Dari Padek.com kito baco:

 Tes Perawan, Siapa Takut? 
*Wartawan :* M. Sawal Nur - Xpresi - *Editor : *Riyon - 11 May 2015 08:57 
WIB    *Dibaca :* 6 kali

 
  
Ujian nasional (UN) SMP sederajat baru saja usai. Bagi yang lulus, 
siap-siap melanjutkan ke SMA sederajat. Nah sobeX, di media sosial lagi 
heboh membahas soal tes keperawanan saat ini. Masuk SMA sederajat harus tes 
keperawanan? Ooh my God, peraturan apa lagi ini! 

Setuju nggak setuju, sepertinya di beberapa daerah sudah diterapkan 
peraturan baru ini. Kalau di Kota Padang sepertinya masih belum ada 
kepastian. Simak komentar calon siswa baru yang akan masuk SMA berikut ini. 

Tiara Yulianda, siswi kelas 3 SMPN 18 Padang mengatakan, setuju-setuju saja 
dengan peraturan baru ini. 

“Buat apa juga pusing atau cemas dengan peraturan baru ini. Saya 
menanggapinya biasa saja. Nggak takut. Lagian kalau kita nggak pernah 
berbuat negatif kenapa juga takut. Santai sajalah,” ujar cewek berbehel 
ini. 

Elvionida, siswi kelas 3 SMPN 18 Padang ini juga mengatakan, tak ada 
masalah dengan tes keperawanan.

“Saya sih setuju-setuju saja dengan peraturan ini. Semoga generasi muda 
benar-benar bebas dari pergaulan bebas. Semoga peraturan ini bisa 
diterapkan juga di Kota Padang dengan cepat,” ujarnya.

Bila peraturan ini diterapkan, lanjutnya, maka kalangan pelajar akan mikir 
seribu kali untuk berbuat negatif.

“Jika ia melakukan perbuatan keji maka rugilah tidak bisa meneruskan ke 
jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Semoga dengan adanya peraturan ini, 
generasi mudah lebih teliti dalam memilih teman,” ujar Vio, sapaan 
akrabnya. 

Nadia Nurman, siswi kelas 3 SMP Perti Padang ini juga mengatakan, sudah 
seharusnya Pemko Padang menerapkan kebajikan itu.

“Saya sangat setuju dengan adanya tes keperawanan ini agar cewek-cewek ABG 
yang lainya bisa menjaga kehormatanya dengan baik. Supaya tidak menyesal di 
kemudian hari dan dapat memilih teman mana yang baik mana yang tidak baik. 
Dengan adanya peraturan ini semoga generasi muda ke depanya lebih terjaga 
kehormatanya,” ujar Nadia, sapaan akrabnya. (*)

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke