Alhamdulilah Mudah-mudahan bermanfaat ya Bapak Tulisan si Fadilla tentang temannya membuat air mata melelleh dan menyesal. Waktu kami berdua berpacu menulis tugas akhir, si Dilla sempat ngomong. ma teman aku ada yang jadi tukang cuci ma. Tidak terbayang kalau jalan hidupnya sangat menyedihkan sekali Kami berdua sama-sama menyesal mengapa dulu tidak diajak aja tinggal bersama kami. atau ditolong semampu kami?.... Tidak ada gunanya meneyesal bukan? Kisah tersebut diangkat Dilla menjadi motivasi bagi dirinya, dan mudah-mudahan menjadimotivasi juga bagi orang lain.
Mungkin teman Dilla tersebut butuh lapangan kerja yang layak dan sesuai bidang keahliannya..... adakah yang dapat membantunya? Salam Hanifah Pada tanggal 22/06/16, Akhir, Zainul (zainula) <[email protected]> menulis: > Terima kasih banyak Bu Doktor Hanifah atas pencerahannya yang sangat > berharga bagi kami dan insya' Allah saya akan share buat anak kami kalau > mereka tidak mudah putus asa dengan segala persoalan yang dihadapinya. > Semoga ini menjadi ilmu yang bermamfaat yg sudah dibagikan kepada orang lain > khususnya kami sklg > > Wassalam, > Zainul Akhir Tanjung, Pku-Riau > > > > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[email protected]] On > Behalf Of Hanifah Damanhuri > Sent: Wednesday, June 22, 2016 11:32 AM > To: rantaunet > Subject: [**EXTERNAL**] [R@ntau-Net] Keikhlasan Menuntut Ilmu > > Keikhlasan Menuntut Ilmu > > Ketika seorang sahabat di DUMAY > Bercerita padaku tentang anaknya yang lambat tamat > Aku teringat masa-masa aku menjalani tugas belajar > Aku butuh waktu yang lama dari yang seharusnya > Tetapi aku harus bersyukur > Aku masih beruntung dari teman-teman seangkatanku > Kala itu aku termasuk yang cepat selesai > Alhamdulillah > > Direntang waktu yang cukup lama itu > Aku teringat > Beberapakali terjadi perbedaan pendapat > Pembimbing maunya A > Aku maunya B > Aku lakukan B > Akibatnya aku susah sendiri > Terombang ambing > “Ulang semuanya dari awal”, kata pembimbing > > Dalam keadaan terombang ambing > Kuminta saran pada sahabat sejatiku > “Tundukkan hati, jiwa, dan fikiranmu pada gurumu > Lakukan semua dengan baik sampai tuntas”, pesannya > Tidak ada penjelasan lainnya > > Sebelum mengulang mulai dari validasi sampai ambil data > Aku minta maaf dulu pada pembimbing > Kamipun saling bermaafan > Aku ikuti arahan pembimbing > Sampai akhirnya tuntas > Alhamdulillah > > Kukatakan pada sahabat di DUMAY > Agar anaknya mengikuti arahan pembimbingnya > Apa uang kukatakan, kuceritakan pada sahabat sejatiku > Alhamdulillah ami dapat penjelasan yang agak panjang > Tentang “Keikhlasan Menuntut Ilmu” > > > 1. Keikhlasan menuntut ilmu menjadi salah satu kunci penting dlm > menata diri utk menumbuhkan ILMU dalam diri....tanpa hal ini maka > kemungkinan besar kita hanya akan dapat "pengetahuan" (atau bahkan > hanya "informasi") belaka. Mendapatkan ILMU adalah tataran tertinggi > yg perlu dicapai dalam proses belajar,.....dan merugilah kita JIKA > hanya mendapatkan "pengetahuan" atau "informasi" belaka. ILMU ada di > dalam badan kita,....bukan di luar badan kita.....Semua > informasi/pengetahuan yg kita dapat disekolah ...serta berbagai > fenomena kehidupan yg kita saksikan dlm kehidupan sehari-hari > ...sesungguhnya hanyalah suatu "elemen" yg dibutuhkan utk memicu > tumbuhnya "ilmu dlm diri kita. > > 2. Dalam "ruang ilmu"......terdapat "ilmu" itu sendiri,....terdapat > "pengetahuan"....serta terdapat "informasi". Apa yg tertulis di suatu > buku dan/atau diajarkan oleh seorang guru semata-mata hanyalah berupa > "informasi" dan "pengetahuan" belaka....dan sama sekali BUKAN lah > "ilmu" itu sendiri. Serangkaian "informasi" dan "pengetahuan" akan > bisa menjelma jadi suatu "ilmu" JIKA dan HANYA JIKA syarat tumbuhnya > "ilmu" itu bisa kita penuhi,....diantaranya adalah: "keikhlasan" dalam > menuntut ilmu,...."kesadaran" yg utuh dalam menjalani proses menuntut > "ilmu"......"kejujuran" dan "ketekunan" dalam mengumpulkan > "informasi" serta "pengetahuan" terkait...."lurusnya niat" dalam > melakukan semua hal tsb.....serta sikap "tawadhu" yg bhasil mhilangkan > kesombongan diri. Semua hal itu adalah ibarat proses yg kita lakukan > dalam mengolah lahan yang akan kita tanami.......dgn keikhlasan, > kejujuran dan ketekunan, niat yg lurus serta sikap tawadhu maka > berarti kita sdg melakukan proses pengolahan "alam qalbi" dan "alam > fikir" kita.....utk kemudian siap "ditaburi" (baca : diberi) > "informasi" sebagai "benih" suatu "tumbuhan-ilmu" ...dan/atau > "pengetahuan" sebagai "bibit" suatu "tumbuhan ilmu". > > 3. Serangakaian "syarat" yg berat tersebut adalah erat kaitannya > dengan "dekatnya" korelasi "ilmu" dengan "iman". Suatu "ilmu" yg > diridhai ALLAH utk dimiliki seorang hamba, akan mampu mhantarkan hamba > tersebut untuk menegakan "satu butir iman" nya.....sedangkan tegaknya > "iman" seorang hamba akan menjadikan seluruh isi jagad raya "tunduk" > pd iman tersebut. > > 4. Atas hal itulah maka "cobaan" yg akan dihadapi oleh seorang hamba > dalam menuntut ilmu bisa dikatakan sama beratnya dgn yg akan dia > hadapi ketika dia menyatakan diri "beriman" pd ALLAH atas segala hal > yg telah diajarkan ALLAH pd manusia. > "Engkau katakan pada KU bhw engkau beriman pada KU, apakah engkau > fikir AKU akan percaya begitu saja tanpa AKU uji ?".....ayat tsb juga > pasti akan berlaku pada seorang yg sedang menuntut "ilmu"......pasti > akan banyak ujian yg datang dlm berbagai bentuk.....termasuk ujian > atas sikap2 seorang guru/dosen yg (brgkali) secara kasat mata dpt kita > katakan tidak ideal (atau bahkan salah).....Namun demikian jangan lah > kita terperangkap pada dinamika itu,....melainkan sebaiknya mari kita > panjatkan doa " Ya ALLAH buka kan lah mata dan pintu hati ku utk > mpelajari serta mengamalkan ilmu dunia dan ilmu akhirat MU dgn > sebaik-baiknya.....berilah aku kepahaman atas sikap dan arahan > guruku....dan bukakankah hijab MU tentang segala ilmu MU yg ada di > dalam nya bagi ku". > > > > Salam, > r.a > > > Semoga bisa membantu para sahabat > Yang sedang kesulitan dalam menyelesaian kuliah > > Salam > > Hanifah Damanhuri > > Kisah PEJUANG SEJATI > > https://fadillaazeaza.wordpress.com/2016/06/20/ep-1-living-without-privilege-makes-you-a-stronger/ > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke [email protected]. > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke [email protected]. > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
