Dari Singgalang kito baco:
Jokowi Kaget Melihat Perkembangan BPTU Padang Mengateh
[MakNgah -- Sjamsir Sjarif]

Jokowi Kaget Melihat Perkembangan BPTU Padang Mengateh 

in Headline <http://hariansinggalang.co.id/category/headline/>, Limapuluh 
Kota <http://hariansinggalang.co.id/category/daerah/limapuluh-kota/> 1 
menit ago 
[image: Presiden Jokowi Saat berada di Balai Pembibitan Ternak Unggul 
(BPTU) Padang Mangateh Limopuluh Kota (bayu)] 
<http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2015/10/Jokowi.jpg>

Presiden Jokowi Saat berada di Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Padang 
Mangateh Limopuluh Kota (bayu)

*PADANG –* Presiden Jokowi kaget melihat perkembangan Balai Pembibitan 
Ternak Unggul (BPTU) Padang Mangateh Limopuluh Kota. Ia menyarankan seluruh 
kabupaten/kota di Indonesia belajar ke sana.

“Jauh-jauh saya mencari pembibitan sapi, sampai ke Nusa Tenggara Timur 
(NTT), ternyata saya temukan di Sumbar,” sebut Jokowi pada Kepala BPTU 
Padang Mangateh, Sugiono Kamis, (8/10).

Menurutnya, pembibitan sapi di Padang Mangateh merupakan pusat pengembangan 
yang baik. Untuk itu ke depan sebanyak 500 kabupaten/kota di Indonesia 
diharapkan belajar ke Padang Mangateh.

“Jika ini dikembangkan, Indonesia tidak akan impor sapi lagi,”sebut Jokowi.
*(yose)*


On Thursday, October 8, 2015 at 2:32:13 AM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> Dari Singgalang kito baco:
>
> Diagendakan Menuju Riau, Jokowi Mendadak ke Padang Pariaman dan Bukittinggi 
>
> in Headline <http://hariansinggalang.co.id/category/headline/>, Sumbar 
> <http://hariansinggalang.co.id/category/daerah/> 1 menit ago 
> [image: Joko Widodo. (net)] 
> <http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2015/05/jokowi1.jpg>
>
> Joko Widodo. (net)
>
> *PADANG –* Setelah sampai di Padang, agenda kunjungan Presiden Joko 
> Widodo mendadak berubah. Jokowi langsung meninjau sejumlah kegiatan di 
> Padang Pariaman dan Bukittinggi. Presiden minta dana desa segera dicairkan.
>
> Semula, Presiden dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau 
> (BIM) Padang Pariaman lalu menempuh jalur darat menuju Riau untuk meninjau 
> penanganan kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan, Kamis (8/10).
>
> Jadwal tersebut berubah, Presiden bersama rombongan yang menginjakkan kaki 
> di BIM pukul 11.30 WIB ternyata batal ke Riau, dan memilih melakukan 
> kunjungan ke Sumbar dahulu yakni di Padang Pariaman dan Kota Bukitinggi.
>
> Selepas dari BIM, Presiden Joko Widodo didampingi Ny. Iriana Joko Widodo 
> bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Penjabat (Pj) 
> Gubernur Reydonnyzar Moenek beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumbar 
> melakukan peletakan batu pertama menandai pembangunan sejumlah 
> infrastruktur di Nagari Parit Malintang, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten 
> Padang Pariaman yang biayanya bersumber dari dana desa kucuran pemerintah 
> pusat. (*/aci)
>
>
> On Wednesday, October 7, 2015 at 7:52:10 PM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>>
>> Dari Antara Sumbar kito baco barito di bawah ko.
>> -- MakNgah
>> Sjamsir Sjarif
>>
>> *Jadwal Kedatangan Presiden di Sumbar Dipercepat* 
>> Rabu, 7 Oktober 2015 19:12 WIB 
>> Pewarta : Miko Elfisha
>> Padang, (*AntaraSumbar*) - Jadwal kedatangan Presiden Joko Widodo di 
>> Sumatera Barat dipercepat satu hari dari semula 10-11 Oktober menjadi 9-10 
>> Oktober 2015.
>>
>> "Rencananya, sebelum ke Sumbar, Presiden lebih dulu ke Provinsi Riau. 
>> Namun, karena di sana pesawat tidak dapat mendarat, maka presiden akan 
>> mendarat dulu di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Kamis(8/10). 
>> Kemudian langsung ke Riau melalui jalur darat," kata Penjabat Gubernur 
>> Sumbar Reydonnyzar Moenek seusai memimpin rapat persiapan kedatangan 
>> presiden bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Auditorium Gubernuran, 
>> Padang, Rabu.
>>
>> Menurut dia, setelah meninjau penanganan kabut asap kebakaran hutan di 
>> Riau (8/10) presiden kembali ke Sumbar keesokan harinya melalui jalur darat.
>>
>> "Titik kunjungan pertama di Sumbar adalah Balai Pembibitan Ternak Unggul 
>> Padang Mengatas Kabupaten Limapuluh Kota. Selanjutnya bergerak menuju Kota 
>> Bukittinggi untuk melakukan peresmian pemakaian fly over Aur Kuning," 
>> katanya.
>>
>> Dia mengatakan, pada hari pertama presiden akan menginap di Bukittinggi. 
>> "Kami usulkan sejumlah kegiatan di Bukittinggi, di antaranya meninjau 
>> Monumen Bela Negara dan tempat kelahiran Bung Hatta. Usulan itu masih 
>> disusun, mudah-mudahan disetujui," katanya.
>>
>> Dari Bukittinggi, presiden beserta rombongan, keesokan harinya akan 
>> melepas start balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2015 etape 
>> VIII di Pasaman Barat.
>>
>> "Usai menuntaskan agenda itu, presiden menggunakan helikopter super puma 
>> terbang ke kawasan wisata bahari terpadu Mandeh Pesisir Selatan yang 
>> selanjutnya meninjau kondisi hunian tetap korban tsunami 2010 di Kabupaten 
>> Kepulauan Mentawai," sambungnya.
>>
>> Kunjungan presiden itu akan berakhir di Kota Padang dengan meninjau 
>> pembangunan stasiun Duku-BIM yang mengoneksikan jalur kereta api dan 
>> penerbangan. Selain itu mengunjungi Masjid Raya Sumbar.
>>
>> "Kami sangat menunggu kehadiran presiden untuk memberikan 
>> sentuhan-sentuhan terhadap pembangunan di Sumbar, seperti jalur kereta api 
>> cepat yang terkoneksi ke BIM karena yang kedua ada di Indonesia setelah di 
>> Kuala Namu," katanya.
>>
>> Presiden juga direncanakan memberikan Kartu Indonesia Pintar, Kartu 
>> Indonesia Sehat, dan Kartu Keluarga Sejahtera di Kelurahan Purus, Kota 
>> Padang.
>>
>> Sementara untuk pengamanan, Komandan Korem/032 Wirabraja, Brigadir 
>> Jenderal Widagdo Hendro Sukoco mengatakan, persiapan pengamanan tidak akan 
>> mengalami permasalahan meski jadwal kedatangan presiden dimajukan dari 
>> jadwal semula.
>>
>> Pihaknya menyiapkan 4.000 personel untuk mengamankan setiap agenda 
>> kunjungan presiden ke Sumbar.
>>
>> "Walaupun waktunya mepet, saya pastikan tidak akan ada masalah. Jauh-jauh 
>> hari pengamanan ini sudah kita siapkan," terangnya.
>>
>> Senada dengan Danrem, Kepala Kepolisan Daerah Sumbar Brigadir Jenderal 
>> Bambang Sri Herwanto mengatakan, meskipun agenda rinci kedatangan presiden 
>> masih disusun dan kemungkinan masih mengalami perubahan, pihaknya siap 
>> menurunkan jajarannya untuk mengamankan kedatangan presiden, mulai dari 
>> jalur kedatangan hingga di titik kunjungan.
>>
>> Jumlah personel dari kepolisian yang dikerahkan mencapai 6.600 orang.
>>
>> "Presiden agendanya banyak, kita yang memang harus menyesuaikan. 
>> Rangkaian kegiatan di daerah secara detail masih disusun oleh tim 
>> kepresidenan nanti disampaikan ke protokoler. Kalaupun ada perubahan, kita 
>> harus mengikuti. Yang terpenting pengamanan kita selalu siap," jelasnya. (*)
>>
>>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke