Aww. Satuju bona masukan2 tsb. tarutamo takaiek jo Harato Pusako Tinggi jo 
turutannya tamasuek mamaliharo Adek jo Rumah Gadang sangeik paralu supayo 
generasi demi generasi tetap takiek secaro langsung jo kampuang halamannyo.
Wass.
Haasma (Lk/70/Depok)


Pada Senin, 15 September 2014 16:44, Maturidi Donsan <[email protected]> 
menulis:
 


 
Menarik apo nan dilewakan pak
Darwin Chalidi
 
Timbul
pertanyaan Ambo…
1). Apo arti
Ranah bagi…
Kalau
generasi ke 2 dan ke 3 ini, masih ada harta pusakanya sekecil apapun,  (pusako 
- hutan tanah dan sako-gelar
kebesaran )  dikampung, ranah baginya
adalah tetap kampung sindiri sama perlakuannya dengan apa yang dia tempati di
rantau.
Berzakat,
korban,  sedekah, gotong royong, membayar
beban adat walaupun keberadaannya  dirantau , disaru atau tidak kesemuanya ini 
juga mengalir ke kampung
hanya mungkin bergilir.
Pusako dan
Sako  mengikat secara kultural bagi
pribumi minang.
Kalau pusako
dan sako ini tak ada, ranah adalah tempat wisata saja bagi perantau.
Kalau toh
masih ada sanak family di ranah, sama saja dengan famili di Medan, Jakarta,
Surabaya dsb.
 
2) . Ikatan
apa…
Pertama
memang ikatan harta pusaka.
Kedua cinta
tanah asal (leluhur).
Kalau yang
dua ini tak ada, sama saja dengan Arab, India ,Tioghoa dan Indo Eropa lainnya.
 
3). Apa yang
bisa…
 
1).  Jatah harta pusaka (ganggan bauntuak) bagi
perantau ini jangan dihilangkan atau dihabiskan oleh yang tinggal di ranah, ini
tugas mamak dalam kaum mengawasinya.
Tugas bapak,
kalau ada jatah pusaka untuk anak, jangan lengah (diabai nagari alah), jatah
itu tetap dipelihara, yang menggarap bisa orang lain, hasilnya dapat tiap
panen, berapapun kecilnya, dikirim kerantau, inilah yang mengikat ranah dan
rantau atau sebaliknya. 
2). Bagi
yang dirantau,  diirumah dalam keluarga
harus dibiasakan berbahasa minang, agar rasa minang itu tetap ada pada generasi
penerus.
3), Rasakan
adat minang sekecil apapun kepada anak yang  dirantau. 
4). Didik
anak hidup dengan agama islam dari kecil. Didik shalat, walaupun shalat unyil
saja dulu. 
5). Jangan
lupa menyimak/mengikuti setiap kegiatan yang ada dikampung masing-masing
Jika 1-5 ini
bisa  berjalan serentak, insyallah ranah
dan rantau akan terikat selamanya.
Apalagi sudah
banyak yang menyadari bahwa tanah harta pusaka (tak boleh pindah tangan ) di
Minangkabau  itu adalah  Jaminan Hidup Abadi bagi pribuminya
(Permanent Life Insurance) yang tidak dipunyai daerah lain di NKRI ini.
 
Sakitu
dulu,  kalau salah batuakan ambo. 
Wass,
Maturidi
(L/76) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke