izin di share da akmal..
mangindo kayo, tingga di padang, 38+
Pada Senin, 3 Agustus 2015 17:31, Akmal Nasery Basral
<[email protected]> menulis:
Akmal Nasery Basral5 hrs · Edited · MUKTAMAR: DARI RENCANA PEMBUNUHAN HINGGA
PERCERAIAN
Dua ormas Islam terbesar di tanah air, Muhammadiyah dan Nahdlatul 'Ulama,
sedang sibuk menghelat muktamar, yang dalam pengertian umum disebut musyawarah
atau perundingan.Muktamar berasal dari kata "amr" (perkara, urusan), dan ketika
menjadi "i'timar" maka maknanya adalah "qabulul amri" yang berarti menerima
urusan. Sehingga muktamar mengandung esensi i'timar adalah karena adanya
penerimaan dari semua pihak yang terlibat atas hal yang dimusyawarahkan. Di
dalam Al Qur'an hanya dua ayat yang menampilkan kata muktamar (transliterasi
yang lebih tepat: mu'tamar), yakni dalam QS Al Qashash (28):20 dan QS Ath
Thalaq (65):6.Pada ayat pertama, kisahnya tentang Nabi Musa sehabis membunuh
seorang lelaki secara tak sengaja di kota Memphis. Musa yang risau kemudian
mendapat informasi dari seorang lelaki lain bahwa para pembesar Memphis sedang
berunding (muktamar) untuk membunuhnya, sehingga Musa harus pergi secepatnya
dari kota itu jika ingin selamat. Dan Musa mengikuti saran itu, meninggalkan
Memphis menuju Madyan.Pada ayat kedua, kata muktamar disebutkan lebih spesifik:
dalam konteks menjelang perceraian. Pasangan yang tak bisa mengatasi masalah
rumah tangga mereka kecuali dengan perceraian, harus berunding secara baik-baik
(i'tamiru bi ma'ruf) agar tak ada pihak yang terzalimi. Esensi kata muktamar
dalam ayat itu dalam bentuk i'tamiru, dalam gramatika bahasa Arab, mengambil
bentuk fi'il amr atau kalimat perintah.Dengan kata lain: muktamar adalah
musyawarah yang harus mutlak dijalankan dalam keadaan ma'ruf, dengan hasil
terbaik yang bisa diterima semua pihak, tanpa ada pihak yang merasa
terzalimi.Semoga Muhammadiyah dan NU bisa mewujudkan nilai dasar muktamar ini
sebaik-baiknya, sehingga menjadi contoh nyata bagi masyarakat, dan menjadi
acuan etika berunding dari tingkat keluarga hingga para pengelola negara.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.