Sedap teorinya sanak Syaf. Ambo ikuik maamini tando setuju. Jadi mungkin banyak 
pulo diawak dipalantako, muslim tapi indak baideologi Islam...

-------- Original message --------
From: Syafruddin Syaiyar <[email protected]> 
Date:08/04/2014  11:26 AM  (GMT-05:00) 
To: [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Presiden saja antri berobat di RS umum ... 

Batua bana Sanak ANB, topik bantuak iko kurang bikin greget dan indak
mambuek adrenalin bagajolak..jadi kurang paminat, beda jo masalah
capres kapatang, bisa bakutimtam habis habisan manyokong jagoannyo
masiang masiang yang kadang kenal pun indak...

Tapi walaupun baitu untuak parintang rintang wakatu kito cubo juolah
membahas babarapo point yang sanak ANB umpankan.

Kalo boleh ba tiori saketek nampaknyo gaya hidup Mujica presiden
Uruguay ko didasari oleh idiologi yang dia anut.. Marxis yang aslinya
kan merupakan bentuk sosialisme yang ekstreem.. yang di latar
belakangi pemikiran Karl Marx tentang kesetaraan kelas sebagai reaksi
terhadap gaya hidup borjouis para orang kaya dan bangsawan eropa di
abad pertengahan.(dari siso siso belajar sejarah dunia wakatu SMP)..

Mujica dari mudanya adalah activis yang menganut idiologinya sampai
ketulang sumsum dan dia konsisten dengan idiologi marxisnya yang
berlandaskan pada persamaan kelas.. Idiologi atau way of live nya ini
tercermin dalam kehidupan sehari harinya.. Sehingga walaupun posisinya
presiden dia ingin hidup seperti rakyat kebanyakan..Mungkin presiden
baginya hanyalah suatu pekerjaan dan pengabdian terhadap masyarakat
bukan sarana untuk menjadi kaya dan naik kelas sosial dari segi
materi...Toh pada dasarnya dia juga tidak ingin jadi borjois (orang
kaya) yang bertentangan dengan idiologinya...

Dari interview di CNN yang pernah saya lihat, Mujica juga merupakan
satu satunya presiden di Dunia  yang melakukan terobosan
melegalisasi/mengontrol penjualan dan pemakaian Coca/marijuana dengan
tujuan untuk memproteksi petani miskin Coca di Uruguay dari exploitasi
drug dealer dan mafia.. Kalau ngak salah, ide nya ini ditiru oleh
beberapa negara bagian di US untuk melegalisasi peredaran drug dan
dengan tujuan yang sama memotong dan mengontrol kegiatan drug dealer.
..

Baliak carito ka awal tentang kabanyakan pamimpin Umat Islam kiniko
yang jarang  atau ampia indak ado yang berprilaku islami..barangkali
karena memang para pemimpin ko indak manganut  idiologi Islam sampai
katulang sumsum bantuak Mujica dengan idiologi marxisnya.. atau dalam
istilah agamo awak, alun ado nampak lai pamimpin islam yang beriman
yang menerapkan way of live-nyo bantuak yang di contohkan oleh Nabi
dan para sahabat diawal sejarah islam yang di dasarkan pada tutunan Al
Qur'an dan Sunnah Rasul ..

Kebanyakan pemimpin masyarakat Islam dan juga urang islam itu sandiri
kiniko indak beridiologi atau punyo tuntunan hidup islami tapi
idiologi lain yang kebanyakaan bersumber dari idiologi kapitalis
materialisme, liberalisme,sosialis  yang hanya memuja kehidupan dunia
dan mengabaikan tujuan akhirat.. Padahal idiologi Islam adalah
Idiologi (way of life ) yang membalancing kehidupan dunia dan
akhirat..

Jadi sabananyo yang banyak kito liek kinituu bukan pamimpin atau urang
islam yang beridiologi Islam tapi pamimpin dan urang islam  yang hanyo
baragamo islam tapi   ber-idiologi lain...Urang islam tapi idiologinyo
kapitalis atau liberalis atau sosialis.. indak ado yang amuah dan
kosisten jo idiologi islamis....Islam hanya sebatas ritual bukan
merupakan idiologi.. atau tuntunan hidup secara menyeluruh... sehingga
ritual atau ibadah yang dilakukan tidak teraplikasi dan tercerminkan
dalam gaya dan cara hidup yang islami.. Sholat jalan korupsi juga
jalan.. naik haji ok tapi berboong dan nepu juga lanjut..

