<https://www.facebook.com/nur.h.achmad?hc_location=stream> Nur Hasan Achmad

Give more..receive more.

Ada pengalaman menarik dari forum "Super Investor Conference" yang saya
ikuti di Paris dari tanggal 19-22 November 2013 yang lalu. Konferensi ini
merupakan ajang pertemuan raja2 uang yg super-duper kaya..yaitu para pemilik
(owner) dan pengelola (CEO/Fund Manager) "Lembaga Keuangan Global" yang
sibuk mencari tempat untuk menginvestasikan trilyunan dolar uangnya di
berbagai ladang bisnis dan proyek2 di seluruh dunia. 

Kenapa mereka sibuk mencari tempat untuk "menaruh" uangnya..? Ya, karena
mereka dituntut untuk memutar "uang nganggur" mereka agar bisa "berkembang
biak" menjadi semakin banyak.sebab kalau tidak diputar alias didiamkan saja,
maka lama kelamaan uang mereka akan habis dimakan pajak. 

Nah, dikala kondisi ekonomi Amerika sedang merosot dan gelombang
kebangkrutan ekonomi melanda negara2 Eropa (dimulai dari Yunani, Portugal,
Spanyol..dan kini merambat ke Perancis) mereka mulai panik.dan mulai ancang2
untuk memindahkan uang mereka dari Negara2 di benua Amerika dan Eropa ke
wilayah Asia Pasifik yang kondisi perekonomiannya relatif masih bagus. 

Indonesia termasuk salah satu Negara yang mulai dilirik, karena Indonesia
termasuk dalam MIST (Meksiko-Indonesia-South Korea-Turkey) yaitu kelompok
negara yang diprediksi akan menjadi kekuatan baru ekonomi dunia yang mirip
dengan perkembangan Brazil, Rusia, India and China (BRIC) di awal tahun
2000-an.

MIST merupakan 4 dari 11 negara yang tergabung dalam Goldman Sach N-11
equity fund. Empat negara ini akan mendominasi pertumbuhan ekonomi dan akan
menjadi kekuatan perekonomian baru di dunia pada dekade mendatang.. Acuan
yang dipakai adalah negara2 yang diasumsikan sebagai "growth market", dan
ukuran ekonomi (GDP) diatas 1% output dunia (Gross World Product), memiliki
populasi yang tumbuh dan memiliki daya beli yang meningkat, ekonominya
relatif stabil, pasar lokal yang besar dan berkembang, dan inflasi rendah...

Indonesia dimasukkan dalam kelompok MIST, karena pencapaian kinerja ekonomi
Indonesia selama beberapa tahun ini bergerak di luar dugaan banyak kalangan.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2012 tercatat 6,4% atau naik
dibandingkan dengan tahun 2011 sebesar 6,3%...

Namun bukan hal2 serius itu yang menarik perhatian saya.tapi justru
pengalaman berinteraksi dengan raja2 uang tersebut yang unik dan lebih
menarik. Nah dalam salah satu kesempatan istirahat dan makan siang.saya
sempat ngobrol santai dengan salah satu raja uang bernama Eyal Niv, seorang
"Yahudi"..pemilik dan pengelola lembaga keuangan yg berkedudukan di Tel
Aviv, Israel... 

Dia datang ke Paris menggunakan pesawat jet pribadi Gulfstream G550..private
jet yang diproduksi General Dynamics Gulfstream Aerospace di Savannah,
Georgia, Amerika Serikat ini disebut sebagai pesawat jet jarak jauh paling
serbaguna dan bergaya di dunia.Woow keren. 

Waktu Mr. Eyal Niv ini tahu saya dari Indonesia, dengan ramahnya dia
berkata:"Wah Indonesia negara yang kaya dan indah ya.saya ingin sekali
datang ke Indonesia.. saya pengin melihat pulau Bali.." Saya bilang sama
dia:"Bukan hanya Bali saja yg indah, tapi banyak tempat2 lain yg juga sangat
eksotik dan indah".

Nah dalam pembicaraan santai selanjutnya, saya sempat bertanya
kepadanya:"Pak Eyal, kita tahu bahwa mayoritas lembaga keuangan global
dimiliki, dikuasai, dikendalikan dan dipengaruhi oleh para elit "Yahudi"
terutama di Amerika Serikat dan Eropa.apa sih rahasianya sehingga orang2
Yahudi banyak yang kaya raya dan sukses merajai keuangan dunia..?"
Jawabannya sungguh membuat saya terperanjat..?? Apa sih rahasianya..??

Diluar dugaan dia menjawab:"Rahasianya.kami kuat bersedekah..!!"
Haah..saking kagetnya saya sempat tersedak sampai minuman di gelas saya
sedikit tumpah.. "Ah yang bener..anda serius nih..gimana ceritanya koq anda
bisa sukses gara2 kuat bersedekah..??" Tanya saya lebih lanjut..sungguh saya
jadi amat sangat penasaran dibuatnya.

"Begini ceritanya..kami punya keyakinan bahwa semakin banyak kami memberi
maka akan semakin banyak pula kami menerima."give more, receive more". Dalam
ajaran agama Yahudi, kami diwajibkan bersedekah "minimal 50%"..tetapi kalau
bisa lebih dari itu tentu lebih baik...kalau tidak salah dlm agama Nasrani
minimal 10% dan dlm agama Islam minimal 2,5% lanjutnya.." dan anda
melaksanakannya.? saya menimpalinya... 

Dengan mantab dia menjawab:"Iya, kami melaksanakannya dengan penuh keyakinan
karena kami telah membuktikannya..!!" Lantas dia melanjutkan ceritanya:"Saya
pernah bangkrut.dan pada saat bangkrut tersebut justru saya sedekahkan 80%
dari uang saya yg masih tersisa.. ajaib, dalam waktu singkat kekayaan saya
kembali.. bahkan lebih banyak dari pada sebelum saya bangkrut!!" Luar
biasa..cerita ini keluar dari mulut seorang Yahudi..saya tercengang dan
sempat speechless.

Subhanallah..sekali lagi saya mendapatkan bukti nyata bahwa "Sunatullah" itu
benar adanya. Hukum Allah (para "Scientist" sering menggunakan istilah
"Hukum Alam") berlaku secara universal di dunia
ini..dimanapun..kapanpun..siapapun yang melakukannya..akan sama hasilnya.
Benda yg dilempar keatas akan jatuh kebawah karena gaya gravitasi.ada aksi
pasti ada reaksi.siapa menanam padi akan menuai beras, siapa menanam angin
akan menuai badai. siapa berbuat baik akan menerima kebaikan.siapa berbuat
jahat akan menerima akibatnya.siapa "korupsi" akan masuk penjara dan
dimiskinkan oleh KPK..!! Nah lo rasain... 

Saya jadi teringat ceramah2nya ustadz Yusuf Mansyur, yang selalu menasehati
kita untuk berani dan banyak bersedekah..semakin banyak bersedekah akan
semakin banyak pula rezeki yang akan kita terima dari Allah SWT.. Allah akan
membalas setiap kebaikan yang dilakukan oleh seorang hamba minimal 10 kali
lipat. Bilangan balasan itu bisa terus berganda dan tumbuh semakin besar,
tergantung pada keikhlasan sang hamba dan takaran rezeki yang Allah berikan
kepadanya. 

Bahkan bilangan itu bisa mencapai 700 kali lipat..sesuai dengan firman Allah
SWT dalam Q.S. Al Baqarah: 261 yang artinya:"Perumpamaan (nafkah yang
dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah
adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada
tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa
yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui".


Perumpamaan dari Allah SWT yang sederhana ini, sangat mudah dan nyata dapat
kita saksikan dalam kehidupan se-hari2.coba lihat para petani di
sawah.semakin banyak dia menebar benih, akan semakin rimbun batang padi yg
tumbuh dan akan semakin banyak bulir beras yang akan dia panen. Sebaliknya,
semakin sedikit benih yg dia tebar semakin sedikit pula yg dia panen.apalagi
kalau tidak ada yg dia tanam..nihil pula hasil yg dia dapat. 

Janji Allah Azza Wajalla "pasti benar" adanya.nggak mungkinlah Dia
bohong.buat apa..??? Wong seluruh alam semesta ini milik-Nya termasuk diri
kita ini.. Wong Dia tidak butuh apa2.. Wong Dia Maha Kuasa, yg apapun bisa
Dia ciptakan dalam sekejap..jadi kenapa kita masih ragu2 atau takut
bersedekah..?? Alangkah bodohnya kita ini ya..?? 

Ya Allah..ampuni hambamu yg lemah ini..yg kadang2 masih diliputi rasa was2
dan ragu..bimbinglah hamba Ya Allah, agar bisa semakin yakin dan berani
bersedekah..bukan karena mengharap balasan rezeki-Mu, tetapi semata-mata
mengharapkan ridho-Mu.. Amiin Ya Robbal Alamin. 

Wallahu 'alam bissawab.. Semoga bermanfaat..khususnya buat saya pribadi.

Salam,
NHA

 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke