MEMBANGUN NAGARITUMPUAN DIM KE MASA DEPAN Mochtar Naim 2 September 2015 | D |
ALAM kita merancang DIM kemasa depan, kita sudah harus tahu ke mana biduk itu akan dikayuhkan. Karenabasis kehidupan ber-minang-minang itu ada di Nagari, maka mau tak mau dansendirinya pembangunan ke masa depan itu harus diarahkan ke Nagari, dandiletakkan di Nagari. Nagari makmur, makmurlah Minang itu. Nagari diabaikanmaka hancurlah Minang itu. Jumlah keseluruhan dari Nagari itulah yang kitamaksudkan dengan Minangkabau itu. Membangun Nagari, oleh karena itu, haruslah dari segalasegi, dari atas dan dari bawah, secara sinkron dan simultan. Yang membangunNagari, oleh karena itu, tidak hanya anak nagari di Nagari itu, baik yang di ranahdi kampung halaman maupun yang di rantau di manapun, tetapi juga dari pusat dandaerah secara sinkron dan simultan. Artinya juga dari provinsi, kabupaten/kota,kecamatan dan Nagari itu sendiri. Dasar filosofinya sudah kita sepakati, yaitu ABS-SBK.Selain Pancasila, UUD1945 dan ketentuan perundang-undangan di NKRI ini yangjuga berlaku secara sepenuhnya di wilayah provinsi DIM itu, DIM menghidupkankembali daya dan semangat dari ABS-SBK itu. ABS-SBK tidak hanya sekadardiucap-ucapkan seperti selama ini tetapi benar-benar dipraktekkan dan diamalkantanpa reserve apapun. Dengan itu, ABS-SBK adalah dasar dari perundang-undanganyang berlaku di wilayah DIM, dan ABS-SBK sekaligus adalah juga filosofi dansumber ideologi dan moralitas dari kita membangun Nagari dan DIM itu secaratotalitas ke masa depan. Rujukan moralitas yang tertuang ke dalam ABS-SBK yangmengintegrasikan nilai-nilai adat dan syarak secara terpadu itu, ke depansangat kita harapkan, karena pembangunan dari segala segi tidak hanya bersifatteknis-material-administratif-fisikal saja, tetapi juga moral, akhlaq dan nilai-nilai luhur adat dan agama itu.Kesalahan demi kesalahan yang telah kita lakukan di NKRI selama 70 tahunmerdeka ini sudah harus kita habisi dan ganti dengan pembangunan yang berakhlaqdan bermoral tinggi yang dasarnya adalah adat dan agama: Adat yang berdasarkansyarak, dan Syarak yang bersendikan Kitabullah.* Dengan dasar ABS-SBK itu kita membangun semua aspekkehidupan di Nagari dan di DIM itu. Di bidang politik dan administratifpemerintahan, kita membina sistem pemerintahan yang bersih dan adil, yang jauhdari KKN, dari korupsi, kolusi dan nepotisme, dengan dasar demokrasi kerakyatanyang mengutamakan kepentingan rakyat dan masyarakat. Setiap pelanggaranharuslah dengan sanksi dan hukuman yang berat yang bersifat dan berakibat jera. Trias politika: eksekutif, legislatif, yudikatif, jugaberlaku di Nagari. Nagari adalah bagaikan republik-republik mini yang jugadikenal dalam khazanah ilmu pengetahuan dunia. Nagari yang dipimpin oleh WaliNagari didampingi oleh sistem kepemimpinan kolegial TTS: Tungku nan TigoSajarangan, Tali nan Tigo Sapilin, yang terdiri dari Ninik Mamak, Alim Ulama,Cerdik Pandai, yang lalu diperkuat dengan Bundo Kanduang dan Pemuda.Masing-masing punya tugas dan wewenang sendiri yang berbeda, tapi bersifatsaling melengkapi dan isi-mengisi. Unsur-unsur kepemimpinan yang kolegial-kolektif ini juga terisi dantercermin ke dalam wadah legislatif berbentuk DPR Nagari. Sementara aspek yudikatifnya dimainkan olehkepemimpinan TTS menurut fungsi dan tugasnya masing-masing, baik di Nagarimaupun di Jorong dan Suku masing-masing. * Di bidang ekonomi dan wirausaha, kita melandaskannya kepadausaha bersama yang bersifat kooperatif dengan dasar syariah bagi-hasil. Untukitu Nagari kita jadikan sebagai BUMNagari berbentuk koperasi dari ajaran Hattayang diperkuat dan dijiwai dengan ajaran ekonomi syariah yang mengutamakankerjasama bagi-hasil tanpa bunga dan riba. Dengan itu diNagari ada Bank Syariah Nagari yang menjadi bendaharanya usaha ber-Nagari,selain juga menfasilitasi usaha simpan-pinjam usaha ber-Nagari yang dikelolasecara koperasi. Semua usaha apapun di Nagari, baik pertanian, perkebunan,perikanan, peternakan, industri rumah tangga, apapun, yang bukan usaha pribadi,adalah usaha kerjasama bagi-hasil, yang dikelolakan secara koperasi syariah. Potensiekonomi yang ada dan menonjol di Nagari, baik berupa kekayaan alam maupunmanusianya, adalah basis dari usaha ekonomi di Nagari yang perlu digarap dandikelolakan secara bersama itu. Tanah-tanahulayat yang telah di HGUkan kepada perusahaan-perusahaan asing dan konglomeratnon-pri yang luas totalnya sampai ratusan ribu hektar seluruhnya di SumateraBarat saja, dengan sistem ekonomi koperasi berlandaskan syariah ini perlu danharus ditarik kembali. Yang sudah habis masa pakainya, tanah dan usaha yang adadi atasnya seyogyanya diserahkan kembali kepada rakyat dari Nagaribersangkutan. Sementara yang belum habis, bisa dilanjutkan dengan kerjasamabagi-hasil dengan rakyat di Nagari ikut serta secara berpadanan dalampengelolaannya. Usaha-usaha yang tidak mampu dilakukan oleh orang per orang,tetapi bisa dikelolakan secara bersama, dikelola dalam bentuk Koperasi SyariahNagari. Ekonomi Nagari, dasarnya adalah koperasi syariah. Dengan koperasisyariah kita membangun Ekonomi Nagari, yang sendirinya adalah DIM secaratotalitas.DIM danNagari-nagari dalam kebijaksanaan ekonominya, bagaimanapun, selalu bersifatterbuka. Yang dituju adalah kerjasama ekonomi yang setimpal dan seimbang,dengan siapapun, yang bersifat saling menguntungkan dan saling terbuka, denganjuga mengindahkan prinsip ekonomi kooperatif dengan dasar syariah. * Di bidangsosial, pendidikan dan kebudayaan, selain dengan dasar ABS-SBK, kitapunmengambil manfaat dari pengalaman mancanegara yang telah memperlihatkankeunggulan dan kelebihannya dalam bidang-bidang ini, yang di mana perlu kitabelajar banyak dari mereka dan pengalaman mereka. Keunggulan negara-negara majudi Barat dan di Timur perlu kita cermati dan manfaatkan bagi membangun masadepan DIM itu. Oleh karena itulah,selain dari kita meningkatkan kualitas SDM kita melalui pendidikan dansosial-budaya serta agama ini, kita banyak-banyak mencontoh dari semua yangbaik-baik, yang kalau perlu juga mengirimkan banyak anak-anak kita untukmelanjutkan sekolahnya ke luar negeri ke negara-negara maju itu – seperti yangdilakukan sebelumnya oleh negara-negara yang sekarang telah maju, sepertiJepang, Korea dan Cina, ataupun Singapura dan Malaysia sendiri yang dekatdengan kita. Bukankah Islam sendiri mengajarkan: “Tuntutlah ilmu walau kenegeri Cina sekalipun.”Seiringdengan itu, kitapun juga perlu mempertanyakan, dan menyeligi kembali, kekuatanapa di masa lalu di Minangkabau ini yang memungkinkan dan membikin rakyat danmasyarakat Minang bisa maju sehingga mampu melebihi dan mengungguli rakyat daridaerah-daerah lainnya di Nusantara ini. Ini dibuktikan dengan banyaknya pemimpin-pemimpinnasional yang menggerakkan dan memerdekakan negara ini yang berasal dari Sumatera Barat/Minangkabauini. Sementara sebaliknya, dengan nafas yang sama, kita juga perlu bertanya danmempertanyakan, ada apa, kok sekarang rakyat dan masyarakat Minang yang sama,menurut catatan BPS, meluncur habis ke tingkat kesejahteraan yang nyaristerendah di bumi Nusantara ini? * Sebagaipenutup dari saya, mari kita sinsingkan lengan kita dan kerja kerasbersama-sama dalam membangun Nagari dan Minangkabau yang kita cintai inimelalui DIM itu. Mari kita saling ingat-mengingatkan dan saling bertegur-sapa,agar DIM ini tidak hanya impian, tetapi fakta yang kita garap dan realisasikansecara bersama-sama. Kita perlu idealisme yang tinggi serta konsep yang jelaske depan untuk membangun Nagari dan DIM itu.Semoga Allahmemberi hidayah dan ma’unahNya kepada kita semua, amin! *** -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
