Ondeh Mandeeh....Astaghfirullah ....
Tampaknyo bapagarah-garahan sajo pembangunan Monumen Nasional ko. 
Macam-macam selah alasan, sahinggo bangkalai bangunan tu lah manjadi sarang 
hantu...


Dari Haluan kito baco barito butuak ko:

Pembangunan Museum Nasional Terancam Molor 
Kamis,17 November 2016 - 00:12:10 WIB
<http://harianhaluan.com/news/detail/62028/pembangunan-museum-nasional-terancam-molor>
 

*LIMAPULUH KOTA, HA­LUAN —* Penyelesaian pemba­ngunan Museum Nasional Bela 
Negara (MNBN) yang berlokasi di Jorong Aie Angek, Nagari Koto Tinggi, 
Kecamatan Gu­nung dikhawatirkan akan ter­lambat. Pasalnya, pembangunan 
museum tersebut yang dimulai tahun 2013 itu terhenti tahun anggaran 2016 
ini. Untuk itu, dikhawatirkan penyelesaian proyek pembangunan raksasa itu 
bakal molor.

Kepala Dinas Budaya, Pari­wisata, Pemuda dan Olah Raga (Budparpora) 
Limapuluh Kota, Novian Burano dalam kete­rangannya kepada *Haluan* di 
kantornya Tanjung Pati, Rabu (16/11) menuturkan, tahun anggaran 2016 ini 
pengerjaan pembangunan museum tersebut terhenti lantaran tidak memiliki 
biaya.

Tahun ini dananya untuk melanjutkan pembangunan mu­seum semula ditetapkan 
sebesar Rp10 miliar, namun pemerintah pusat melalui Mendiknas me­mang­kas 
dana tersebut sebesar Rp8,2 miliar. Sedangkan Rp850 juta dibayarkan pada 
utang tahun lalu dan sisanya untuk desain ulang tahun ini.

Dikatakan Novian Burano, pencapaian fisik bangunan baru sekitar 40 persen, 
terdiri dari bangunan auditorium dan mu­seum. “Penyelesaian proyek 
pembangunan fisik museum tersebut sudah menelan dana Rp42 miliar, dinilai 
bakal mem­butuhkan waktu yang pan­jang, kecuali kementerian ter­kait yang 
ter­libat dalam pe­nganggaran me­nggelontorkan dana yang me­­n­cukupi,” 
sebut Novian Bu­rano.

Menurut Novian Burano, dengan dilakukannya *review* tahun ini, maka pada 
tahun anggran 2017 mendatang, pro­gram dan pembangunan fisik museum bakal 
diajukan kembali ke Mendiknas melalui Peme­rintah Provinsi Sumbar. “Belum 
diketahui apakah tahun 2017 nanti bakal ada biaya untuk melanjutkan 
pekerjaan museum atau tidak,” jelasnya.

Sementara pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah pusat melalui 
PU Provinsi Sumbar, merupakan pembukaan jalan lingkar ke lokasi museum yang 
sudah rampung. Selain itu, kata No­vian, pembangunan jalan ruas Kabupaten 
Agam-KotoTinggi terus berlangsung. Selain itu, tahun ini sedang dibangun 
imteg untuk penyediaan air bersih di perbukitan Sungai Dadok dan pemasangan 
pipa sepanjang 2,5 km ke lokasi museum.       

Keterlibatan Kementerian Pertahan (Kemenham) dalam membiayai proyek yang 
terbi­lang raksasa di Kabupaten Lima­puluh Kota, belum jelas benar. Walau 
utusan Menhan sudah datang ke Kabupaten Limapuluh Kota, ketika peletakan 
batu pertama pembangunan Museum Nasional beberapa tahun lam­pau. *(h/zkf)*


On Sunday, November 13, 2016 at 9:09:41 AM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
>
> Mudah-mudahan rencana indah ini terjelma lengkap nanti untuk dihayati 
> angkatan penerus:
>
>
> https://www.google.com/amp/s/mediel.wordpress.com/2013/12/06/monumen-nasional-bela-negara-pdri/amp/
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke