Trims, batanyo ciek aa, Prabowo ko apo ce prestasinyo?, 5 tahun terakhir ko ba 
iklan di Tv taruih, .

 Dedi Suryadi <[email protected]> menulis:

>Bagi ambo, pernyataan Hasyim ko indak labiah dari sekedar pernyataan politik, 
>untuak mandulang suaro non muslim (nasrani), nan diberbagai forum nan ambo 
>liek, salalu menganggap PKS sebagai lawan, FPI sebagai sebuah ketakutan.
>
>Kok jadi Prabowo RI 1, manuruik ambo sabana rancak, 
>
>Prabowo Muslim
>Ayah Prabowo muslim
>
>Ibu Prabowo Kristen
>
>Adiak Prabowo Kristen
>
>Sahinggo, akan ado saliang counter, pa bilo ado hal-hal nan manyangkuik 
>masalah perselisihan (atau kerusuhan) agamo, nan salamoko acok terjadi antaro 
>Muslim jo Kristen, mode kasus Poso, Ambon.
>
>
>#dedi, nan sadang mencari SATU galeh kopi, kok DUA galeh, gambuang paruik 
>dek-e...hehe...
>
>
>----- Rapat Rutin Pengurus Serikat Harus Tetap Ada. Karena Disitulah Hati, 
>Jiwa Dan Semangat Pengurus Dipertemukan, Diingatkan Dan Dipersatukan -----
>
>
>Salam dan Terima Kasih,
>
>Dedi Suryadi
>
>
>_____________________________________________________________________________
>
>                       *****    Sukses Seringkali Datang Pada Mereka Yang 
>Berani Bertindak Dan   *****
>      *****Jarang Menghampiri Penakut Yang Tidak Berani Mengambil Konsekuensi 
>(Jawaharlal Nehru) *****
>------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>
>         "The Best Human Being Among of You is The Most Beneficial for The 
>Others" (Hadith by Bukhari)
>
>---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
>
>****...."Kasihilah Yang Di Bumi, Maka Yang Di Langit Akan 
>Mengasihimu...".....*****
>
>                  "Love What On Earth, Then What On Sky Will Love You ..."
>
>
>
>2014-06-03 21:27 GMT+07:00 Aprinal Saldi <[email protected]>:
>
>                               Penulis: Martahan Lumban Gaol                   
>         23:14 WIB | Senin, 02 Juni 2014                                 
>
>                       
>
>                       
>
>Hashim: Prabowo Bisa Kendalikan PKS dan Buka Yasmin
>
>                                                       
>
>                                                                      
>
>                               
>
>Hashim Djojohadikusumo saat menghadiri Diskusi Publik Gereja Mendengar Visi 
>Misi Capres 2014, yang diselenggarakan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, 
>di Aula Sekolah Tinggi Teologia Jakarta, pada Senin (2/6). (Foto: Martahan 
>Lumban Gaol). 
>
>                                               
>
>JAKARTA, SATUHARAPANCOM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim 
>Djojohadikusumo mengatakan bahwa Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia 
>2014, Prabowo Subianto mampu mengendalikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan 
>mengembalikan izin ibadah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin.
>
>"Saya yang beri izin Prabowo untuk berkoalisi dengan PKS. Karena saya ingat 
>Matius 10:16, yang intinya kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti 
>merpati. Karena bila Prabowo presiden, dia mampu kendalikan itu," ucap Hashim 
>saat menghadiri Diskusi Publik Gereja Mendengar Visi Misi Capres 2014, yang 
>diselenggarakan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), di aula Sekolah 
>Tinggi Teologia Jakarta, Senin (2/6).
>
>"Perihal GKI Yasmin, di depan puluhan pendeta, Prabowo pernah katakan, bila 
>nanti dia jadi presiden, dia akan perintahkan Kapolri (Kepala Kepolisian 
>Republik Indonesia) untuk membuka kembali GKI Yasmin," Hashim menambahkan.
>
>Menurut Hashim, lima tahun silam Prabowo telah berdiskusi ketika PKS ingin 
>memberikan dukungan bagi dirinya, saat itu Hashim menolak. Akan tetapi, ia 
>menyesal, karena partai yang dipilihnya untuk berkoalisi, PDI Perjuangan, 
>ternyata menipu Gerindra.
>
>"Lima tahun silam, Prabowo katakan bahwa PKS ingin beri dukungan, tapi saya 
>katakan bila PKS beri dukungan, saya keluar dari Gerindra dan kembali ke 
>London. Namun akhirnya saya menyesal, karena kami tertipu oleh PDI Perjuangan 
>waktu itu," kata Hashim.
>
>Jadi, perihal partai koalisi, ia mengharapkan agar masyarakat tidak meragukan 
>komitmen Prabowo untuk senantiasa menjunjung nilai-nilai Pancasila, meskipun 
>saat ini Gerindra berkoalisi dengan partai berbasis massa Islam.
>
>"Jadi jangan ragu pada komitmen Prabowo untuk tetap membela Pancasila. Karena 
>bila Prabowo tidak komit pada Pancasila, saya tidak mau mendukungnya sebagai 
>capres Republik Indonesia," adik Prabowo itu menambahkan.
>
>Tidak Ada FPI Gerindra
>
>Mengenai dugaan atau anggapan beberapa pihak yang mengatakan bahwa Partai 
>Gerindra menjalin kerja sama dengan Front Pembela Islam (FPI), Hashim 
>membantahnya.
>
>"Tidak ada kerja sama dengan FPI, bila terjalin kerja sama antara Gerindra dan 
>FPI, maka saya akan keluar dari partai ini," tegas Hashim.
>
>Menurutnya hal tersebut hanya ulah dari pihak-pihak yang tidak bertanggung 
>jawab, yang ingin menjelekkan nama Partai Gerindra.
>
>"Itu merupakan fitnah luar biasa bagi kami, beberapa pernyataan selalu 
>dipelintir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," Ketua Dewan Pembina 
>Kristen Indonesia Raya tersebut menambahkan.
>
>Pertiwi Jadi Ibu Negara
>
>Selanjutnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut menanggapi 
>pernyataan salah seorang penanya nan mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan 
>sosok ibu negara.
>
>"Bila kita butuh ibu negara, Prabowo sudah menyiapkannya, namanya pertiwi. 
>Jadi jujur saja Bapak Prabowo dan Ibu Pertiwi," tuturnya.
>
>Hashim pun mengambil contoh pada beberapa sosok presiden di beberapa negara 
>yang tidak memiliki ibu negara.
>
>"Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye,tidak pernah punya suami, Presiden 
>Filipina, Nonoy Aquino, belum pernah menikah, lalu Presiden Prancis, Francois 
>Hollande, juga tidak pernah menikah, tapi banyak anak dan pacar," tambahnya.
>
>Karena menurut Hashim, esensi utama sebagai Presiden Republik Indonesia ialah 
>jujur dan mampu menjalankan amanah rakyat dengan baik.
>
>Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja
>
>http://www.satuharapan.com/read-detail/read/hashim-prabowo-bisa-kendalikan-pks-dan-buka-yasmin
>
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>* DILARANG:
>1. Email besar dari 200KB;
>2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. Email One Liner.
>* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
>mengirimkan biodata!
>* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>--- 
>Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
>email ke [email protected].
>Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
>
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>* DILARANG:
>1. Email besar dari 200KB;
>2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. Email One Liner.
>* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
>mengirimkan biodata!
>* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>--- 
>Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
>email ke [email protected].
>Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke