Sangenek komentar ambo mak... Apo koh instalasi nan indak d skrup, fan belt nan indak ado dek gara2 aia lauik...mak...??
Logika sajo mak... Nan dikirim dalam kotak basi... Nan biaso di sabuik peti kemas... apokoh mungkin peti ko bocor mak...?? Apokoh peti ko di kirim pakai tongkang nan di elo jo takeboat...?.. Kito maliek sacaro logika e sajo mak... Nampak2 nyo ahok lah mulai mancaliakkan kuku nyo mak... Saitu dr ambo mak... Talabaiah takurang mohon di maafkan... Wasalam... Eko Suku kampai padang balimbiang Asa koto nan gadang payokumbuah Rantau tanah bauksit Pada 11 Feb 2014 16:44, "Tasrilmoeis" <[email protected]> menulis: > Hebat Jakarta kini, Monorel, Bus Pariwisata, Bus TransJakarta dan alat > berat nan di bali DKI sado no badatang kan dari Cino, 90 Bus baru tibo alun > bapakai lah rusak. > > Merek no pu antah barantah, asa jan samo sen pulo nasib no jo mocin mocin > dulu > > Kini program balas budi lah mulai jalan, tapi kambiang itam harus di cari > kan, pitih rakyat ratusan milyar nan jadi korban. > > > > Wassalam > > Tan Ameh (55+) > > > > *JAKARTA, KOMPAS.com* -- Sejak terungkapnya kerusakan pada komponen bus > transjakarta dan bus kota terintegrasi *busway* (BKTB), PT San Abadi > muncul di media menjelaskan mengapa hal itu terjadi. > > Belakangan terungkap bahwa PT San Abadi rupanya bukan pemenang tender > pengadaan bus baru. Lantas, siapa sebenarnya PT San Abadi tersebut? > > Informasi yang dihimpun *Kompas.com*, Senin (10/2/2014) kemarin, ada 5 > perusahaan yang menjadi pemenang tender pengadaan transjakarta dan BKTB. PT > San Abadi bukan satu di antaranya. Berikut daftar pemenang tender pengadaan > bus: > > - Nomor bus TJ 01-30, PT Korindo Motor dengan pabrikan China Yutong Bus, > nilai kontrak Rp 113,856 miliar. > - Nomor bus TJ 31-60, PT Ifani Dewi dengan pabrikan China Ankai, nilai > kontrak Rp 110,520 miliar. > - Nomor bus TJ 61-90, PT Saptaguna Dayaprima dengan pabrikan China Ankai, > nilai kontrak Rp 108,745 miliar. > - PT Putriasi Utama Sari dengan pabrikan China BCIBus, nilai kontrak Rp > 40,536 miliar (masih dalam proses akan beroperasi). > - PT Mobilindo Armada Cemerlang dengan pabrikan China Zhongthong Bus, > nilai kontrak Rp 110,265 miliar (masih dalam proses akan beroperasi). > > Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono membenarkan bahwa PT San Abadi > bukanlah pemenang proyek pengadaan bus. Menurutnya PT San Abadi adalah > vendor PT Saptaguna Dayaprima. > > Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) Azas Tigor Nainggolan > mempertanyakan mekanisme tersebut. Bagaimana bisa PT Saptaguna sebagai > pemenang tender tersebut malah menyerahkan pekerjaannya kepada pihak lain. > Apalagi yang diserahkan tersebut adalah bus utuh, bukan komponen bus saja. > > "PT San Abadi itu siapa? Kok bukan pemenang tender malah dia bertindak > sebagai importir? Memang itu tidak diatur dalam undang-undang, tapi itu > sudah menunjukkan bahwa ada penyelewengan proses tender," ujarnya. > > Seluruh proyek yang diserahkan seutuhnya kepada pihak ketiga, lanjut > Tigor, patut diduga ada penggelembungan dana. Tigor berharap Jokowi dan > Basuki turun langsung mengaudit proses tender melalui tim independen, bukan > melalui inspektorat Pemprov DKI Jakarta, seperti yang sekarang ini > dilaksanakan. > > Sebelumnya diberitakan, beroperasinya 90 dari 310 bus transjakarta dan 18 > dari 346 bus kota terintegrasi *busway* (BKTB) baru di Jakarta ternoda. > Sebanyak 5 bus transjakarta dan 10 BKTB mengalami kerusakan di sejumlah > komponennya. Misalnya, banyak komponen berkarat, berjamur, dan beberapa > instalasi tidak dibaut. Bahkan ada yang tidak ada *fan belt* mesin. > > Direktur Utama PT Sun Abadi, Indra Krisna selaku pihak ATPM (agen tunggal > pemegang merek) mengatakan hal itu terjadi ketika proses pengapalan. > Pengiriman bus dilakukan dua kali. Pertama awal bulan November 2013 serta > yang kedua pertengahan bulan November 2013. Pengiriman pertama, lanjut > Indra, tidak ada masalah. Sementara itu, pengiriman kedua terkendala cuaca > berkabut serta gelombang tinggi. > > Alhasil bus yang sesuai jadwal dikirim 20 November dari Pelabuhan Shanghai > dan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok tanggal 3 Desember jadi molor hingga > berangkat tanggal 29 November dan tiba 2 Januari 2014. Pada saat terapung > di lautan dengan cuaca badai itulah, proses korosi komponen bus-bus > terjadi. > > Indra juga menegaskan bahwa segala barang kiriman yang rusak akibat proses > pengapalan bukan tanggung jawabnya, melainkan pihak pelayaran. Atas > komunikasinya dengan pihak pelayaran, komponen bus yang rusak tersebut > bakal segera diganti baru. > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke rantaunet+berhenti [email protected] . Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
