PERLUATAU TIDAK PERLUKAH MRM ITU?MochtarNaim13Juni 2015 | | GAGASANBapak Rahim Jabbar membentuk sebuah lembaga sosial yang bernama MRM (MusyawarahRakyat Minangkabau) yang berjenjang dari Nagari ke Kecamatan, ke Kabupaten/Kotadan ke Provinsi yang dituangkannya dalam Draft Naskah Akademik PerlunyaDibangun Provinsi DIM (Daerah Istimewa Minangkabau) menggantikan ProvinsiSumatera Barat sekarang ini, sendirinya mengundang polemik: perlu atau tidakperlunya lembaga MRM itu dibentuk. Jika MRM ini dianggap perlu maka disamping DPRN di tingkat Nagari, DPRD Kabupaten/Kota di tingkat Kabupaten/Kotadan DPRD Provinsi, akan ada lembaga sosial tersendiri di setiap tingkat ituuntuk khusus memikirkan berlaku atau tidak berlakunya kaidah ABS-SBK dalammasyarakat; sementara secara fungsional-struktural tugas lembaga legislatif sejakdari DPRN ke DPRD Kab/Kota dan Provinsi di samping juga tugas lembaga yudikatifdi semua tingkat yang sama adalah juga itu. Karena MRM ada di setiapNagari/Kecamatan/Kabupaten&Kota/Provinsi di seluruh Sumatera Barat yangtelah menjadi DIM itu, sendirinya juga akan muncul bermacam pertanyaan, sejakdari keabsahan kelembagaan, cara membentuknya, siapa orang-orang yang akan ditunjuk/dipilihuntuk duduk di MRM itu, hak dan wewenangya, sumber anggarannya, dsb, sertakesamaan dan perbedaan kedudukan dalam menangani masalah ABS-SBK yang sama inidi tingkat DPRN sampai DPRD Prov dan oleh MRM sendiri di setiap tingkat itupula. Sementara, di pihak lain, denganpembentukan DIM itu, yang organisasinya terintegrasi ke dalam sistempemerintahan itu sendiri yang juga bertingkat dari Nagari ke Provinsi,sendirinya juga memikirkan bagaimana ABS-SBK itu terlaksana dalam masyarakat disetiap tingkat itu. Dengan menciptakan MRM di samping lembaga resmipemerintahan dari Nagari ke Provinsi itu sendirinya akan terjadi tumpang-tindihdan perbenturan kepentingan di mana MRM bersifat mengontrol lembagapemerintahan dari Nagari sampai ke Provinsi, sementara tugas yang sama dari lembagalegislatif dan yudikatif di setiap tingkat itu adalah juga itu. Sendirinya berentet pertanyaan yangakan muncul dengan adanya dua lembaga yang punya tugas dan kepentingan yang prinsipnyasama di mana MRM yang berbasis masyarakat dan bertugas mengontrol akan tugaslembaga2 eksekutif, legislatif dan sekaligus yudikatif dari pemerintahan itu,dari Nagari sampai ke Provinsi, tanpa MRM punya hak dan mekanisme yuridis untukmenghakimi dan menilai benar-tidaknya tugas yang dilaksanakan oleh ketigalembaga pemerintahan itu. Karena tugas yang diberikan kepadaMRM itu sama dan bertumpang tindih dengan tugas formal yang dimiliki olehketiga lembaga resmi pemerintahan itu, yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif,di semua tingkat pemerintahan itu, rasanya ide dan konsep MRM yang disampaikanitu, bukan saja tidak relevan tetapi juga akan bertumpang-tindih. Apalagidengan ide DIM yang kita ajukan bersama itu, tugas utamanya adalah justeruuntuk memasukkan paradigma ABS-SBK ke dalam sistem pemerintahan formal, baikeksekutif, legislatif maupun yudikatif, melengkapi paradigma formal kenegaraanyang telah ada dalam kerangka NKRI yang juga berlaku di DIM. Kalau senteng dibilai, kalau kurangditukuak. Keputusan bersama harus segera diambil. Dari MN.
-- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
