Presiden Jokowi Taakjub: Pesona Kawasan Mandeh dan Pemeliharaan Rumah 
Bagonjong.
-- MakNgah
Dari Singgalang kito baco:
Presiden Kaget Lihat Pesona Kawasan Mandeh 

in Headline <http://hariansinggalang.co.id/category/headline/>, Pessel 
<http://hariansinggalang.co.id/category/daerah/pessel/>, Sumbar 
<http://hariansinggalang.co.id/category/daerah/> 21 menit ago 

PAINAN – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan percepatan 
pembangunan kawasan pariwisata bahari terpadu Mandeh di Kabupaten Pesisir 
Selatan, Sumatera Barat.

“Saya kaget waktu masuk ke kawasan ini. Betapa indah anugerah Allah SWT, 
itu yang patut kita syukuri. Saya hanya berpikiran kawasan ini bisa 
dijadikan kawasan wisata yang berkaitan dengan wisata bahari, laut, wisata 
kuno,” kata Presiden dalam sambutannya pencanangan pembangunan kawasan 
pariwisata bahari terpadu Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu 
(10/10).

Namun, Presiden berpesan kepada pemerintah daerah untuk melakukan 
sosialisasi dengan masyarakat sekitar atas pembangunan kawasan wisata ini.

“Kalau kawasan ini jadi kawasan wisata, ini kalau pengalaman dari daerah 
lain ‘income’ (pendapatan masyarakat) bisa naik lima kali lipat,” katanya.

Hal itu terutama bisa diterapkan di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) yang 
dinilainya mempunyai daerah-daerah yang potensial untuk dikembangkan 
sebagai kawasan wisata, khususnya wisata bahari di Mandeh.

Menurut Presiden, jika hal itu dipadukan menjadi satu, mempromosikan paket 
wisata di wilayah itu menjadi lebih mudah.

“Tugas tadi saya berikan kepada Menteri Pariwisata kalau menjadi satu paket 
destinasi wisata, orang akan berbondong-bondong ke Sumbar, terutama Mandeh 
kalau sudah jadi,” katanya.

Jokowi juga meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar 
rumah-rumah yang ada di Bukittinggi dengan atap bagonjong lebih diperkuat 
lagi.

“Kalau bagonjongnya tidak ada, tidak ada ciri khasnya. Turis datang melihat 
keindahannya, dan dilihat terus jadi dimulai tahun depan, di sini jalannya 
dimulai dan Menteri PU untuk memperkuat. Promosi diperkuat oleh Menpar,” 
katanya. (*/lek)


On Friday, October 9, 2015 at 8:10:10 PM UTC-7, fashridjalmnoor wrote:
>
> Asok Rimbo / Hutan Vs Asok Sate Mak Syukur Pdg Panjang.  
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke