Pak Saaf n.a.h basarato komunitas r@ntaunet n.a.c.

Sambia manunggu Pak Zaid manjawaok tanyo bapak izinkanlah ambo manyalek
agak sabanta sarayo mengopikan ciek tulisan nan ambo ambiak dari web/blog
tetangga sabalah rumah.

Manuruik jalan pikiran ambo nan singkek ko, nan ambo stabilo kuniang dalam
tulisan di bawah dapek ---untuak samantaro--- diambiak panjawaok tanyo Pak
Saaf nan babbunyi saroman ko : "dalam bidang apa kita orang Minang ini
lebih hebat dari provinsi lain?".

*ORANG MINANG :*



            Suku bangsa Minangkabau, menurut tambo mempunyai nenek moyang
keturunan dari Iskandar Zulkarnain, yang dinukil dalam al-Quran pada surat
Al- Kaffi. Banyak pendapat yang menyatakan bahwa yang dimaksud Iskandar
Zulkarnaini adalah Alexander the Great yang hidup sekitar abad ke 4 SM*.
Orang Minang sangat bangga dengan garis keturunan tersebut. Apalagi nenek
moyang mereka yang bernama Maharaja Diraja bersaudara dengan Maharaja Alif
dari negeri Rum, dan Maharaja Dipang dari Cina. Namun ada pendapat lain
yang mengatakan bahwa Iskandar Zulkarnain tersebut bukan Alexandre the
Great. Yang dimaksud dalam Al-Quran adalah seorang raja yang hidup sezaman
dengan Nabi Musa, yang hidup pada abad ke 13 SM. Zulkarnaen itu artinya
seorang raja mempunyai “dua terompet”, yang mampu mengalahkan Yakjul dan
Makjut. Dan juga mampu membuat benteng tinggi sehingga kedua makhluk
tersebut, tidak bisa masuk.

            Suku bangsa Minangkabau, adalah masyarakat perantau, seperti
juga bangsa Yahudi. Kalau bangsa Yahudi merantau karena negeri mereka
diporak-porandakan bangsa penjajah. Akan tetapi orang Minang merantau
adalah untuk mencari ilmu pengetahuan sekaligus mencari penghidupan. Petuah
orang Minang dikenal : *Karatau madang di ulu, babuah babungo balun.
Marantau bujang dahulu, di rumah paguno balun *(Karatau madang di hulu,
berbuah berbunga belum. Merantau bujang dahulu, di rumah berguna belum). Di
samping itu orang Minangkabau memiliki filsafat yang mereka sebut alam
takambang jadi guru, dengan filsafat ini mereka dapat menyesuaikan diri di
mana mereka berada. Mereka juga cerdas dan cerdik seperti bangsa Yahudi
tapi berpantang  berperangai licik seperti orang Yahudi.

            Serupa tapi tak sama dengan nasib bangsa Yahudi, negeri
Minangkabau pun silih berganti diduduki oleh bangsa maupun kerajaan lain.
Namun bukan seperti orang Yahudi, suku bangsa Minang tidak pernah terusir
oleh bangsa atau kerajaan asing yang menjajahnya. Malah mereka yang
datanglah yang harus menyesuaikan diri dengan masyarakat Minangkabau.

            Adat dan filsafat Minangkabau terus mereka pakai. Dengan adat
dan filsafat tersebut orang Minang mampu menampilkan jati diri mereka.
Mereka dikenal menganut paham egaliter atau kesetaraan, mereka tidak merasa
canggung berhadapan dengan bangsa maupun suku bangsa mana pun. Orang Minang
dikenal pintar berbicara, kepintaran mereka berbicara tersebut mereka asah
di lapau-lapau. Dalam berbicara mereka menggunakan kias dan tata tertib
bicara. Kelebihan orang Minang yang menonjol adalah mampu “membaca pikiran”
lawan bicaranya. Sikap kesetaraan yang dianutnya, membuat ia sangat Pe-De
(percaya diri) dalam posisi yang bagaimanapun sulitnya.

            Pada pasca perang saudara (PRRI), kendatipun mereka berada
dipihak yang ”kalah” , orang Minang masih bisa memasuki pikiran orang yang
mengalahkannya. Tatkala Sukarno berkuasa, mereka berhasil memberi gelar
pada Hartini, salah seorang istri Sukarno. Gelar tersebut adalah gelar
kebesaran perempuan bangsawan Minangkabau, yaitu *Bundo Kandung. *Di
mana *Bundo
Kandung*, diyakini sebagai ratu di negeri tersebut. Dan di saat sekarang,
beberapa orang pejabat negara mereka beri gelar kebesaran adat Minangkabau.
Orang Minang tahu benar, jika seseorang telah mempunyai kecukupan materil
maka mereka akan mencari dan ingin mendapat kebesaran nama, yaitu *Simbol
status.*

            Soal pantas atau tidak, dan pro atau kontra adalah soal lain.
Tapi mereka telah mampu menyalurkan keinginan orang lain. Di mana keinginan
orang lain tersebut tidaklah merusak dan merugikan mereka. Orang Yahudi
boleh saja bangga karena telah berhasil menguasai “pikiran” negara barat.
Dan menindas bangsa Palestina tapi mereka dikutuk dunia. Sementara itu
kebanggaan orang Minangkabau tidak pernah merusak orang lain. Orang Minang
bukan suku bangsa penjajah dan zionis tapi secara semu anda pasti menemukan
“penjajahan tanpa senjata”


Di mana-mana Anda pasti menemukan rumah makan Padang (baca : rumah makan
Minang), dan selera Anda akan cocok dengan masakan hidangan mereka. Kelakar
mereka adalah, “andaikata sudah dibuka permukiman di bulan, maka orang
Minag pasti membuka rumah makan di sana.” Mereka yang pernah bertugas dan
bermukim di Minangkabau, pasti merasakan bahwa jiwa mereka sebenarnya telah
“tinggal” di negeri ini. Walaupun mereka telah kembali ke kampung
halamannya.

            Orang Minang dalam petuahnya menyatakan : *Kok gapuak indak
mambuang lamak. Kok cadiak indak mambuang kawan. Kalau mandepek, urang
indak kahilangan. Lamak di awak katuju di urang!* (Jika gemuk tidak
membuang lemak. Kalau cerdik tidak membuang kawan. Kalau mendapat, orang
tidak kehilangan. Senang bagi kita, urang lain setuju), itulah pikiran
orang Minang yang mendunia. (adamraystar.blogspot.com)


Salam.......................................,
*mm****
---------- Pesan terusan ----------
Dari: Dr. Saafroedin Bahar <[email protected]>
Tanggal: 23 Maret 2015 21.44
Subjek: Re: [R@ntau-Net] Re : Indeks kebahagian dan harapan hidup penduduk
Sumbar, lebih rendah dari PROPINS LAIN.
Kepada: "[email protected]" <[email protected]>


Pak Zaid, jadi dalam bidang apa kita orang Minang ini lebih hebat dari
provinsi lain ?
SB.

Sent from my iPad

> On 23 Mar 2015, at 20.53, Zaid Dunil <[email protected]> wrote:
>
> Sanak sapalanta RN n a h
>
> Ass ww
>
> Terlampir catatan ambo mengenai hal diatas, mungkin ada pendapat
> adidunsanak di RN tantang pokok masalah diateh.
> Wass
>
> Dunil Zaid. 72. Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia Pdg, Tingga di Jkt.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>  1. Email besar dari 200KB;
>  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>  3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
> <Indeks Kebahagiaan.docx>

--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
kirim email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke