Dari Republika:

Home <http://www.republika.co.id/> > News 
<http://nasional.republika.co.id/kanal/news> > Nasional 
<http://nasional.republika.co.id/kanal/news/nasional> 
Senin, 23 Mei 2016, 02:22 WIB
PT Angkasa Pura II Kembangkan Bandara Internasional Minangkabau
Rep: Wisnu Aji Prasetiyo/ Red: Hazliansyah
wikipedia 
[image: Bandara Minangkabau] 
Bandara Minangkabau
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Angkasa Pura II (Persero) melakukan 
pengembangan di Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Pengembangan 
tersebut berupa perluasan bangunan terminal penumpang, memperpanjang 
runway, dan mengintegrasikan bandara dengan stasiun kereta.

Sekretaris Korporat PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi mengatakan, pada tahap 
I bangunan terminal penumpang diperluas menjadi 36.789 m2. Nantinya, 
terminal tersebut dapat menampung pergerakan sebanyak 3,7 juta penumpang 
per tahun.

"Pada tahap II akan dikembangkan menjadi 49.124 m2 guna menampung 5,9 juta 
penumpang per tahun," kata Agus di Jakarta, Ahad (22/5).

Selain itu, kata Agus, jumlah /counter check-in/ akan bertambah menjadi 
total 32 dengan lima /conveyor belt pengambilan bagasi. Konsep di dalam 
terminal, kata dia, juga akan diubah dengan memasukkan seluruh fasilitas 
pelayanan seperti toilet, mushalla, nursery room, kids zone dan area 
komersil ke dalam ruang tunggu keberangkatan.

"Sehingga diharapkan dapat menciptakan ruang lebih luas bagi penumpang 
pesawat," ujar Agus.

Agus melanjutkan, pengembangan terminal di Bandara Internasional 
Minangkabau juga memiliki desain modern dengan mengedepankan karakter dan 
kearifan lokal Sumatra Barat. Sementara itu, pengembangan di sisi udara 
menyentuh pengembangan runway dari saat ini berukuran 2.750 x 45 m2 menjadi 
3.000 x 45 m2.

"Hal itu guna mengakomodir operasional pesawat berukuran lebih besar," 
katanya.

Agus menambahkan, jumlah taxiway juga akan bertambah menjadi delapan. 
Sehingga, lanjut dia, akan memperlancar lalu lintas pesawat di sisi udara 
guna meningkatkan ketepatan waktu dan mengakomodir lebih banyak operasional 
penerbangan.

"Nantinya, Bandara Internasional Minangkabau juga akan segera terintegrasi 
dengan jalur kereta api dan sejalan dengan hal tersebut akan didirikan 
bangunan penghubung sepanjang 202,5 m antara bandara dengan stasiun kereta 
api," tutur Agus.

On Sunday, May 22, 2016 at 2:21:13 PM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> Silek Lanyah Jadi Suguhan Pengunjung 
> Dibaca: *19* kali 
> Senin,23 Mei 2016 - 03:02:42 WIB
> [image: Silek Lanyah Jadi Suguhan Pengunjung] PERMAIAN Silat lumpur kini 
> menjadi suguhan kepada tamu yang datang ke Padang Panjang. (IWAN DN) 
> awai bersilat dengan lincah hingga penghujung hayatnya,” ujarnya *(h/one)*
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke