Sabtu, 23 Agustus 2014 02:40

*SICINCIN-MALALAK, HA­LUAN — *Sejumlah jembatan pada jalur Sicincin-Malalak
diduga asal bangun dan penger­jaannya kurang sempurna. Dari sekitar 13
jembatan di sepanjang jalur itu 7 di antaranya diba­ngun oleh PT Maidah
Rekajaya dan selesai tahun 2012 dengan total anggaran Rp 12.217. 480.000.
Anggarannya berasal dari APBN.

Tujuh jembatan yang diba­ngun oleh PT Maidah Rekajaya tersebut di
antaranya;  *Perta­ma, *Jembatan Sungai Paman (Paraman 1)  KM 58 + 300
dengan panjang 15 meter.  *Kedua,* Jembatan Batang Air Nabu, Paraman 2,
pada Jalur Sicincin-Malalak KM 58 + 500 dengan panjang 15 meter.

*Ketiga,* Jembatan Kelok-Kelok 1 ( Air Kelok 1) KM 60 + 590 dengan panjang
15 meter. *Keempat,* Jembatan Kelok-Kelok 2 ( Air Kelok 2) KM 60 + 800
dengan panjang 15 meter. Selanjutnya, *Kelima, *Jembatan Batang Malalak, KM
77 + 010 dengan panjang 8 meter.

Proyek jembatan yang dilak­sa­nakan oleh kontraktor PT Maidah Rekajaya ini
nomor kontraknya, KU.08.08/KTR.03. PPK-06-PJN.II/III/2012 tanggal 12 Maret
2012. Pengerjaan proyek yang berada di bawah pengelolaan pengguna jasa PPK
06 Pelak­sanaan Preservasi dan Pening­katan Kapasitas Jalan dan Jembatan
Nasional Padang Panjang dan sekitarnya tersebut selama 240 hari kalender.

Pelaksanaan proyek dengan sistem kontrak Unit Price serahterima tahap
pertama (*Provisional Hand Over*/PHO) pada tanggal 7 Nopember 2012. Dan
rencananya proyek dengan Konsultan Supervisi PT Maha Charisma Adiguna ini
akan serahterima akhir (FHO) pada 6 November 2014 mendatang.

Jembatan yang diduga asal jadi pengerjaannya alias tidak sempurna di
antaranya Jembatan Batang Air Nabu, Paraman 2, pada Jalur Sicincin-Malalak
KM 58 + 500 dengan panjang 15 meter.  Jembatan ini dibangun di atas eks
jembatan lama.

Hanya saja puing-puing tiang beton jembatan lama yang ada di bawah
bentangan jembatan baru tidak dibongkar secara sempurna. Akibatnya, aliran
air Batang Nabu jadi terhalang, karena tiang beton jembatan lama posisinya
persis berada di tengah-tengah sungai. Kontraktor diduga tak mau
mengerjakan itu untuk menghemat anggaran pengerjaan proyek.

Pada jembatan lainnya yang juga dibangun oleh PT Maidah Rekajaya, batu-batu
besar dan tiang beton eks jembatan lama yang berada di bawah atau di
sekitar bentangan jembatan juga tidak dibersihkan atau dibenahi oleh
kontraktor. Akibatnya terjadi penyempitan daerah aliran sungai  di sekitar
jembatan. Lagi-lagi diduga kontraktor tak mau mengerjakan itu untuk
menghe­mat anggaran pengerjaan proyek.

“Tampaknya pembangunan memang tidak sempurna. Jika air Batang Nabu ini
besar saat musim hujan bisa menyebabkan banjir dan lama-lama bisa
mengganggu konstruksi jembatan baru,” kata, Par (26) warga yang ditemui di
lokasi, Kamis (21/8). Dia juga menyayangkan mengapa jembatan itu tidak
dicat dengan baik hingga indah dipandang mata.

Dia juga mencontohkan beberapa jembatan di sepanjang jalur Sicincin-Malalak
yang dikerjakan oleh PT Maidah Rekajaya tidak dicat dengan baik. Sehingga
jembatan yang baru serahterima finalnya dilakukan pertengahan tahun 2014
tampak sudah kusam dan usang.

Dirut PT Maidah Rekajaya, Buchari Bachter mengatakan proyek jembatan yang
dikerjakan perusahaannya sudah serah terima Bulan Juni 2014.  “Tang­gal
pasti penyerahan FHO ini saya tidak ingat, tapi  yang pasti diserahkan
bulan Juni 2014. Selama pengerjaan proyek jalan Sicincin-Malalak, kita
tidak menemui hambatan,” kata  Buchari Bachter yang lebih dikenal dengan
panggilan Ayi, beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tata Ruang Pemukiman Sumatera Barat
Suprapto menga­takan, terkait adanya kondisi jembatan yang rusak akan dicek
oleh petugas. Menurutnya, saat ini kondisi jembatan di sepanjang jalan
Sicincin-Malalak aman untuk dilalui. “Jembatan terakhir yang dibagun dua
tahun yang lalu, jadi pasti aman. Selain itu, umur layanan jembatan
mencapai 25 tahun,” katanya, ketika dihubungi Jumat (22/8).

Kemudian terkait jembatan Pinang Awan di Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan
Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan yang retak, Suprapto mengatakan keretakan
terjadi pada jalan bukan pada jembatan. “Itu diizinkan terjadi untuk
pengerjaan beton dan akan segera ditutup dengan semen,” ujarnya singkat.
*(h/wis/eni)*
http://harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/33658-jembatan-sicincin-malalak-dibangun-asal-jadi
-- 



*Wassalam*



*Nofend St. Mudo37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok
SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola *

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke