Assalamualaekom Wr.Wb. Seyogyanya dari semua tulisan MN sangat berguna dan
bermanfaat untuk landasan philosophy suatu Negeri Minangkabau.Sakironyo ado
team atau sekretariat mendokumentasikan untuk bahan referensi berbagai
keperluan penelaahan IPOLEKSOSBUDKAMNAS Provinsi DIM nantinyo.
Walaupun dalam bantuk gagasan pemikiran, nan paling penting dan terpenting
adolah program implementasinyo supayo indak manjadi NATO.Rahayat Nagori di
Provinsi Sumatera Barat kiniko sadang manunggu langkah2 dan janji2 Gubernur jo
Wagub terpilih basarato perangkat Bupati/Walkot sampai kajajaran
terendahnyo.Wassalam,Haasma (Lk/71/Depok)
Pada Sabtu, 16 Januari 2016 5:29, 'Mochtar Naim' via RantauNet
<[email protected]> menulis:
Sdr St Sinaro, mari kito pasamokan mancarimiahinyo. Salam, MN
On Friday, January 15, 2016 10:23 PM, 'Sutan Sinaro' via RantauNet
<[email protected]> wrote:
Tarimo kasih, Mantap pak Mokhtar, Now I know, what have you chosed of the
three branches of the wood you need to stab.Teruskan perjuangan pak Mokhtar.
Innallaaha ma'ana.
Wassalam
St. Sinaro
On Tuesday, 5 January 2016, 15:51, Mochtar Naim <[email protected]>
wrote:
REVOLUSI MENTAL (“RM”) dan “ABS-SBK” Mochtar Naim5 Jan 2016
| P |
ERTANYAAN pertama yang wajardikemukakan dengan didengungkannya konsep Revolusi
Mental (“RM”) oleh PresidenJoko Widodo adalah: Dapatkah konsep RM yang berjalan
secara nasional jugaberjalan seirama dengan konsep ABS-SBK di bumi Minangkabau
dalam konteks DIM kemasa depan? Jawabnya tentu saja: Kenapa tidak?
Kita tahu bahwa darikeduanya itu ada yang sejalan ada yang tidak. Beda yang
jelas antara keduanyaialah bahwa yang satu, RM, sifatnya adalah sinkretik,
sementara ABS-SBK,sintetik. Seperti halnya dengan ciri budaya Jawa di
mana-mana, semua agama itudasarnya sama. Jawanya: Sadaya agami samikemawon.
Malah yang satu bisa mengisi yang lainnya. Dan yang satu sama lainsaling
isi-mengisi. Begitu agama, begitu adat dan budaya lain-lainnya.
Kalau di Minang, tidak. Dengan prinsip ABS-SBK, sepertibunyinya itu: Adatnya
bersandarkan Syarak, dan Syarak berdasar Kitabullah. Yang tertinggi adalah
Kitabullah Al Qur’anulKarim itu. Syarak berada di bawahnya, sementara Adat
tidak ada yang bolehbertentangan dengan Syarak. Mana-mana Adat yang
bertentangan dengan Syarak,dibuang. Dikatakan: Syarak mengata, Adat memakai.
Diskrepansi yang terjadi dalam budaya nasional NKRIadalah: Kendati Sila
Pertama Pancasila mengatakan: Ketuhanan Yang Maha Esa,yang mengukuhkan prinsip
ketauhidan dari Islam, dan Islam adalah satu-satunyaagama berdasar kepada
Ketuhanan YME itu, namun dalam pengakuannya semua agamadiakui sebagai sama,
baik yang Maha Esa (Islam), Tri Esa (Trinitas Kristen),Poli Esa alias
politheisme (Hindu),maupun yang tak jelas diakui apakah Tuhan itu ada atau
tidak (Budhisme dan KongHu Chu). Bahkan di zaman Orde Lama Soekarno, komunisme
yang jelas-jelas atheistjuga diakui – karena Soekarno, katanya, tidak mau
menunggangi kuda berkakitiga: Islam, Sosialisme dan Nasionalisme. Karena itu
komunisme-atheismenya PKIjuga diakui. Juga, kendati 80 % dari penduduk
Indonesia adalah muslim, namunIndonesia dinyatakan bukanlah Negara Islam,
seperti halnya dengan Malaysia,Brunai, Bangladesh, Pakistan, negara-negara
Arab, Mesir, Turki, dsb, yang semuaadalah Negara Islam. Indonesia sekarang
walau bukan negara Islam, tetapistatistiknya diakui sebagai negara yang
berpenduduk mayoritas muslim terbesardan terbanyak di dunia ini. Di
DIM sendiri, kendati prinsipnya adalah ABS-SBK, tetapitidak menghalangi
penduduk yang bukan muslim, seperti masyarakat Mentawai,Masyarakat Nias,
masyarakat Batak non-muslim, masyarakat non-pribumi Cina, dsb,untuk tetap
menjadi warga Provinsi Sumbar dan nantinya warga Provinsi DaerahIstimewa
Minangkabau itu. Kecuali di dua kota suci, Mekkah dan Madinah, orangKristen dan
Yahudi dan non-muslim lainnya di seluruh dunia Arab diakui sebagai sama dengan
warga muslim.Begitu juga di DIM sendiri, warga muslim dan non-Muslim
diperlakukan sebagaisama, dan hak-hak mereka sebagai warga-negara sebagai sama.
Dikotomi antara RM dan ABS-SBK makin terasa di manamental dalam
konteks RM diartikan dalam artian etika dan estetika, sementaramental dalam
konteks ABS-SBK tidak hanya dalam arti etika dan estetika tetapijuga adalah
bahagian yang esensial dan tak terpisahkan dari ibadah danmu’amalah yang
diartikan sebagai “akhlâq” dan sempurnanya: “akhlâqul karîmah.” Tegasnya,Islam
akan tiada makna tanpa akhlaq dan akhlaqul karimah itu. Dalam RM,
sebagai contoh, laki-laki dan perempuan yangberduaan dalam ruang tertutup, lalu
melakukan praktek hubungan seks, tidak akandiapa-apakan, dan tidak akan
diproses secara hukum, jika tidak ada yangmengadukan. Makanya kamar hotel dan
penginapan dan tempat-tempat indehoi lainnya di tepipantai, di daerah resort
pariwisata, dsb, adalah tempat yang aman untukmelakukan hubungan mesum antar
gender itu. Dalam Islam, seperti yang jugadiberlakukan dalam ABS-SBK, jangankan
sampai berhubungan seks, tinggal berduaandalam ruangan saja, atau jalan
berduaan untuk tujuan indehoi saja, sudahdilarang; apalagi kalau dengan tujuan
mau gituan pula. Dalam Islam yangmenentukan itu adalah motif atau niat kita
melakukan sesuatu itu. Niat yangbaik dengan cara yang baik maka ganjarannya
akan baik yang akan diterimakantidak hanya di dunia ini saja, tetapi juga di
akhirat nanti. Ganjaran baiksorga tantangannya; ganjaran jelek neraka
tantangannya. Dalam RM tidak adaperhitungan buruk-baik dengan ganjaran
surga-neraka itu. Perhitungan RMhanyalah semata perhitungan untung-rugisecara
material saja. RM dengan tujuan untuk mendorong kerja keras,
kerjaberdisiplin, kerjasama berkelompok yang optimal, saling
tolong-menolong,santun-menyantuni, dsb, tentu saja baik, dan sangat baik
sekali. Tapi karenaada jarak dan bahkan jurang antara pengusaha yang memiliki
badan usaha danburuh dan pekerja yang menjual tenaga dan keahliannya, apalagi
dalam sistemekonomi yang bersifat kapitalistik, RM sukar menerapkannya; tidak
lain karenamotif yang berbeda itu. Badan usaha yang sifatnya kapitalistik itu
menginginkanadanya RM yang tinggi dengan produktivitas yang tinggi, dan
keuntungan material yang tinggi. Sementarabadan usaha yang sifatnya syar’i dan
islami, kecuali itu, adalah keberkatanyang juga tinggi, yang dinikmati secara
bersama, di dunia ini dan di akhiratnanti. ***
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.