Aww.. Ambo sapandapeik jo Hashim SD satantangan kegiatan ugamo di Indonesia, 
Bhinneka Tunggal Ika. Satiok rahayat Indonesia samo punyo hak untuk beribadah, 
silahkan menjalankan ibadah ugamo masing-masing asalkan indak provokatif. 
Saling menghormati dan ummat Islam harus berani menjalankan ajaran ugamo dengan 
baik dan benar sarato barusao kareih menghormati Al Quran dan Hadits dengan 
melaksanakannyo tanpa merusak  kehidupan  harmonis diantaro ummat berugamo di 
Indonsia.
Wassalam,
Haasma Depok



Pada Selasa, 3 Juni 2014 22:21, Aprinal Saldi <[email protected]> menulis:
 


Penulis: Martahan Lumban Gaol 23:14 WIB | Senin, 02 Juni 2014 
Hashim: Prabowo Bisa Kendalikan PKS dan Buka Yasmin 
Hashim Djojohadikusumo saat menghadiri Diskusi 
Publik Gereja Mendengar Visi Misi Capres 2014, yang diselenggarakan 
Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, di Aula Sekolah Tinggi Teologia 
Jakarta, pada Senin (2/6). (Foto: Martahan Lumban Gaol). 
JAKARTA, SATUHARAPANCOM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim 
Djojohadikusumo mengatakan bahwa Calon 
Presiden (Capres) Republik Indonesia 2014, Prabowo Subianto mampu 
mengendalikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan mengembalikan izin 
ibadah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin.
"Saya yang beri izin Prabowo untuk berkoalisi dengan PKS. Karena saya ingat 
Matius 10:16, yang intinya kita harus cerdik seperti ular dan 
tulus seperti merpati. Karena bila Prabowo presiden, dia mampu 
kendalikan itu," ucap Hashim saat menghadiri Diskusi Publik Gereja 
Mendengar Visi Misi Capres 2014, yang diselenggarakan Persekutuan 
Gereja-gereja di Indonesia (PGI), di aula Sekolah Tinggi Teologia 
Jakarta, Senin (2/6).
"Perihal GKI Yasmin, di depan puluhan pendeta, Prabowo pernah 
katakan, bila nanti dia jadi presiden, dia akan perintahkan Kapolri 
(Kepala Kepolisian Republik Indonesia) untuk membuka kembali GKI 
Yasmin," Hashim menambahkan.
Menurut Hashim, lima tahun silam Prabowo telah berdiskusi ketika PKS 
ingin memberikan dukungan bagi dirinya, saat itu Hashim menolak. Akan 
tetapi, ia menyesal, karena partai yang dipilihnya untuk berkoalisi, PDI 
Perjuangan, ternyata menipu Gerindra.
"Lima tahun silam, Prabowo katakan bahwa PKS ingin beri dukungan, 
tapi saya katakan bila PKS beri dukungan, saya keluar dari Gerindra dan 
kembali ke London. Namun akhirnya saya menyesal, karena kami tertipu 
oleh PDI Perjuangan waktu itu," kata Hashim.
Jadi, perihal partai koalisi, ia mengharapkan agar masyarakat tidak 
meragukan komitmen Prabowo untuk senantiasa menjunjung nilai-nilai 
Pancasila, meskipun saat ini Gerindra berkoalisi dengan partai berbasis 
massa Islam.
"Jadi jangan ragu pada komitmen Prabowo untuk tetap membela 
Pancasila. Karena bila Prabowo tidak komit pada Pancasila, saya tidak 
mau mendukungnya sebagai capres Republik Indonesia," adik Prabowo itu 
menambahkan.
Tidak Ada FPI Gerindra
Mengenai dugaan atau anggapan beberapa pihak yang mengatakan bahwa 
Partai Gerindra menjalin kerja sama dengan Front Pembela Islam (FPI), 
Hashim membantahnya.
"Tidak ada kerja sama dengan FPI, bila terjalin kerja sama antara 
Gerindra dan FPI, maka saya akan keluar dari partai ini," tegas Hashim.
Menurutnya hal tersebut hanya ulah dari pihak-pihak yang tidak bertanggung 
jawab, yang ingin menjelekkan nama Partai Gerindra.
"Itu merupakan fitnah luar biasa bagi kami, beberapa pernyataan 
selalu dipelintir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," Ketua 
Dewan Pembina Kristen Indonesia Raya tersebut menambahkan.
Pertiwi Jadi Ibu Negara
Selanjutnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut 
menanggapi pernyataan salah seorang penanya nan mengatakan bahwa 
Indonesia membutuhkan sosok ibu negara.
"Bila kita butuh ibu negara, Prabowo sudah menyiapkannya, namanya 
pertiwi. Jadi jujur saja Bapak Prabowo dan Ibu Pertiwi," tuturnya.
Hashim pun mengambil contoh pada beberapa sosok presiden di beberapa negara 
yang tidak memiliki ibu negara.
"Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye,tidak pernah punya suami, 
Presiden Filipina, Nonoy Aquino, belum pernah menikah, lalu Presiden 
Prancis, Francois Hollande, juga tidak pernah menikah, tapi banyak anak 
dan pacar," tambahnya.
Karena menurut Hashim, esensi utama sebagai Presiden Republik 
Indonesia ialah jujur dan mampu menjalankan amanah rakyat dengan baik.
Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja
http://www.satuharapan.com/read-detail/read/hashim-prabowo-bisa-kendalikan-pks-dan-buka-yasmin

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke