Dinda Akmal tampaknyo salah tangkok.  


Kisah nan ambo mukasuik adolah kisah (Ambo lalai menuliskan kato "sukses") nan 
samo nan diulang dek Pak Darwin Chalidi, BUKAN kisah "Bintang Laut" yang Akmal 
angkat.  Kisah sukses ikolah nan mengawali (memotivasi) keberadaan BDT pada 
bulan sebelum penyelenggaraan.  Kalau pertanyaan ambo tentang "Apakah sudah 
lahir bisnis baru sesudah BDT", tentu menyajikan kembali kisah sukses yang sama 
bukanlah jawaban yang sesuai sehingga saya katakan tak menambah warna baru bagi 
saya.  Tentunya bukan berarti tak berwarna.  Semoga dapat Akmal pahami.  


Perihal quadrant ESBI yang dilangsir Pak Kiyosaki memang menjadi impian saya 
sejak lama.  Quadrant "I" itulah yang menjadi minat saya kini. Sejatinya, saya 
cukup beruntung karena menemukan banyak pakar yang bersedia dengan senang hati 
membantu saya agar berhasil, asal saya membayar mereka cukup mahal di muka.  
"No, thanks!" kata saya.


Salam 
ZulTan 



Pada Selasa, 11 November 2014 11:37, Akmal Nasery Basral <[email protected]> 
menulis:
 


Kanda Zultan: Kisah yang sama sudah ditayangkan tiga minggu  menjelang 
penyelenggaraan BDT masa itu, sehingga pengulangan kisah tak memberi warna baru 
bagi saya. 

ANB: O, baitu yo kanda. Maaf ambo indak tahu. Waktu mambaco soal Griya Buah itu 
(baru ambo baco pulo di palanta ko), mendadak muncul di kepala kisah lelaki tua 
di pantai itu, secara spontan. 

Dan seandainya pun kisah klasik itu "tak memberi warna baru bagi saya (menurut 
kanda Zultan)" dek karano di siko palanta dengan ratusan (ribuan?) pembaca, 
mudah-mudahan ado pulo 1-2 "bintang" laut yang mendapat manfaat dari cerita 
itu. 

Taringek pulo di ambo, kalau kanda alah mandanga langsung kisah tu dari Robert 
Kiyosaki (penulis "Cashflow Quadrant"?), bukankah selama ini Kiyosaki dikenal 
sebagai penganjur "pindah quadrant" bagi para pembaca buku/hadirin seminarnya? 
Agar publik jangan selamanya menjadi -- misalnya orang gajian bulanan -- tapi 
pindah menjadi entrepreneur. 

Saketek tanyo: apakah kanda ZulTan alah ado rencana pulo untuk pindah quadrant? 
 Kalau dilihat dari penjelasan sampai menghadiri seminar Kiyosaki, mestinya 
minimal semangat untuk itu alah sabana berkobar yo, kanda ZulTan?

Salam,

ANB



Pada 10 November 2014 21.10, 'ZulTan' via RantauNet 
<[email protected]> menulis:


>
>
>
>Kisah
yang sama sudah ditayangkan tiga minggu  menjelang penyelenggaraan BDT
masa itu, sehingga pengulangan kisah tak memberi warna baru bagi
saya.  Jika tiga tahun kemudian saya ingin mendengar success story peserta BDT 
RN
tentu bukan kisah yang sama yang saya harapkan.  Boleh jadi sukses itu
ada, tapi belum diungkap karena segan, malu, takut dibilang sombong atau ria
dan takabur.  Atau memang tak ingin diketahui mengingat usaha adalah
kompetisi.  Atau karena tak ada yang menanyakan.  Atau (maaf) memang
benar-benar belum ada.  
>
>
>Saya
tidak meragukan BDT, justru sebaliknya, saya sangat berharap program sejenis
tetap digalakkan setelah mendapat masukanmaupun keluaran dari
siapa pun termasuk kendala-kendala yang dihadapi peserta di lapangan, agar 
efektivitas BDT dalam melahirkan Pengusaha Minang Baru makin
dapat diandalkan.  Saya sama sekali tidak ragu akan kemampuan pemateri
atau fasilitator yang jelas-jelas sangat berpengalaman namun lebih kepada 
motivasi peserta ketika memutuskan untuk  ikut BDT.  Apakah benar-benar sudah 
sangat “birahi” ingin
memiliki usaha sendiri atau kesertaan hanya sekadar penambah-nambah wawasan,
pengisi waktu luang, mana tahu..., siapa tahu kelak diperlukan, minimal untuk 
silaturahim
apalagi nyaris cuma-cuma tanpa bayar dan alasan-alasan semisalnya yang jauh
dari analogi ikan laut yang terdampar menjelang ajal yang disajikan Akmal yang 
kebetulan sudah saya dengar di
beberapa ajang bahkan versi globalnya saya dengar secara Live dari Robert T. 
Kiyosaki ketika beliau datang ke Jakarta.
>
>
>
>Lebih dari sekali saya mendengar bahwa pelatihan-pelatihan bisnis berbayar 
>mahal cenderung lebih
sukses dalam mencetak hasil dibandingkan yang lebih murah bukan karena trainer, 
metode atau bonafiditas
fasilitasnya tetapi karena pesertanya orang-orang yang memiliki passion; 
BERHASIL atau BERHASIL, kecuali kesertaannya mandatori kantor.
>
>
>
>"Nothing great in the world has been
ever accomplished without passion," kata mendiang Georg WF Hegel,
seorang filsuf Jerman dua abad yang lalu.
>
>
>Banyak maaf.
>
>
>Salam 
>ZulTan 
>
>
>-- 
>.
>* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
>wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
>* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>===========================================================
>UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>* DILARANG:
>1. Email besar dari 200KB;
>2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
>3. Email One Liner.
>* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
>mengirimkan biodata!
>* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
>subjeknya.
>===========================================================
>Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
>http://groups.google.com/group/RantauNet/
>--- 
>Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
>Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
>email ke [email protected].
>Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke