Hehehe… mohon maaf, tagalak-galak ambo kali ko mambaco jawaban Mak MM ka
Pak Saaf nan bak caro anak SMP manjalehan ka adiaknyo nan anak SD akan
menghadapi UAS.

Mohon maaf bana ambo 10 jari 11 jo kapalo ka Mak MM, kalau jawaban co itu
ditujukan ka ambo nan matah ko atau ka nan junior-junior di palanta ko,
masih buliahlah.

Nan kaduo, sia tu Adamraystar pemilik blogspot nan dijadikan referensi tu?
Banyak mano namo si Adam ko jo namo Pak Saaf kalau dilakukan uji buto (*blind
check*) di Angku Google. Dan nampak aneh bagi ambo, manga definisi Minang
dalam penjelasan Adam tu tiok sabanta disandiangkan jo Yahudi? Di alinea
kaduo ado ampek kali namo Yahudi disabuik? Aa mukasuiknyo tu?

Nan katigo, satalah Mak MM bapayah-payah mancari rujukan (mungkin dek versi
Adam ko ado "Yahudi" jadi lebih terasa berbobot?), padahal sasungguhnyo
tatok indak manjawek saketek pun pertanyaan Pak Saaf.

Cubolah baco ulang pertanyaan Pak Saaf dengan tanang:
"dalam bidang apa kita orang Minang ini lebih hebat dari provinsi lain?".

Pro-vin-si.

Wassalam,

ANB




Pada 23 Maret 2015 22.59, Muchwardi Muchtar <[email protected]>
menulis:

> Pak Saaf n.a.h basarato komunitas r@ntaunet n.a.c.
>
> Sambia manunggu Pak Zaid manjawaok tanyo bapak izinkanlah ambo manyalek
> agak sabanta sarayo mengopikan ciek tulisan nan ambo ambiak dari web/blog
> tetangga sabalah rumah.
>
> Manuruik jalan pikiran ambo nan singkek ko, nan ambo stabilo kuniang dalam
> tulisan di bawah dapek ---untuak samantaro--- diambiak panjawaok tanyo Pak
> Saaf nan babbunyi saroman ko : "dalam bidang apa kita orang Minang ini
> lebih hebat dari provinsi lain?".
>
> *ORANG MINANG :*
>
>
>
>             Suku bangsa Minangkabau, menurut tambo mempunyai nenek moyang
> keturunan dari Iskandar Zulkarnain, yang dinukil dalam al-Quran pada surat
> Al- Kaffi. Banyak pendapat yang menyatakan bahwa yang dimaksud Iskandar
> Zulkarnaini adalah Alexander the Great yang hidup sekitar abad ke 4 SM*.
> Orang Minang sangat bangga dengan garis keturunan tersebut. Apalagi nenek
> moyang mereka yang bernama Maharaja Diraja bersaudara dengan Maharaja Alif
> dari negeri Rum, dan Maharaja Dipang dari Cina. Namun ada pendapat lain
> yang mengatakan bahwa Iskandar Zulkarnain tersebut bukan Alexandre the
> Great. Yang dimaksud dalam Al-Quran adalah seorang raja yang hidup sezaman
> dengan Nabi Musa, yang hidup pada abad ke 13 SM. Zulkarnaen itu artinya
> seorang raja mempunyai “dua terompet”, yang mampu mengalahkan Yakjul dan
> Makjut. Dan juga mampu membuat benteng tinggi sehingga kedua makhluk
> tersebut, tidak bisa masuk.
>
>             Suku bangsa Minangkabau, adalah masyarakat perantau, seperti
> juga bangsa Yahudi. Kalau bangsa Yahudi merantau karena negeri mereka
> diporak-porandakan bangsa penjajah. Akan tetapi orang Minang merantau
> adalah untuk mencari ilmu pengetahuan sekaligus mencari penghidupan.
> Petuah orang Minang dikenal : *Karatau madang di ulu, babuah babungo
> balun. Marantau bujang dahulu, di rumah paguno balun *(Karatau madang di
> hulu, berbuah berbunga belum. Merantau bujang dahulu, di rumah berguna
> belum). Di samping itu orang Minangkabau memiliki filsafat yang mereka
> sebut alam takambang jadi guru, dengan filsafat ini mereka dapat
> menyesuaikan diri di mana mereka berada. Mereka juga cerdas dan cerdik
> seperti bangsa Yahudi tapi berpantang  berperangai licik seperti orang
> Yahudi.
>
>             Serupa tapi tak sama dengan nasib bangsa Yahudi, negeri
> Minangkabau pun silih berganti diduduki oleh bangsa maupun kerajaan lain.
> Namun bukan seperti orang Yahudi, suku bangsa Minang tidak pernah terusir
> oleh bangsa atau kerajaan asing yang menjajahnya. Malah mereka yang
> datanglah yang harus menyesuaikan diri dengan masyarakat Minangkabau.
>
>             Adat dan filsafat Minangkabau terus mereka pakai. Dengan adat
> dan filsafat tersebut orang Minang mampu menampilkan jati diri mereka.
> Mereka dikenal menganut paham egaliter atau kesetaraan, mereka tidak merasa
> canggung berhadapan dengan bangsa maupun suku bangsa mana pun. Orang Minang
> dikenal pintar berbicara, kepintaran mereka berbicara tersebut mereka asah
> di lapau-lapau. Dalam berbicara mereka menggunakan kias dan tata tertib
> bicara. Kelebihan orang Minang yang menonjol adalah mampu “membaca pikiran”
> lawan bicaranya. Sikap kesetaraan yang dianutnya, membuat ia sangat Pe-De
> (percaya diri) dalam posisi yang bagaimanapun sulitnya.
>
>             Pada pasca perang saudara (PRRI), kendatipun mereka berada
> dipihak yang ”kalah” , orang Minang masih bisa memasuki pikiran orang yang
> mengalahkannya. Tatkala Sukarno berkuasa, mereka berhasil memberi gelar
> pada Hartini, salah seorang istri Sukarno. Gelar tersebut adalah gelar
> kebesaran perempuan bangsawan Minangkabau, yaitu *Bundo Kandung. *Di mana 
> *Bundo
> Kandung*, diyakini sebagai ratu di negeri tersebut. Dan di saat sekarang,
> beberapa orang pejabat negara mereka beri gelar kebesaran adat Minangkabau.
> Orang Minang tahu benar, jika seseorang telah mempunyai kecukupan materil
> maka mereka akan mencari dan ingin mendapat kebesaran nama, yaitu *Simbol
> status.*
>
>             Soal pantas atau tidak, dan pro atau kontra adalah soal lain.
> Tapi mereka telah mampu menyalurkan keinginan orang lain. Di mana keinginan
> orang lain tersebut tidaklah merusak dan merugikan mereka. Orang Yahudi
> boleh saja bangga karena telah berhasil menguasai “pikiran” negara barat.
> Dan menindas bangsa Palestina tapi mereka dikutuk dunia. Sementara itu
> kebanggaan orang Minangkabau tidak pernah merusak orang lain. Orang
> Minang bukan suku bangsa penjajah dan zionis tapi secara semu anda pasti
> menemukan “penjajahan tanpa senjata”
>
>
> Di mana-mana Anda pasti menemukan rumah makan Padang (baca : rumah makan
> Minang), dan selera Anda akan cocok dengan masakan hidangan mereka. Kelakar
> mereka adalah, “andaikata sudah dibuka permukiman di bulan, maka orang
> Minag pasti membuka rumah makan di sana.” Mereka yang pernah bertugas dan
> bermukim di Minangkabau, pasti merasakan bahwa jiwa mereka sebenarnya telah
> “tinggal” di negeri ini. Walaupun mereka telah kembali ke kampung
> halamannya.
>
>             Orang Minang dalam petuahnya menyatakan : *Kok gapuak indak
> mambuang lamak. Kok cadiak indak mambuang kawan. Kalau mandepek, urang
> indak kahilangan. Lamak di awak katuju di urang!* (Jika gemuk tidak
> membuang lemak. Kalau cerdik tidak membuang kawan. Kalau mendapat, orang
> tidak kehilangan. Senang bagi kita, urang lain setuju), itulah pikiran
> orang Minang yang mendunia. (adamraystar.blogspot.com)
>
>
> Salam.......................................,
> *mm****
> ---------- Pesan terusan ----------
> Dari: Dr. Saafroedin Bahar <[email protected]>
> Tanggal: 23 Maret 2015 21.44
> Subjek: Re: [R@ntau-Net] Re : Indeks kebahagian dan harapan hidup
> penduduk Sumbar, lebih rendah dari PROPINS LAIN.
> Kepada: "[email protected]" <[email protected]>
>
>
>
> Pak Zaid, jadi dalam bidang apa kita orang Minang ini lebih hebat dari
> provinsi lain ?
> SB.
>
> Sent from my iPad
>
> > On 23 Mar 2015, at 20.53, Zaid Dunil <[email protected]> wrote:
> >
> > Sanak sapalanta RN n a h
> >
> > Ass ww
> >
> > Terlampir catatan ambo mengenai hal diatas, mungkin ada pendapat
> > adidunsanak di RN tantang pokok masalah diateh.
> > Wass
> >
> > Dunil Zaid. 72. Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia Pdg, Tingga di Jkt.
> >
> > --
> > .
> > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> > ===========================================================
> > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> > * DILARANG:
> >  1. Email besar dari 200KB;
> >  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> >  3. Email One Liner.
> > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> > ===========================================================
> > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
> > ---
> > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Google Grup.
> > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
> > <Indeks Kebahagiaan.docx>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke