Ass.ww. eksekutif mancilok, legeslatif mancilok, yudikatif mancilok. Nan
indak mancilok bearti bakawan jo malaikat, calon ahli sarugo. Salam.
Pada 2013 12 8 21:15, "asmun sjueib" <[email protected]> menulis:

> Aww. Wuah menarik juo ttg hal diateih komah. Praktek nan tajadi Pitih
> rahayat di bank2 pemerintah atau swasta sekalipun dirampok dengan
> mengajukan kredit Triliunan dan memberikan kepada otoritas
>  beserta kroni2 dengan memberikan "sogokan" semakin banyak maka semakin
> banyak pula mendapaeikkan pitih. Iko alah sajak VOC sampai sejarah Republik
> baulang taruih dan alah banyak pulo bahkan puluhan tahun lalu (dekade)
> pitih Republik dicilok basamo2 baik DPR (Legislatif), Pemerintah/Birokrasi
> (Eksekutif) dan Yudikatif (premanisme hukum/pengadilan). wass. haasma.
>
>
>   Pada Minggu, 8 Desember 2013 18:56, Zorion Anas <[email protected]>
> menulis:
>  Batuah bana, kenapa rahmat Allah ka urang Yahudi labiah banyak ka urang2
> agamo nan lain? Karano sadakahnyo 50%. Urang Islam cuma 2,5% itupun indak
> samparono, makonyo urang Islam banyak nan bansek (tamasuak ambo). Ambo dulu
> 12 tahun lalu pernah ka bengke milih urang kong hucu. Carito2 ngalor ngidul
> soal rasaki. Keceknyo, kalau rasaki ala seret, inyo pai ka kuil basadakah
> nan banyak. Habis tu rasaki bengkenyo lancar baliak. Ambo pernah
> mambuktikan juo. Kalau banyak sidakah jo zakat rasaki datang2 sajo tanpa
> dinyana. Jadi nasehat yahudi tadi patuik didanga tanpa harus mamaluak
> agamonyo. Ingek Abu Bakar as, maagiah 90% haratonyo utk syiar Islam, indak
> ado nan manandingi sampai dunia kiamat. Liek philantroopis yahudi amerika
> manyumbang puluhan juta dollar utk sosial. Mudah2an ado konglomerat Islam
> suatu saat bazakat 50% haratonyo utk ummat bukan korupsi sabanyak
> banyaknyo. Itulah sebabnya rahmat Allah lari dari Indonesia, pindah ka
> ummat2 agamo lain dek bazakat 10 sd 50%. Allah memang tidak membedakan
> agamo soal sadakah. Rahmatil lil 'alamin
> Pada 2013 12 8 09:30, "Bakhtiar Muin PhD" <[email protected]> menulis:
>
> *Nur Hasan Achmad*
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> *Give more..receive more…Ada pengalaman menarik dari forum “Super Investor
> Conference” yang saya ikuti di Paris dari tanggal 19-22 November 2013 yang
> lalu. Konferensi ini merupakan ajang pertemuan raja2 uang yg super-duper
> kaya..yaitu para pemilik (owner) dan pengelola (CEO/Fund Manager) “Lembaga
> Keuangan Global” yang sibuk mencari tempat untuk menginvestasikan trilyunan
> dolar uangnya di berbagai ladang bisnis dan proyek2 di seluruh dunia…
> Kenapa mereka sibuk mencari tempat untuk “menaruh” uangnya..? Ya, karena
> mereka dituntut untuk memutar “uang nganggur” mereka agar bisa “berkembang
> biak” menjadi semakin banyak…sebab kalau tidak diputar alias didiamkan
> saja, maka lama kelamaan uang mereka akan habis dimakan pajak… Nah, dikala
> kondisi ekonomi Amerika sedang merosot dan gelombang kebangkrutan ekonomi
> melanda negara2 Eropa (dimulai dari Yunani, Portugal, Spanyol..dan kini
> merambat ke Perancis) mereka mulai panik…dan mulai ancang2 untuk
> memindahkan uang mereka dari Negara2 di benua Amerika dan Eropa ke wilayah
> Asia Pasifik yang kondisi perekonomiannya relatif masih bagus… Indonesia
> termasuk salah satu Negara yang mulai dilirik, karena Indonesia termasuk
> dalam MIST (Meksiko-Indonesia-South Korea-Turkey) yaitu kelompok negara
> yang diprediksi akan menjadi kekuatan baru ekonomi dunia yang mirip dengan
> perkembangan Brazil, Rusia, India and China (BRIC) di awal tahun 2000-an…
> MIST merupakan 4 dari 11 negara yang tergabung dalam Goldman Sach N-11
> equity fund. Empat negara ini akan mendominasi pertumbuhan ekonomi dan akan
> menjadi kekuatan perekonomian baru di dunia pada dekade mendatang.. Acuan
> yang dipakai adalah negara2 yang diasumsikan sebagai “growth market”, dan
> ukuran ekonomi (GDP) diatas 1% output dunia (Gross World Product), memiliki
> populasi yang tumbuh dan memiliki daya beli yang meningkat, ekonominya
> relatif stabil, pasar lokal yang besar dan berkembang, dan inflasi
> rendah... Indonesia dimasukkan dalam kelompok MIST, karena pencapaian
> kinerja ekonomi Indonesia selama beberapa tahun ini bergerak di luar dugaan
> banyak kalangan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2012 tercatat
> 6,4% atau naik dibandingkan dengan tahun 2011 sebesar 6,3%... Namun bukan
> hal2 serius itu yang menarik perhatian saya…tapi justru pengalaman
> berinteraksi dengan raja2 uang tersebut yang unik dan lebih menarik… Nah
> dalam salah satu kesempatan istirahat dan makan siang…saya sempat ngobrol
> santai dengan salah satu raja uang bernama Eyal Niv, seorang
> “Yahudi”..pemilik dan pengelola lembaga keuangan yg berkedudukan di Tel
> Aviv, Israel... Dia datang ke Paris menggunakan pesawat jet pribadi
> Gulfstream G550..private jet yang diproduksi General Dynamics Gulfstream
> Aerospace di Savannah, Georgia, Amerika Serikat ini disebut sebagai pesawat
> jet jarak jauh paling serbaguna dan bergaya di dunia…Woow keren… Waktu Mr.
> Eyal Niv ini tahu saya dari Indonesia, dengan ramahnya dia berkata:”Wah
> Indonesia negara yang kaya dan indah ya…saya ingin sekali datang ke
> Indonesia.. saya pengin melihat pulau Bali..” Saya bilang sama dia:”Bukan
> hanya Bali saja yg indah, tapi banyak tempat2 lain yg juga sangat eksotik
> dan indah”… Nah dalam pembicaraan santai selanjutnya, saya sempat bertanya
> kepadanya:”Pak Eyal, kita tahu bahwa mayoritas lembaga keuangan global
> dimiliki, dikuasai, dikendalikan dan dipengaruhi oleh para elit “Yahudi”
> terutama di Amerika Serikat dan Eropa…apa sih rahasianya sehingga orang2
> Yahudi banyak yang kaya raya dan sukses merajai keuangan dunia..?”
> Jawabannya sungguh membuat saya terperanjat..?? Apa sih rahasianya..??
> Diluar dugaan dia menjawab:”Rahasianya…kami kuat bersedekah..!!”
> Haah..saking kagetnya saya sempat tersedak sampai minuman di gelas saya
> sedikit tumpah.. “Ah yang bener..anda serius nih..gimana ceritanya koq anda
> bisa sukses gara2 kuat bersedekah..??” Tanya saya lebih lanjut..sungguh
> saya jadi amat sangat penasaran dibuatnya… “Begini ceritanya..kami punya
> keyakinan bahwa semakin banyak kami memberi maka akan semakin banyak pula
> kami menerima…”give more, receive more”… Dalam ajaran agama Yahudi, kami
> diwajibkan bersedekah “minimal 50%”..tetapi kalau bisa lebih dari itu tentu
> lebih baik...kalau tidak salah dlm agama Nasrani minimal 10% dan dlm agama
> Islam minimal 2,5% lanjutnya..” dan anda melaksanakannya.? saya
> menimpalinya... Dengan mantab dia menjawab:”Iya, kami melaksanakannya
> dengan penuh keyakinan karena kami telah membuktikannya..!!” Lantas dia
> melanjutkan ceritanya:”Saya pernah bangkrut…dan pada saat bangkrut tersebut
> justru saya sedekahkan 80% dari uang saya yg masih tersisa.. ajaib, dalam
> waktu singkat kekayaan saya kembali.. bahkan lebih banyak dari pada sebelum
> saya bangkrut!!” Luar biasa..cerita ini keluar dari mulut seorang
> Yahudi..saya tercengang dan sempat speechless… Subhanallah….sekali lagi
> saya mendapatkan bukti nyata bahwa “Sunatullah” itu benar adanya… Hukum
> Allah (para “Scientist” sering menggunakan istilah “Hukum Alam”) berlaku
> secara universal di dunia ini..dimanapun..kapanpun..siapapun yang
> melakukannya..akan sama hasilnya… Benda yg dilempar keatas akan jatuh
> kebawah karena gaya gravitasi…ada aksi pasti ada reaksi…siapa menanam padi
> akan menuai beras, siapa menanam angin akan menuai badai… siapa berbuat
> baik akan menerima kebaikan…siapa berbuat jahat akan menerima
> akibatnya…siapa “korupsi” akan masuk penjara dan dimiskinkan oleh KPK..!!
> Nah lo rasain... Saya jadi teringat ceramah2nya ustadz Yusuf Mansyur, yang
> selalu menasehati kita untuk berani dan banyak bersedekah..semakin banyak
> bersedekah akan semakin banyak pula rezeki yang akan kita terima dari Allah
> SWT.. Allah akan membalas setiap kebaikan yang dilakukan oleh seorang hamba
> minimal 10 kali lipat. Bilangan balasan itu bisa terus berganda dan tumbuh
> semakin besar, tergantung pada keikhlasan sang hamba dan takaran rezeki
> yang Allah berikan kepadanya… Bahkan bilangan itu bisa mencapai 700 kali
> lipat..sesuai dengan firman Allah SWT dalam Q.S. Al Baqarah: 261 yang
> artinya:”Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang
> menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang
> menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat
> gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas
> (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”… Perumpamaan dari Allah SWT yang
> sederhana ini, sangat mudah dan nyata dapat kita saksikan dalam kehidupan
> se-hari2…coba lihat para petani di sawah…semakin banyak dia menebar benih,
> akan semakin rimbun batang padi yg tumbuh dan akan semakin banyak bulir
> beras yang akan dia panen… Sebaliknya, semakin sedikit benih yg dia tebar
> semakin sedikit pula yg dia panen…apalagi kalau tidak ada yg dia
> tanam..nihil pula hasil yg dia dapat… Janji Allah Azza Wajalla “pasti
> benar” adanya…nggak mungkinlah Dia bohong…buat apa..??? Wong seluruh alam
> semesta ini milik-Nya termasuk diri kita ini.. Wong Dia tidak butuh apa2..
> Wong Dia Maha Kuasa, yg apapun bisa Dia ciptakan dalam sekejap..jadi kenapa
> kita masih ragu2 atau takut bersedekah..?? Alangkah bodohnya kita ini
> ya..?? Ya Allah..ampuni hambamu yg lemah ini..yg kadang2 masih diliputi
> rasa was2 dan ragu..bimbinglah hamba Ya Allah, agar bisa semakin yakin dan
> berani bersedekah..bukan karena mengharap balasan rezeki-Mu, tetapi
> semata-mata mengharapkan ridho-Mu.. Amiin Ya Robbal Alamin… Wallahu ‘alam
> bissawab.. Semoga bermanfaat..khususnya buat saya pribadi…Salam,NHA*
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
>
>    --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke