DPRD Minta IIP Segera Diaktifkan, Miliki Dampak Positif Untuk Daerah dan Masyarakat Selasa, 18 Maret 2008
Lubukbasung, Padek--Kalangan DPRD Agam meminta pemerintah pusat melalui Mendagri untuk segera merealisasikan kegiatan dan operasional Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) di komplek Diklat Baso, Kabupaten Agam. Desakan unsur legislatif ini, dilatar belakangi, karena keberadaan IIP nanti sangat banyak dampak positifnya bagi masyarakat Agam. Sehubungan dengan munculnya berbagai persoalan di lapangan, DPRD meminta Pemkab Agam untuk bisa mencari jalan penyelesaian dan solusi yang bijak, melalui jalan musyawarah mufakat. Namun dalam hal tersebut DPRD Agam juga akan merespons segala aspirasi yang kini berkembang di tengah masyarakat. Pernyataan itu diungkap Arman J Piliang, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Agam kepada Padang Ekspres, kemarin Disebutkan, bagi Kabupaten Agam keberadaan lembaga nasional, bahkan satu-satunya di Sumatera tersebut, akan memberi keuntungan luar biasa bagi masyarakat Agam di berbagai aspek. ”Hal itu bisa dibuktikan, jika pemerintah sudah merealisasikan pusat kegiatan perkuliahan di kampus IIP tersebut,” tukas Arman. Dalam hal ini, politisi Partai Golkar itu sangat berharap, IIP di Baso, Agam itu bisa segera diaktifkan operasionalnya. Sebab keberadaan kampus IIP di Baso itu, akan memberi dampak luar biasa bagi daerah dan masyarakat. Di mana tidak hanya aspek pembangunan, tapi juga membawa aspek ekonomi. Di sisi lain, berkaitan dengan tuntutan dan aspirasi masyarakat, Arman J Piliang optimis, Pemkab Agam dan DPRD Agam mampu menjembataninya segela persoalan yang mengapung seputar keberadaan IIP tersebut. Namu sejatinya dalam mencarikan solusi dalam persoalan itu, harus memperhatikan kepentingan orang banyak. ”Kami yakin, banyak solusi yang bisa dicarikan, namun harus dengan satu visi dan musyawarah,” tukasnya. Sementara, kunjungan Mendagri Mardiyanto melihat langsung kompleks kampus IIP di Baso yang direncana sore kemarin batal. Kunjungan Mendagri ini akan dilakukan pagi ini (Selasa, Red) sekitar pukul 08.00 WIB. (Harmen) ................... Mendagri Telat ke Sumbar Selasa, 18 Maret 2008 Padang, Padek--Agenda kunjungan Mendagri Mardiyanto ke Sumbar kemarin, molor. Bahkan agenda akan meresmikan Jalan By Pass Pariaman kemungkinan batal dilaksanakan, mengingat terbatasnya agenda kunjungan Mendagri. Namun untuk rapat koordinasi (rakor) bupati dan walikota di Pariaman pukul 20.00 WIB tetap dilaksanakan. Kemarin dalam agenda tentatifnya, Mendagri akan bertemu Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi di perbatasan Sumbar-Riau, dan dilanjutkan peninjauan rencana pengembangan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) di Diklat Regional Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Rombongan gubernur berangkat dari Padang pukul 10.00 WIB. Rombongan melanjutkan perjalanan ke Pangkalan. Tiba di perbatasan sekitar pukul 15.00 WIB, namun rombongan Mendagri masih berada di Kota Pekanbaru. Karena rombongan menteri belum datang, Gubernur Sumbar melakukan peresmian pemakaian gedung SMPN 4 Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Limapuluh Kota. Hingga pukul 17.30 WIB, Mendagri tak kunjung datang, lalu rombongan gubernur kembali ke Payakumbuh dan menunggu hingga Mendagri tiba di kediaman Walikota Payakumbuh pukul 21.30 WIB. Kemudian Mendagri dan gubernur istirahat ke Bukittinggi. Kedatangan Mendagri molor dari jadwal yang telah ditetapkan. Imbasnya, agenda peninjauan IIP Baso oleh Mendagri baru akan dilakukan hari ini. Kemudian dilanjutkan peresmian nama Kabupaten Sijunjung di Kabupaten Sijunjung. Peninjauan IIP di Baso ini untuk menindaklanjuti pergantian Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) yang akan dilebur di beberapa wilayah. Bahkan direncanakan pengembangan IIP Baso ini jika disetujui, Mendagri akan melakukan penerimaan praja baru pada Juni mendatang sehingga bulan September proses kegiatan belajar mengajar bisa dimulai. Terkait batalnya Mendagri meresmikan jalan By Pass Pariaman, Kabag Pemberitaan Biro Humas Setprov Sumbar Zulnadi mengatakan, hal itu terjadi karena padatnya jadwal Mendagri sehingga tidak memungkinkan meresmikan jalan By Pass Pariaman. ”Namun jika masih tersedia waktu Mendagri, maka peresmian tetap dilakukan besok (hari ini, red),” tandasnya. (afi) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