Kenapa kebanyakan kita orang Islam beragama islam tapi tidak
beridiologi islam, tentunya tidak terlepas dari peran para penjajah
kolonialis Barat yang mewariskan serta menciptakan kondisi umat islam
jauh dari idiologi islamis walaupun mereka sudah merdeka..Kalau kita
lihat negara negara islam yang sudah merdeka dari penjajajahan
selalunya di kuasai oleh elite, intelektua dan kelompok kelas menengah
yang jauh dari idiologi islam..walaupun mereka beragama islam tapi
idiologinya bukan islam atau dengan kata lain kelompok sekuler yang
berkiblat ke bekas penjajahnya.. Kelompok kedua adalah kelompok
meliter yang biasanya direcoki dengan paham nasionalisme yang kuat dan
menomorduaan bahkan membelakangi idiologi Islamis sesuai denga
agamanya. jarang kita lihat di negara negara Islam, meliternya
akomodatif terhadap idiologi islamis yang bersifat universal...

Idiologi islamis jadi asing di daerah yang mayoritas islam.. Urang
islam dikondisikan untuk jauh dan malahan elergi terhadap idiologi
atau tuntunan hidup islamis.. Partai partai islam yang beridiologi
islamis di kerdilkan dan ngak dibiarkan untuk berkembang dan di hantam
dari segala arah... dan yang ditonjolkan dan di publikasikan dengan
luas adalah kelompok kelompok islam radikal yang pada dasarnya adalah
binaan dan project dari kekuatan kekuatan anti Islam.. Idiologi islam
di identikkan dengan keterbelakangan, sektarian, dan teroris... sampai
sampai urang islam merasa takut untuk menjadikan islam sebagai dasar
dan idiologinya..Partai partai islam yang punya potensi untuk maju
karena didukung oleh kelas menengah dan mereka yang terdidik seperti
MB di mesir, FIS di aljazair.. dan mungkin juga PKS  di Indonesia di
hajar sebelum berkembang dan jadi kuat..

Mujica adalah contoh anomali dari seorang marxis yang real
ber-idiologi marxis...banyak juga pemimpin marxis tapi ngak real
marxis tapi lebih pada diktator bantuak keluarga Kim dari Korut..
Untuak urang islam kita merindukan pemimpin Islam yang real
beridiologi Islam...Pemimpin seperti ini tentunya lebih besar
peluangnya muncul dari partai partai yang beridiologi islam atau yang
menjadikan Islam sebagai sebagai dasar perjuangannya.. dan partai
serta kelompok ini baru akan bisa  kuat dan berperan kalau umat islam
tidak elergi lagi dan mensupportnya... dan saat sekarang ini
kondisinya agak memprihatikan partai partai Islam sedang mengalami
ujian berat dalam mempertahankan kelansungan hidupnya di seluruh dunia
Islam.

Arab Spring yang pada awalnya memberi harapan akan kebangkitan Islam
di tanah Arab jadi berbalik arah menjadi ajang kompanye anti islamis
atau perang terhadap politikal islam.. Kelompok Islam di mesir lagi
ditekan habis.. di libia juga lagi disudutkan , di Syria lagi
diplintir dan dibelokkan jadi kelompok radikal yang melenceng dari
ajaran Islam.. Di Indonesiapun ngak satupun calon presiden muncul dari
partai islam.. karena ngak PD dan Minder.. Padahal kompotitor utamanya
terlalu biasa.... Jangan kan muncul pemimpin Islam seperti Mujica yang
konsisten dengan idiologi marxisnya, untuk maju jadi calon presidenpun
tokoh dan pemimpin Islam Indonesia masih belum punya nyali...
penyebabnya barangkali karena masih dominannya urang Islam Indonesia
yang elergi dengan partai dan idiologi islam..
barangkali...wallahuallam..

Wass,
Sfd, KL


On 8/4/14, Akmal Nasery Basral <[email protected]> wrote:
> Tarimo kasih ateh urun pandapek sanak Syafruddin Syaiyar dengan
> contoh-contoh inspiratif.
>
> Tetapi seperti ambo duga sebelumnya, memang tidak akan ada (tidak banyak)
> dunsanak palanta yang tertarik untuk menanggapi serius topik yang,
> sesungguhnya, sangat serius ini. Paling tidak dibandingkan saat pilpres
> yang banyak "kaba ambuih-ambuih" tak peduli sedang bulan Ramadhan sekali
> pun, sehingga selalu berdentam-dentam promosi kehebatan calon presiden dari
> kedua kubu.
>
> Dan mungkin lebih tidak menarik lagi jika mengetahui alasan mengapa Mujica
> menyumbangkan 90% gajinya setiap bulan sebagai presiden adalah agar dengan
> 10% gaji yang tersisa (USD 1,200) dia ingin merasakan hidup dengan
> pendapatan rata-rata sebulan penduduk Venezuela.
>
> Mujica terasa makin aneh karena menolak tinggal di Istana Presiden dan
> memilih tinggal di rumah pribadi  -- sebetulnya mantan Presiden Soeharto
> juga tinggal di rumah pribadi saat memerintah, begitu juga dengan Pres SBY
> sekarang. Namun bedanya adalah karena -- rumah pribadi Mujica hanya terdiri
> dari satu ruang tidur di ladang milik istrinya, dan dia pun  hanya
> berkendara mobil VW tua keluaran tahun 1987!
>
> Ketika media massa di seluruh dunia menemukan fakta-fakta itu dan
> menyebutnya sebagai presiden termiskin di dunia, Mujica dengan tegas dan
> penuh percaya diri membantah. "Orang yang miskin bukan yang memiliki barang
> sedikit, melainkan mereka yang  selalu butuh lebih, lebih, dan lebih banyak
> lagi. *Saya tidak hidup dalam kemiskinan, saya hidup dalam kesederhanaan.*
> Hanya sedikit benda yang saya butuhkan untuk hidup.  (*A poor person is not
> someone who has little but one who needs infinitely more, and more and
> more. I don’t live in poverty, I live in simplicity. There’s very little
> that I need to live*).”
>
> Mengapa dalam kehidupan Mujica, seorang eks-Marxist yang berani mendekam 14
> tahun di penjara untuk mempertahankan keyakinannya, kita bisa melihat
> pancaran kesederhanaan hidup Abu Bakar r.a. dkk, sanak Syaf?
>
> Mengapa tidak dalam kesederhaaan hidup mayoritas pemimpin Islam yang sudah
> (berulang kali) naik haji (plus umrah), melihat langsung dengan mata kepala
> sendiri lokasi makam Nabi, merasakan pengalaman spiritual relijius di tanah
> suci yang seharusnya bisa membawa mereka pada masa 14 abad silam bukan
> hanya sebagai "oleh-oleh cerita" saat kembali ke Indonesia, tapi
> mengejawantah menjadi sikap?
>
> Untuk mudahnya, dan agar terhindar dari romantisme masa silam
> berkepanjangan, marilah kita hela contoh kesibukan Mujica dan para (negara)
> muslim di abad ke-21 ini agar perbandingannya mengkudu dengan mengkudu.
> Mengapa hidup Mujica, seorang PRESIDEN non-muslim, bisa begitu sederhana,
> sementara kehidupan sebagian muslim, bahkan yang NON-PRESIDEN pun, tak
> sedikit yang gemerlap *allahurabbi*, dengan indikator awal pakaian "Islami"
> yang mereka gunakan dengan aneka warna, corak, ragam bahan, yang mahal nya
> pun *allahurabbi* pula?
>
> Ini yang ambo belum bisa paham, dan mungkin sanak Syafruddin Syaiyar bisa
> membantu menjelaskan.
>
> Wassalam,
>
> ANB
>
>
> Presiden Uruguay, Jose Mujica memasuki rumahnya diikuti anjingnya, Manuela.
>
>
> Presiden Jose Munica di depan rumah bersama istrinya, Senator Lucia
> Topolansky.
>
>
> Presiden Jose Mujica keluar dari "mobil kepresidenan" VW 1987.
>
>
> Pada 4 Agustus 2014 12.41, Syafruddin Syaiyar <[email protected]>
> menulis:
>
>> Saketek Urun Pandapek (pandapek pribadi tantunyo)
>>
>> Ada juga beberapa pemimpin muslim yang menerapkan pola hidup sederhana
>> dan merakyat. Kalau ngak salah  Ayotullah Khomaini tinggal dan hidup
>> secara sangat sederhana untuk ukuran negara sebesar dan sekaya
>> Iran..Kemudian ada juga meteri besar Kelantan Nik Aziz Nik Mat yang
>> sering dipanggil Tok Guru  di Malaysia dari partai PAS yang hidup juga
>> sangat sederhana untuk ukuran menteri besar (setara gubernur).
>> Kemudian juga ada Sheikh Yasin pendiri Hamas yang duduk di korsi Roda
>> hidup sederhana dan bersahaja tapi sangat dihormati rakyatnya dan
>> ditakuti musuhnya....
>>
>> Untuk kasus Tok Guru menteri besar Kelantan, dengan berbagai cara
>> mulai dari Mahathir, Pak Lah dan Najib berusaha untuk mengalahkan PAS
>> dan Tok Guru di Kelantan tapi tidak berhasil karena kuatnya keteladaan
>> menteri besar ini.. Baru beberapa tahun yang lalu Tok Guru mundur jadi
>> menteri besar Kelantan karena faktor usia yang kalau ngak salah sudah
>> diatas 80 tahun.
>>
>> Sebenarnya banyak juga potensi pemimpin muslim yang dapat memberi
>> ketauladanan seperti awal awal Daulah Islamiyah.
>> Masalahnya mereka ngak muncul kepermukaan karena salah kaprahnya umat
>> islam yang menghindari politik, dengan jargon politik itu kotor,...
>> Dengan menghindarnya mayoritas umat islam yang baik dan jujur  pada
>> politik, otomatis yang mendominasi politik/kekuasaan  adalah orang
>> kapir dan umat islam yang berpaham sekuler yang hanya melihat politik
>> adalah urusan dunia dan kekuasaan belaka..
>>
>> Selagi mayoritas umat Islam elergi pada politik dan menghindari untuk
>> terjun dan menjadi pamain dalam politik, selagi itu pemimpin yang
>> Islami di negara mayoritas Islam sulit untuk muncul..Kalau umat islam
>> sudah punya "mindset" dan melihat politik itu suatu yang TIDAK perlu
>> dihindari dan dapat dijadikan sebagai Ibadah dan pengabdian pada
>> Masyarakat  disaat itulah akan bermunculan pemimpin pemimpin Muslim
>> yang sesuai tuntunan agama.
>>
>> Kesadaran berpolitik dan mindset yang tidak mengharamkan politik
>> seperti inilah yang sangat ditakuti negara barat/kapir dan juga negara
>> Islam yang dipimpin oleh pemimpin/raja dan elitenya yang serakah dan
>> korup..Barat takut pada kebangkitan politikal islam yang bisa merusak
>> dominasi dan penguasaan mereka di negara mayoritas islam .. Dan
>> pemimpin pemimpin/raja negara islam yang Korup serta serakah  takut
>> kehilangan kekuasaan, keistimewaan dan previlege mereka karana umat
>> islam yang diperintahnya melek dan sadar politik dan ngak bisa dibodoh
>> bodohin...
>>
>> Bagi Barat serta pemimimpin dan elite Islam yang serakah... Ikhwanul
>> Muslimin (Muslim Brotherhood), Hamas  dan juga PKS di Indonesia yang
>> menerima demokrasi dan percaya pada pemilihan umum lebih berbahaya dan
>> sangat ditakuti dari pada ISIS dan Al Qaeda yang oteriter dan kejam..
>> Kesadaran politik umat islam lebih berbahaya dari ancaman teror..
>>
>> Jadi jangan heran kalau Morsi dan Brotherhood di Mesir di kudeta dan
>> pendukungnya dibantai dan dikejar kejar oleh Jenderal Sisi binaan
>> Amerika dan Israel dan disokong raja Saudi dan UEA, Dunia diam seribu
>> bahasa.. Begitu juga dengan  Hamas yang sekarang lagi di bumi
>> hanguskan oleh Israel disokong penuh oleh  Amerika, Barat dan beberapa
>> negara Arab seperti Mesir, Saudi, UEA dan Jordan.. Tak lain tak bukan
>> karena Hamas yang menguasai Gaza memperlihatkan kepemimpinan dan
>> pemerintahan yang Islami dan demokratis..
>>
>> Barat yang berkoloborasi dengan pemiimpin pemimpin dunia Islam yang
>> serakah dan ngak Islami akan memastikan politikal Islam yang
>> demokratis ngak akan berhasil dengan berbagai cara... Boleh saja
>> dengan penyusupan pada elite partai islam itu sendiri, kompanye
>> negatif dan pembunuhan kharacter dari partai islam(seperti yang di
>> alami PKS sekarang) atau kalau sudah terlanjur berkuasa dan dipercaya
>> masyarakat seperti di Mesir di kudeta dan dihancurkan dengan kekuatan
>> meliter dan senjata seperti Hamas di Gaza saat sekarang ini..
>>
>> Target utama israel dan sekongkolannya seperti pemerintah meliter
>> Mesir dan raja Saudi adalah menghancurkan Hamas, partai islam  yang
>> menang di Gaza secara demokratis dan setelah di embargo dan di jadikan
>> penjara selama 8 tahun masih dapat bertahan hidup dan masih mampu
>> menahan dan memukul balik kekuatan meliter terkuat, tercanggih, dan
>> terkejam di Dunia.
>>
>> Jadi yang perlu ditumbuhkan dan dipupuk sekarang ini oleh Dai,
>> Pendakwah , Ulama dan Utstaz adalah kesadaran politik Umat Islam,
>> Sudah bukan jamannya lagi umat islam menjadi pemain pinggiran..
>> Jadilah pemain utama dan besar kemungkinan disaat itu akan bermunculan
>> pemimpin pemimpin Islam yang kapabel dan kredibel dan tentunya
>> Islami..
>>
>> Erdogan pemimpin Islami Turkey telah  terbukti dan berhasil mengangkat
>> perekonomian Turkey dan Marwah serta Harga Diri masyarakat Turkey yang
>> sejak kehancuran kekhalifahan Osmani gagal dilakukan oleh pemimpin
>> sekuler dan meliter yang ngak lebih ngak kurang hanya menjadi boneka
>> dan antek antek dominasi Barat....
>>
>> Pingin dan mengidamkan pemimpin yang Islami, tumbuhkanlah kesadaran
>> politik umat islam.. rebut kepempinan dan jangan hanya jadi pemain
>> pinggiran.. Sokong partai Islam dan jangan partai sekuler/non islamis
>> lagi .. Saat mayoritas umat Islam sadar akan kekuatan politiknya saat
>> itulah baru ada harapan untuk munculnya pemimpin Islam yang islami..
>>
>> Selagi mayoritas umat islam masih punya mindset dan pandangan Islam
>> yes partai islam dan politikal islam noo.. selagi itu pemimpin yang
>> islami susah akan muncul..apalagi ikut ikutan mendeskreditkan partai
>> Islam seperti yang dialami PKS beberapa tahun terkahir ini..
>>
>> AKP/Turkey.. Hamas..dan PAS di Kelantan.. dan juga MB di Mesir (yang
>> sekarang lagi di perlakukan tidak adil oleh Firaun moderen sebagai
>> partai terlarang/teroris),sudah menunjukkan dan membuktikan bahwa
>> Partai Islam dapat berdemokrasi dengan baik dan amanah...
>>
>> Sakadar bapandapek marespond himbauan sanak ANB..
>>
>> Wass,
>> Sfd, KL, Malaysia.
>>
>>
>>
>> On 8/4/14, Akmal Nasery Basral <[email protected]> wrote:
>> > ... Presiden Uruguay, tapinya. Bukan presiden negara lain.
>> >
>> > [image: Photo: José Mujica is the poorest president in the world. He
>> makes
>> > 12,000 USD a year and donates 90% of that to charity. What a guy.
>> > http://bit.ly/Humble-President]
>> >
>> > Presiden Uruguay *José Alberto "Pepe" Mujica Cordano *adalah presiden
>> > termiskin di dunia.  Dari gaji bulannya yang USD 12.000,  *90 %
>> > (sembilan
>> > puluh persen) *disumbangkannya untuk kepentingan rakyatnya.
>> >
>> > http://en.wikipedia.org/wiki/Jos%C3%A9_Mujica
>> >
>> > Dan kita bertanya: mengapa hal seperti ini tidak kita lihat pada
>> > pemimpin
>> > muslim, padahal contoh sedekah ekstensif seperti ini sudah dicontohkan,
>> > berulangkali, oleh para khalifah legendaris seperti Abu Bakar, Umar dan
>> > para pelanjutnya?
>> >
>> > Ada yang mau berbagi pendapat?
>> >
>> > Wassalam,
>> >
>> > ANB
>> >
>> > --
>> > .
>> > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain
>> > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> > ===========================================================
>> > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> > * DILARANG:
>> >   1. Email besar dari 200KB;
>> >   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> >   3. Email One Liner.
>> > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> > mengirimkan biodata!
>> > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> > mengganti subjeknya.
>> > ===========================================================
>> > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
>> > di:
>> > http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> > ---
>> > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> > Google Grup.
>> > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim
>> > email ke [email protected].
>> > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>> >
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain
>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>>   1. Email besar dari 200KB;
>>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>   3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Google Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
> email ke [email protected].
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke