Geboy group ko org Sunda mak tp mangaleh di tanah abg bukik .. Yg la ambo caliak yo ndak salamak org awak do ... penyanyinyo padusi mak agak bohay...kok pakaian yoo agak tlg diingekan sajo...
Renny Pada tanggal 20 Mar 2016 11:19, "Zaid Dunil" <[email protected]> menulis: > Nakan Renny , Mak Ngah dan sanak sapalanta n a h > > Ass ww > > Berkat info dari Renny, akhirnyo ambo bisa kontak jo salah satu grup > musik Kim nan banamo Geboy Kim. > Nampaknya sdh ada kesediaan dari mereka. Mudah2an terealisir dengan baik. > Sekedar untuk diketahhui, orgen tunggal dalam musik Kim bukanlah > sebagaimna anggapan selama ini yang "buruk" dimata masyarakat. KIM > ini kesenian khas kita, yang digemari asal tidak ada unsur judinya. > Dan di acara penutupan pertandingan golf hanya sebagai pengantar > dalam membagikan lucky draw. Tidak ada rok mini dalam acara Kim itu.. > Berikut ini contoh musik dan lagunya. > > https://www.youtube.com/watch?v=k8O-cCv6a_M > > Wass > Dunil Zaid, 73 > > 2016-03-19 22:11 GMT+07:00 Sjamsir Sjarif <[email protected]>: > > Orgen Tunggal Dilarang Malam dan Harus Sopan > > > > > > > > Ali Mukhni Terbitkan Perbup No.13/2016 > > > > Orgen Tunggal Dilarang Malam dan Harus Sopan > > > > > > Dibaca: 71 kali > > Sabtu,19 Maret 2016 - 04:21:11 WIB > > > > Padangpariaman, Haluan — Akhirnya Bupati Kabupaten > Padangpariaman, > > Sumatera Barat, mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 3 Tahun > 2016 > > tentang penertiban hiburan orgen tunggal yang selama ini telah > meresahkan > > ulama dan masyarakat setempat. > > > > Sekretaris Daerah Kabupaten Padangpariaman, Jonpriadi di > Padangpariaman, > > Jumat, menyebutkan lahirnya perbup tersebut menindaklanjuti Peraturan > > Daerah (Perda) Nomor 38 Tahun 2003 tentang Ketentraman dan Ketertiban > Umum > > yang kemudian diubah menjadi Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2009. > > ”Masyarakat kita sudah resah dengan keadaan dan penampilan artis > orgen > > tunggal yang banyak berlawanan dengan nilai serta norma sosial,” > kata > > dia. > > > > Menurutnya, jika tidak ditertibkan secepatnya dikhawatirkan penampilan > > artis orgen tunggal yang mengarah kepada aksi tarian vulgar dapat > > merusak moral generasi muda daerah itu. > > > > Penampilan artis orgen tunggal tidak hanya disaksikan para orang > dewasa, > > namun juga kerap menjadi tontonan anak-anak. “Sebelum melahirkan perbup > ini > > kita juga telah megadakan pertemuan, dan konsolidasi dengan para > > pemangku kepentingan seperti para tokoh agama dan petinggi adat > lainya,” > > jelasnya. > > > > Dalam perbup tersebut ada empat hal yang menjadi poin penting di > antaranya, > > setiap orang atau badan dilarang mengadakan hiburan orgen tungggal yang > > tidak sesuai dengan norma agama, adat, dan kesopanan. > > > > Kedua, penyelenggaraan orgen tunggal hanya dibolehkan dari pukul 08.00 > WIB > > sampai dengan pukul 18.00 WIB. Selanjutnya hiburan orgen tunggal > > sebagaimana dimaksud pada ayat (2) harus mendapat izin dari Wali Nagari > > setempat. “Poin terakhir yang menjadi catatan kita bersama yaitu > ketentuan > > pemberian izin hiburan orgen tunggal diatur lebih lanjut dengan > Peraturan > > Nagari,” ujarnya. > > > > Dalam waktu dekat perbup tersebut akan diedarkan serta disosialisasikan > > kepada masyarakat dan ditindaklanjuti oleh pemerintah tingkat > kecamatan, > > nagari, termasuk Organisasi Masyarakat (Ormas) setempat. > > > > Ia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar bisa bekerja sama > untuk > > menjalankan perbup tersebut demi mewujudkan Padangpariaman yang bebas > dari > > perbuatan dan tindakan yang bertentangan dengan nilai dan norma. > > “Masyarakat Minangkabau terkenal akan adat istiadatnya, mereka > menjunjung > > tinggi nilai agama dan kebudayaan oleh sebab itu semua pihak harus > bekerja > > sama,” katanya. > > > > Sementara itu Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Sekretariat Daerah > > setempat, Hendra Aswara, mengatakan, langkah yang dilakukan pemerintah > > setempat demi kemajuan Padangpariaman yang bebas dari hal negatif. > > > > Ia menilai penampilan hiburan orgen tunggal di daerah tersebut sudah > > melewati batas kewajaran sehingga perlu kembali diluruskan. “Jika > aturan > > ini dilanggar, tidak tertutup kemungkinan pemerintah daerah akan > > menghentikan seluruh kegiatan atau usaha yang berkaitan dengan objek > > pelanggaran,” jelasnya. (h/dn/ant) > > > > > > > > On Friday, March 18, 2016 at 10:32:48 PM UTC-7, Dunil Zaid wrote: > >> > >> Sanak di palanta n a h > >> > >> Ambo paralu orgen tunggal dan penyanyi KIM untuk mengisi acara > >> pemabgian hadiah setelah turnamen golf tgl 28 Maret 2016. Barangkali > >> ado dunsanak nan bisa ma agiah informasi nomor telepon atau lain lain > >> nyo nan berkaitan jo mkasuik nantun. > >> Tarimo kasih banyak disampaikan sabalunnyo. > >> Wass > >> Dun il Zaid. Kpg Ujuang pandan Parak Karambia Pdg, tingga di Jkt. > > > > -- > > . > > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat > lain > > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > > =========================================================== > > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > > * DILARANG: > > 1. Email besar dari 200KB; > > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > > 3. Email One Liner. > > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > > mengirimkan biodata! > > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > > mengganti subjeknya. > > =========================================================== > > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > --- > > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim > > email ke [email protected]. > > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
