Terlepas dari cerita muvie, salah satu Cerita Duka untuk Rumah Makan Minang adalah "Budaya Baru" TUSUK GIGI yang disediakan di meja makan.
Saya lihat kejijikan kebiasaan baru ini, selesai makan, makanan masih terhidang, orang enak2 mencungkil taik giginya sambil maota galak2 batul2 bersamburan taik giginya ke berbagai piring makanan yang masih terhidang bertebaran. Malah tambahan komentar duka orang kalau makan di RM Minang adalah nasabahnya dikasih "makanan sisa" yang bolak balik diambil dan dikembalikan ke panci dan dihidangkan kembali. Nah dengan kebiasaan baru cungkil gigi di meja makan ini, resep sisa makanan yang dihidangkan itu pun akan bertambah... Yaaak. Kok diagak-agaki iyo duga awak maagak-i .... --Makngah Sjamsir Sjarif -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
