Tarimo kasih ateh tambahan dalil tentang kematian dari QS 16:32 itu Uni
Evy. Semoga itu yang terjadi atas kita dan anak keturunan.

Salam,

ANB


Pada 14 Desember 2013 15.42, <[email protected]> menulis:

> Akmal dan keluarga
> Serta sanak Palanta
>
> Tentu lain lg cerita Fikri mahasiswa ITN malang, yang mengantarkan
> nyawanya saat mengikuti orientasi mahasiswb. Bukan saja karena adanya
> hubungan sebab dan akibat dalam acara ospek itu tetapi ada sistem dari yg
> Maha Kuasa yang namanya takdir , saat berakhirnya masa hidupnya manusia
> seperti Fikri itu. Termasuk orang yang diceritakan akmal.
>
> Alangkah indahnya kematian itu terjadi sebagaimana Firman Allah dalam: QS
> surah An Nahl 32
>
> الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلاَئِكَةُ طَيِّبِينَ يَقُولُونَ سَلاَمٌ
> عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
> Artinya ;
> "(Yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat
> dengan mengatakan (kepada mereka):
> "Salamun 'alaikum (keselamatan sejahtera bagimu)", masuklah ke dalam
> syurga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan". [An Nahl: 32]
>
> Mudahan dapat jadi renungan kita bersama atas cerita yang Dinda alami
> bersama keluarga.
>
> Salam
>
> Uni Evy
> Makassar
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * Akmal Nasery Basral <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sat, 14 Dec 2013 12:13:15 +0700
> *To: *[email protected]<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[R@ntau-Net] (OOT) Dan Kematian Semakin Dekat: Kuliah Subuh
> Yang Sebenarnya
>
> Assalamu'alaikum adidunsanak Palanta RN n.a.h.
> Mohon izin posting status Facebook ambo pagi ko. Semoga berkenan.
>
> Jika ada yang ingin melanjutkan komentar tentang maut, kematian, dan
> sejenisnya, ambo terima dengan senang hati. Sebagai pengingat bagi kita
> semua.
>
> Wass,
>
> ANB
> 45, Cibubur
>
> * * *
>
> DAN KEMATIAN SEMAKIN DEKAT. Jelang Subuh tadi, sekitar jam 4, kami
> sekeluarga membelah gelap malam dari rumah menuju Masjid Darussalam, Kota
> Wisata Cibubur, yang berjarak sekitar empat kilometer. Ketiga putri masih
> terkantuk-kantuk. Memasuki Kota Wisata, di bulevard yang agak lengang, kami
> melihat dua mobil terhenti di jalur cepat, menyalakan lampu darurat. Kedua
> mobil berjarak sekitar 2 meter. Kami pun ikut berhenti.
>
> Ternyata paling depan sekali ada sebuah mobil lain yang berhenti di
> sebelah kiri, tanpa menyalakan lampu darurat. Kondisi temaram. Pemandangan
> selanjutnya membuat bergidik, ternyata di depannya ada seorang lelaki
> tergeletak, menggelepar. Dan di depannya lagi sebuah motor terhumbalang
> melintang. Tersamarkan oleh remang cahaya yang menipu mata. "Baru banget
> kejadiannya, di depan saya," ujar pengemudi mobil di depan saya, "Motor itu
> sedang di sebelah kiri, kayaknya lagi berhenti saat ditabrak mobil itu,"
> katanya. Sang pengemudi mobil ternyata seorang perempuan muda. Dan, Ya
> Allah, di depan kiri mobil, tak terlihat dari belakang, ada lagi seorang
> lelaki yang malah seperti membeku, dengan adanya semacam "genangan" di
> bawah kepalanya. Istri dan anak-anak saya (yang sudah memakai mukenah
> lengkap) ikut turun dan melihat takut-takut dari belakang mobil penabrak.
> Pengendara lain di belakang kami semakin banyak yang datang, dan mau tak
> mau ikut berhenti, serta turun melihat situasi. Tapi tak ada yang
> "mengubah" letak motor atau korban kecelakaan. Wanita sang penabrak hanya
> diam, terlihat dari jendela mobilnya yang diturunkan.
>
> Karena letak TKP tak terlalu jauh dari gerbang sekuriti, membuat sekuriti
> bisa datang cukup cepat dan segera mengambil tindakan, membuat jalan
> kembali bisa dilewati. Saya, istri dan anak-anak mengalami hal yang sama:
> perut mendadak terasa mual, meski yang kami saksikan lebih banyak seperti
> siluet-siluet ketimbang gambaran jelas karena masih redupnya suasana.
>
> Usai mendengarkan ceramah Subuh sekitar jam 6, kami pulang melewati rute
> yang sama. Terang pagi sudah datang. Beberapa warga terlihat jogging, ada
> juga yang membawa anjing masing-masing. Datang dari arah berlawanan, baru
> terlihat mobil sang penabrak masih ada, dengan kap yang penyok melengkung.
> Sang penabrak, korban, dan motornya, sudah tak ada. Semoga kedua korban
> sudah mendapatkan penanganan medis yang memadai. Jika pun ajal menjemput
> mereka di pagi buta, semoga keluarga mereka siap mendengar kabar mendadak
> yang seberat itu.
>
> Sesampai di rumah, tak seorang pun dari kami yang bisa sarapan. Satu
> pelajaran lagi tersaji di depan mata. Bahwa maut bukan lagi masalah
> hitungan hari, jam, atau menit tertentu. Tetapi ihwal sekejap mata, dalam
> satu tarikan napas yang bisa membuat seluruhnya berbeda. Ini "kuliah Subuh"
> yang sebenarnya. Membuat gigil, merasuk langsung ke dalam sukma. Dan semoga
> menjadi hikmah ketimbang sebuah trauma.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup 
Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+berhenti [email protected] .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.

Kirim email ke