Angku Maturidi, ini tambahan katarangan latar bulakang dari Riau Mandiri 
waktu Dr Reydonnyzar Moenek diangkat sebagai Pejabat Gubernur Sumatera 
Barat. Memperhatikan latar belakang karir Birokrat dan Akademiknya, 
barangkali Tokoh Baru Sumatera Barat ini perlu diikuti ke masa depan. Siapa 
tahu nanti beliau dapat menjadi inceran mata publik, baik Rang Kampung 
maupun Rang Rantau, untuk melihat beliau menjadi Orang BA-1 nantinya...

Karena Angku Maturidi di Minas dan ingin tahu Kampung atau Nagari Dr 
Reydonnyzar Moenek, barangkali baiak ditanyo langsung ke redaksi Riau 
Mandiri yang tidak begitu jauh daari Minang untuk menyusul berita ini. 
Tolong infokan nanti ...

Salam,
-- MakNgah
Sjamsir Sjarif

Donny Moenek Pj Gubernur Sumbar 
Selasa,18 Agustus 2015 | 14:07:20 WIB
[image: Donny Moenek Pj Gubernur Sumbar]
Ket Foto : Mendagri Tjahjo Kumolo menyematkan tanda simbol Penjabat 
Gubernur Sumbar kepada Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri 
Reydonnyzar Moenek. (haluan riau/safril amir) 

JAKARTA (HR)-Dr Reydonnyzar Moenek, M.Devt. M resmi menjabat sebagai 
Penjabat Gubernur Sumatera Barat. Pria yang akrab disapa Donny itu akan 
mengemban amanat itu hingga terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur 
Sumatera Barat definitif, hasil Pemilihan Kepala Daerah serentak, 9 
Desember mendatang.

Pelantikan Donny Monek yang juga Dirjen  Keuangan Daerah Kementerian Dalam 
Negeri (Kemendagri) itu dilakukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo 
Kumolo, dalam acara yang digelar di Kantor Pusat Kemendagri, Sabtu (15/8).
 
Pelantikan tersebut mendapat perhatian khusus dari Ketua DPD Irman Gusman. 
Senator asal Sumbar itu turut memberi sambutan. Kemudian juga terlihat 
hadir tokoh masyarakat Minang di Jakarta, seperti Fahmi Idris dan Syahrul 
Ujud, Ketua dan sejumlah anggota DPR Sumbar, bupati/walikota se-Sumbar dan 
pimpinan SKPD Pemprov Sumbar.
 
Sebelum dilantik maupun setelah pelantikan, posisi duduk Donny Moenek 
diapit oleh Irwan Prayitno dan Muslim Kasim. Posisi Donny Moenek 
seakan-akan sebagai “wasit” dalam pertarungan Irwan Prayitno dan Muslim 
Kasim untuk memperebutkan kursi Gubernur Sumbar periode 2015-2020 pada 
Pilkada Serentak 9 Desember mendatang.
 
Mendagri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya mengingatkan Donny Moenek untuk 
menjalankan tugas sebagai Pj Gubernur Sumbar dengan penuh tanggungjawab. 
“Walau tugas sebagai Penjabat Gubernur dalam waktu singkat tapi harus 
bertanggungjawab dan tugas tersebut harus dipertanggungjawabkan,” tegas 
Tjahjo Kumolo.
 
Mendagri juga mengingatkan Donny Moenek untuk bersinergi dengan tokoh 
masyarakat Minang, tokoh agama, DPRD dan Forum Daerah. “Jangan lupa untuk 
selalu berkonsultasi dengan Ketua DPRD dan anggota DPR dan DPD dari 
Sumbar,” kata Mendagri.
 
Tidak kalah penting diingatkan Mendagri kepada Donny Moenek adalah terkait 
pelaksanaan tahapan pilkada. Dia mengingatkan Donny untuk menyukseskan 
semua tahapan Pilkada di Sumbar sampai terpilihnya kepala daerah definitif.
 
Pulang Kampung
Bagi Donny Moenek, daerah Sumbar sudah tidak asing bagi dirinya. Bahkan 
dengan ditunjuknya dirinya sebagai penjabat gubernur merupakan kesempatan 
baginya untuk mengabdi di kampung halamannya sendiri.

“Ini kesempatan bagi saya untuk mengabdi di kampung halaman sendiri. Saya 
akan bekerja dengan baik dan berusaha memberikan yang terbaik untuk 
Sumbar,” ujar Donny Moenek kepada Haluan.

Donny lahir di Padang hampir 55 tahun silam. Meski lahir di ranah Minang, 
hidupnya lebih banyak dihabiskan di rantau.
 
Ketika ditemui usai pelantikan, Donny kepada Haluan menuturkan, dirinya 
akan bersinergi dan berkonsultasi dengan semua elemen masyarakat, termasuk 
masyarakat Minang yang ada di rantau. “Siapa pun tahu, potensi masyarakat 
Minang yang ada itu rantau itu sangat besar dalam membangun Sumbar,” kata 
Donny.
 
Reydonnyzar Moenek lahir di Padang 14 Nopember 1960. Setelah menyelesaikan 
pendidikan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Semarang, 
dia mengabdi sebagai staf di Pemprov Jawa Tengah. Kemudian dia mendapat 
tugas belajar pada Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta mengambil 
jurusan Ilmu Administrasi Negara. Sedangkan pendidikan S2 (Pasca Sarjana)  
diselesaikannya di Asian Institute of Management, Makati, Metro Manila, 
Filipina.

Selanjutnya ia meraih Master in Development Management M. Devt. M) – 
Analyst Investasi, Keuangan, Desentralisasi Fiskal dan Public-Private 
Partnership Specialist. 1994:“ Exchange Program” between Asian Institute Of 
Management (AIM) Phillippines with Australian Universities, Australia.
 
Sedangkan pada 2007 ia meraih Post Graduated (Candidate Ph.D) pada Local 
Autonomy College University of Tokyo Jepang, spesialis “ Local Government & 
Regional Finance dengan disertasi: “Searching for the Equilibrium : 
Reformatting the National Integrity, Fiscal Decentralization Indonesia’s 
Cases “. 2014:

Sementara gelar Doktor Ilmu Pemerintahan Bidang Kebijakan Fiskal ia 
dapatkan pada Pascasarjana Universitas Padjadjaran Bandung.
 
Dalam menjalankan karirnya sebagai birokrat, dari Semarang dia hijrah ke 
Kementerian Dalam Negeri. Jabatan yang pernah disandangnya, Direktur 
Administrasi Pendapatan dan Investasi Daerah (APID pada Ditjen BAKD 
Depdagri) (Juni 2008 – September 2010), Juru Bicara Kementerian Dalam 
Negeri/Kepala Pusat Penerangan (2010 – Juni 2013), Staf Ahli Mendagri 
Bidang Hukum, Politik, dan Hubungan Antar Lembaga (Feb 2013 – Juni 2014) 
dan Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Juni 
2014-Sekarang). (sam)
Akses Riaumandiri.co Via Mobile m.riaumandiri.co 
<http://riaumandiri.co/mobile>

On Thursday, October 8, 2015 at 8:11:01 AM UTC-7, Maturidi Donsan wrote:
>
> Untuak lebih mengenal tentu tak ada salahnya kalau kita mengetahui 
> kampuang ketek tampek laie pak Reydonnizar Munek ko.
> atau kalau baliau rang gaek baliau migran ka Padang tantu tau dari mano 
> baliau migran.
>
> Ado babarapo tokoh awak nan indak tahu awak kampuang keteknyo sarupo: 
> Pak DjoDjo- Djohermansyah Djohan, 
> Pak Andrinof Cahaniago tamasuak 
> Pak Reydonnizar
>
> Mungkin adao kawan infonyo, babagilah awak
>
> Wass, 
>
> Maturidi
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke