Tampaknya Angku MN menitik beratkan pakaian wanita Islam hanya pada Jilbab pentup rambut di kepala saja. Rasanya filosofi pakaian wanita islam itu menutup badan dengan pakaian lapang sehingga tidak jelas bagian badan yang menggiurkan. Apakah dalam jangka waktu dua dekade yang disebutkan itu Angku MN tidak melihat perkembangan busana berjibab itu juga mengalami pekembangan?
Lihatlah kiri kanan, misalnya, sudah banyak sekarang, wanita berjilbab tutup rambut kepala, tetapi banjunya menuempit sehingga jelas kemontokan payudara yang menggiurkan. Lihat lagi agak kebawah, pakai celana sempit sehingg jelas goyang panggul molek dan paha ketat ... -- Nyit Sumgut -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
