Sumbernya dari mana, Pak? Wassalam fitr lk/39/albany NY
2014-07-26 12:54 GMT-04:00 Zul Salim <[email protected]>: > Pengamat hukum tata negara Refly Harun menuturkan, ada tiga skenario yang > mungkin dijalankan kubu Prabowo-Hatta di MK. > "Ini kalau dengan pandangan umum karena belum ada sidang pembacaan > gugatan," kata Refly saat dihubungi, Sabtu (26/7/2014). > Ia menuturkan, permohonan akan berkisar pada dua hal, yaitu pertama > penghitungan suara oleh KPU dan kedua,proses pemilu. > Menurut dia, jika Prabowo-Hatta bermain pada basis penghitungan suara, > artinya, kubu Prabowo harus membuktikan pihaknya dicurangi hingga lebih > dari 4,2 juta suara.Sebab, ada selisih 8,4 juta suara antara Prabowo-Hatta > dan Jokowi-JK. Untuk itu, 95 kuasa hukum pendamping Prabowo-Hatta harus > mampu menujukkan bukti yang kuat. > Namun, Refly mengutip pernyataan mantan Ketua MK Mahfud MD, yang > mengatakan jangankan menggeser jutaan suara, memindahkan 100.000 suara > dalam hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) saja sulit. > Saat jadi Ketua MK, Mahfud kerap menyidangkan dan memutuskan sengketa > hasil pilkada. Selain itu, Mahfud juga merupakan mantan Ketua Tim > Pemenangan Prabowo-Hatta. > "Misal ada kesalahan penghitungan suara atau dicurinya itu sampai 4,2 juta > suara, itu sangat masif. Dari mana nyolongnya? Karena itu, dugaan saya, > mereka akan bermain di wilayah proses," kata Refly. > Dalam wilayah proses pemilu, menurut dia, MK bisa saja memerintahkan > pemungutan suara ulang baik di beberapa TPS atau bahkan di semua TPS di > seluruh Indonesia yang jumlahnya mencapai 478.339 TPS. Perintah itu dapat > dikeluarkan jika memang MK memandang ada kecurangan yang dilakukan tim yang > menang (Jokowi-JK) secara terstruktur, sistematis dan masif. Jika memang > akan bermain di wilayah tersebut, artinya, Prabowo-Hatta hendak menyatakan > bahwa Jokowi-JK sebagai pihak yang curang berada dalam posisi yang lebih > kuat. > Prabowo-Hatta hendak menyatakan, Jokowi-JK menguasai sumber daya lebih > besar daripada yang dapat dikuasai Prabowo-Hatta. > "Orang untuk melakukan kecurangan TMS harus menguasai segala > resources,financial resources, maupun power. Dia harus menguasai jaringan > birokrasi, TNI, Polri, duitnya banyak," kata Refly.Faktanya, di atas > kertas, justru kubu Prabowo-Hatta-lah yang lebih kuat. Penguasaan jaringan > lebih mungkin dilakukan kubu Prabowo-Hatta. Sebab, kubu itu didukun koalisi > yang lebih kuat yang menduduki pemerintahan saat ini. Sebut saja di > antaranya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembanungan > (PPP), Partai Golkar, bahkan partai penguasa, Partai Demokrat. > Karena itu, Refly menilai, berat bagi Prabowo-Hatta untuk dapat > membuktikan ada kecurangan TSM yang dilakukan Jokowi-JK dan KPU. Artinya, > berat pula bagi Prabowo-Hatta untuk mengubah hasil pemilu dari yang sudah > ditetapkan KPU, Selasa, 22 Juli lalu. > Meski sulit jalan kubu Prabowo-Hatta untuk mengubah posisinya menjadi > pemenang Pilpres, tetapi hak pasangan itu untuk mengajukan sengketa > dilindungi UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pilpres. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
