakukan peresmian beroperasinya Radio Princes Catharina Amalia (PCA) bantuan Radio Nederland (RN). Radio berfrekwensi 107,8 FM tersebut dimanfaatkan untuk edukasi dan mitigasi bencana serta akan dikembangkan bagi program pendidikan (berita terkait di halaman 22). Menyongsong periangatn setahun gempa Sumbar tersebut, di halaman bekas kampus Normal School (sekolah guru yang berdiri 1904) yang rindang itu, tampak dua tenda biru raksasa leter-L berdiri megah dengan kursi-kursi lux dibawahnya. Sementara jalan masuk dari jalan Protokol A.Yani terlihat berjejer marawa dan umbul-umbul serta spanduk ucapan selamat datang. Ini kegiatan besar kedua yang berlangsung di Padangpanjang dalam bulan ini. Pada Rabu (5/3), Pemerintah Korea Selatan menyerahkan bantuan 1 labor uji makanan, 1 mesin packing, dan sejumlah fasilitas pendukung lain bagi pengembangan industri makanan di Padangpanjang. Sedangkan 15 Maret mendatang. Menkes RI Siti Fadillah Supari juga bakal meresmikan RSUD Padangpanjang berstandar internasional. Tentang peringatan setahun gempa Sumbar, Wali Kota Padangpanjang Suir Syam mengatakan ini merupakan momentum bagi Padangpanjang khususnya dan Sumbar pada umumnya untuk mengingatkan bahwa daerah ini rawan bencana, terutama gempa bumi. “Apalagi bagi Padangpanjang, gempa 6,2 SR pada 6 Maret 2007 itu bukan gempa besar pertama yang berpusat di sekitar bawah daratan kota ini. Setidaknya ini yang kedua, setelah gempa tektonik pada 1926 yang malah membawa banyak korban jiwa, dan kerusakan bangunan. Alhamdulillah Pak Menko Kesra dan Mensos membantu recovery rumah warga yang rusak, termasuk dari APBD Padangpanjang,” ujar Suir Syam. Ia menambahkan, gempa tektonik yang berpusat di sekitar bawah Kota Padangpanjang, juga saling mempengaruhi dengan gempa yang berpusat di dasar laut, seperti gempa 7,9 SR pada 12-13 September 2007 dan 6,8 SR pada 25 Februari 2008 lalu. ”Begitu pula dengan dengan gempa vulkanik dari Gunung Marapi dan Tandikek di daerah tetangga kita,” jelasnya. Dari sisi kerawanan gempa tektonik, Kepala BMG Regional VI Indonesia di Padangpanjang Soemarso menyebutkan, daratan Kota Padangpanjang dilintasi garis sesar (patahan semangka) yang melintas dari selatan ke utara sejalan dengan Bukit Barisan. Lempengan sesar itu juga terpengaruh gerakan garis subduksi yang terdapat sepanjang lepas pantai barat Pulau Sumatera. Meski begitu, untuk mengantisipasi kerawanan yang sewaktu-waktu bisa terjadi di Padangpanjang, Suir Syam menyatakan pihaknya bersama DPRD mulai tahun ini sudah menganggarkan dana cadangan tanggap darurat di APBD. Sejalan dengan itu, juga disiapkan Posko di tiap Kelurahan serta dapur umum dan peralatan lain serta penyuluhan dan pelatihan/ simulasi bencana. “Selain itu, kita pun mengimbau setiap keluarga melalui para Ketua RT agar menyiapkan sejenis perbekalan berupa sebuah tas yang diisi senter, bahan makanan untuk beberapa hari dan lainnya, sehingga jika tiba-tiba ada bencana, bekal ini dibawa lari keluar. Dengan begitu, keluarga tadi akan bisa tertolong buat sementara menjelang bantuan datang,” ulas Suir. Sedangkan pengamanan bangunan, Pemko akan membuka ada klinik konsultasi rancang bangunan sehingga setiap akan melakukan pembangunan, masyarakat berkonsultasi sehingga bangunan yang dibuat relatif tahan gempa. (jen) Kamis, 06 Maret 2008 http://www.padangekspres.co.id/content/view/129/27/ No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.21.6/1316 - Release Date: 06/03/2008 18:58 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
