Innalillahiwainna ilaihiraaji'uun

Dikirim dari iPhone saya

Pada 14 Des 2013, pukul 12:13, Akmal Nasery Basral <[email protected]> 
menulis:

> Assalamu'alaikum adidunsanak Palanta RN n.a.h.
> Mohon izin posting status Facebook ambo pagi ko. Semoga berkenan.
> 
> Jika ada yang ingin melanjutkan komentar tentang maut, kematian, dan 
> sejenisnya, ambo terima dengan senang hati. Sebagai pengingat bagi kita 
> semua. 
> 
> Wass,
> 
> ANB
> 45, Cibubur
> 
> * * *
> 
> DAN KEMATIAN SEMAKIN DEKAT. Jelang Subuh tadi, sekitar jam 4, kami sekeluarga 
> membelah gelap malam dari rumah menuju Masjid Darussalam, Kota Wisata 
> Cibubur, yang berjarak sekitar empat kilometer. Ketiga putri masih 
> terkantuk-kantuk. Memasuki Kota Wisata, di bulevard yang agak lengang, kami 
> melihat dua mobil terhenti di jalur cepat, menyalakan lampu darurat. Kedua 
> mobil berjarak sekitar 2 meter. Kami pun ikut berhenti. 
> 
> Ternyata paling depan sekali ada sebuah mobil lain yang berhenti di sebelah 
> kiri, tanpa menyalakan lampu darurat. Kondisi temaram. Pemandangan 
> selanjutnya membuat bergidik, ternyata di depannya ada seorang lelaki 
> tergeletak, menggelepar. Dan di depannya lagi sebuah motor terhumbalang 
> melintang. Tersamarkan oleh remang cahaya yang menipu mata. "Baru banget 
> kejadiannya, di depan saya," ujar pengemudi mobil di depan saya, "Motor itu 
> sedang di sebelah kiri, kayaknya lagi berhenti saat ditabrak mobil itu," 
> katanya. Sang pengemudi mobil ternyata seorang perempuan muda. Dan, Ya Allah, 
> di depan kiri mobil, tak terlihat dari belakang, ada lagi seorang lelaki yang 
> malah seperti membeku, dengan adanya semacam "genangan" di bawah kepalanya. 
> Istri dan anak-anak saya (yang sudah memakai mukenah lengkap) ikut turun dan 
> melihat takut-takut dari belakang mobil penabrak. Pengendara lain di belakang 
> kami semakin banyak yang datang, dan mau tak mau ikut berhenti, serta turun 
> melihat situasi. Tapi tak ada yang "mengubah" letak motor atau korban 
> kecelakaan. Wanita sang penabrak hanya diam, terlihat dari jendela mobilnya 
> yang diturunkan. 
> 
> Karena letak TKP tak terlalu jauh dari gerbang sekuriti, membuat sekuriti 
> bisa datang cukup cepat dan segera mengambil tindakan, membuat jalan kembali 
> bisa dilewati. Saya, istri dan anak-anak mengalami hal yang sama: perut 
> mendadak terasa mual, meski yang kami saksikan lebih banyak seperti 
> siluet-siluet ketimbang gambaran jelas karena masih redupnya suasana.
> 
> Usai mendengarkan ceramah Subuh sekitar jam 6, kami pulang melewati rute yang 
> sama. Terang pagi sudah datang. Beberapa warga terlihat jogging, ada juga 
> yang membawa anjing masing-masing. Datang dari arah berlawanan, baru terlihat 
> mobil sang penabrak masih ada, dengan kap yang penyok melengkung. Sang 
> penabrak, korban, dan motornya, sudah tak ada. Semoga kedua korban sudah 
> mendapatkan penanganan medis yang memadai. Jika pun ajal menjemput mereka di 
> pagi buta, semoga keluarga mereka siap mendengar kabar mendadak yang seberat 
> itu.
> 
> Sesampai di rumah, tak seorang pun dari kami yang bisa sarapan. Satu 
> pelajaran lagi tersaji di depan mata. Bahwa maut bukan lagi masalah hitungan 
> hari, jam, atau menit tertentu. Tetapi ihwal sekejap mata, dalam satu tarikan 
> napas yang bisa membuat seluruhnya berbeda. Ini "kuliah Subuh" yang 
> sebenarnya. Membuat gigil, merasuk langsung ke dalam sukma. Dan semoga 
> menjadi hikmah ketimbang sebuah trauma.
> -- 
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
> subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> --- 
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
> Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
> email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke