Sdr Amri Aziz, Bu Herlina, dkk di Jakarta, dan dima sajo, Memang memilukan kita di Jkt tidak punya tempat lagi untuk bisa berkumpul-kumpul memikirkan masalah2 besar kita secara berminang-minang seperti dahulu. Khusus untuk asrama Mahasiswa Minang, bagus kalau kita buka "Surau Mahasiswa" seperti yang kita miliki di Air Tawar, Padang, di bawah Yayasan Amal Saleh (YAS), yang saya dahulu ikut mendirikannya. Caranya sederhana sekali. Kita menentukan berapa wajarnya kita punya asrama Minang di setiap kampus perguruan tinggi di Jkt itu yang ada mahasiswa Minangnya, yang semua itu bisa dimulai dengan dua asrama masing2nya yang kita jadikan sebagai "Surau Mahasiswa" itu; satu untuk mahasiswa pria dan satu untuk mahasiswi wanita. Kita lalu mencari rumah dekat kampus yang disewakan yang cocok untuk kita jadikan sebagai asrama mahasiswa atau Surau Mahasiswa itu. Minimal untuk bisa tinggal 10 orang. Makin besar dan makin banyak tentu makin baik. Jika ada yang jaraknya cukup berjalan kaki saja ke kampus. Kalau tidak tentu yang bisa pakai motor yang cukup dekat. Berapa sewanya setahun per asrama, jumlah itulah yang kita carikan pendukungnya, cukup untuk sewa satu tahun pertama saja. Karena setiap bulan mahasiswa yang masuk dan tinggal di asrama akan membayar sekian per bulannya dari bulan pertama, sehingga di akhir tahun terkumpul dana untuk pembayar sewa tahun berikutnya. Dan begitu seterusnya, dari tahun ke tahun selama rumah itu dipakai yang kita sewa sebagai asrama itu. Jatuhnya nanti akan sangat murah per bulan atau per tahunnya. Di Surau Mahasiswa YAS di Padang, mereka bayar per bulan tak lebih dari 60 %nya dibanding dengan mereka cari rumah kos sendiri2 di luar kampus secara per orangan. Kita sengaja menjadikan asrama itu menjadi Surau Mahasiswa, karena mereka hidup bersama di asrama itu persis seperti tinggal di Surau. Semua apapun yang harus dan perlu dikerjakan, dikerjakan secara kolektif bersama. Mulai dari membersihkan ruangan dan halaman, bersama, sampai kepada masak bersama, makan bersama, dan apa2 bersama. Di Asrama wanita, mereka shalat berjamaah di asrama bersama. Kalau dekat ke masjid boleh ke mesjid. Di asrama laki2, shalat berjamaahnya ke mushalla/surau/masjid yang terdekat, bergabung dengan masyarakat sambil mensosialisasikan diri dengan masyarakat sekitar. Dengan tinggal bersama di Surau Mahasiswa, mereka bisa pula membikin bermacam kegiatan sosial, baik untuk kampung halaman masing2, maupun untuk ber-minang2 di ranah dan di rantau. Saya kira karena orang Minang di Jakarta ini banyak yang berlebih duitnya dari yang mereka perlukan, jika kita sepakat bersama, akan ada saja nanti yang akan turun tangan membantu mengumpulkkan dana untuk sewa rumah sebanyak yang diperlukan. Dengan itu sekaligus kita juga menghidupkan rasa ber-minang2 di rantau Jakarta, dan bahkan rantau lain2nya yang ada kampus dan mahasiswa Minangnya, seperti Bogor, Bandung, Yogya, Surabaya, Medan, Pekanbaru, dsb. Co lah ambo danga baa reaksi dari kawan2 sadonyo. Salam, MN, 17/04/15
-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
