Dari Pak Saaf :

"Pak Zaid, jadi dalam bidang apa kita orang Minang ini lebih hebat dari
provinsi lain ?"

Hebat itu sifatnya  relatif, saya suai dengan ZD, walaupun begitu tidak
menghalangi kita untuk menampilkan kehebatan orang minang itu.
Hanya kita sudah dihantui oleh ketakutan akan dituduh ekslusif.

Karena pengaruh pencitraan,dan kawatir dituduh ekslusif  sekarang ini
banyak anak bangsa, pribumi yang sudah tak berani lagi mengedepankan jati
dirinya sebagai yang punya rumah ditanah air bekas jajahan Belanda ini.
Kalau dulu dijajah Belanda dan dimampiri Jepang sebentar,  sekarang dijajah
oleh hantu-hantu yang tak terlihat. Untuik menampilkan sesuatu kita harus
tidak eklusif

*.*
Kita di NKRI ini ibarat punya bilik masing-masing, masing-masing harus
malah wajib memelihara biliknya, kita orang minang,  pelihara bilik kita,
orang lain biarkan mereka memelihara biliknya sesuai dengan adat istadatnya
yang penting dalam wadah NKRI dengan Pancasilanya.

Kenapa pribumi bangsa ini kelihatan sudah begitu kecut untuk menampilkan
kehebatan jati dirinya dari yang lain di NKRI ini.
Kalau sudah banyak pribumi merendahkan jati dirinya sendiri, 17 Agustus
yang akan datang 4 bulan lagi tidak akan bermakna lagi.

Bung Heri Chan Silalahi saja lantang bicara dengan berani, jelas tegas
menyatakan  "blandis-blandis yang ikut Belanda waktu agresi pada perang
kemerdekaan tempo hari... Kata-kata ini jelas ditujukan kepada yang pro
Belanda dan tak mau kehutan dulu itu, (TV ONE 21/3/2015  19:00-20:00)

Kenapa si Padang/Minang dan suku-suku lain-lain malu-malu atau takut-takut
bicara lantang, kalah dengan Bung Heri  apa gerangan, lah kanai apo kito
samonyo ko, saroman ayam diakuak.

Tapi kita yang masih tersisa untuk mempertahanmengertilah kan jati diri
sekaligus mempertahankan tanah yang kita injak ini tetaplah teguh pendirian
antara lain dengan berani dan lantang menyatakan  bahwa  para tamu yang
datang ke sini tahu dirilah titik.

Kembali ke data BPS, saya lebih banyak akan menyimak,karena bagaimanapun
deyure data ini valid 100 %,  defakto antahlah.

Kalau saya menjawab pertanyaan pak Saaf: Dalam bidang apa kita orang Minang
ini lebih hebat dari provinsi lain ?

Kalaui ambo menjawab : Dalam soal Tanah.

Orang minang menyatu dengan tanah yang dia injak dibawahnya. Meskipun dia
merantau tanah itu melekat padanya, kecuali dia murtad.

Minimal orang minang selagi dia di Minang tak perlu beli tanah kuburan.
Tak perlu memaksakan diri meburuh ketempat lain untuk hidup, karena tanah
tersedia untuk digarap.

Inilah kehebatan orang minang dari suku lain di NKRI ini.
Suku lain tak ada ikatan kuat dengan tanah yang dia injak dibawahnya, suatu
saat mereka bisa diawang-awang/terkatung-katung.

Wass,

Maturidi (L/76) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke