copas dari akun facebook m nur idris.. anggota DPRD Bukittinggi 2014-2019 

INFO BANGUN TAMBUOHari ini sudah 5 orang telp dan bertanya apa benar Pemda akan 
membangun pasar di lokasi Tambuo Aur Kuning. Tahun 2017 tidak ada kegiatan 
Pemko Bukittinggi membangun pasar. Saya jawab tidak ada yg ada Tahun 2016 Pemko 
membangun: Kantor DPRD, RSUD, Pendestrian Jam Gadang dan Rumah Dinas.Artinya 
tidak benar Pemko membangun pasar di Tambuo. Perlu diketahui Tanah Tambuo masih 
berstatus hak milik kaum orang tigo baleh, bukan milik Pemko. Adanya isu Tambuo 
akan dibangun oleh Pemko dengan Investor Jakarta PT. Podomoro atau dgn investor 
lain itu isu yang tidak benar. Namun apakah kaum pemilik tanah akan membangun 
pasar belum ada izin IMB atau perumtukan lahan. Dan apakah kaum pemilik tanah 
sudah bekerjasa dengan investor itu diluar kewenangan kami.Adanya isu investor 
yang akan membangun itu perusahan teman Ahok. Itu bisa ditanyaksn langsung 
kepada pemilik tanah kaum adat orang tigo baleh. Yang jelas sampai saat ini 
tidak ada/belum ada izin membangun di lokasi tambuo. 

    Pada Minggu, 11 Desember 2016 17:48, 'zaberarif' via RantauNet 
<[email protected]> menulis:
 

 



Batuaa info nan bantuak iko???.============*COPAS DARI WA SEBELAH. BUKITTINGGI 
TERANCAM!!!*
*----------------------------*
. Assalamualaikum wrwb. .. 
belum selesai satu masalah disusul masalah lain .  Bagaimana pendapat ikhwah  
semuta jika jantung Sumatera Barat itu yang dicabut orang lain. Yang paling 
kuat menolak pembangunan RS siloam dipadang  dulu adalah orang Bukittinggi.    
Kemudian menolak land mark "siloam ganti casing" juga Bukittinggi. .. kemudian 
polda mengadakan acara seminar tentang ISISjuga di Bukittinggi dulunya .... 
kenapa ?  Apakah orang Bukittinggi ISIS ..?  MasyaAllah Bukittinggi memang luar 
biasa. Pintar dan punya ghirah Islam . Tapi saat ini kabarnya AGUNG PODOMORO 
salah satu dari 9 Taipan telah membeli tanah seluas 10 ha untuk bangun Mall.... 
APAKAH KITA AKAN DIAM... apakah kita membiarkan mereka punya tanah Air di 
negeri kita ini...... Mari bersatu untuk menggagalkan rencana mereka .
Kabarnya dalam 2 minggu ini Perda tentang lahan di bawah tambuo  itu dibahas 
DPRD rencana akan diubah menjadi lahan bisnis. Yang semula diperuntukkan 
menjadi lahan pertanian.   ..... Apabila perda ini ketok Palu maka Agung 
PODOMORO akan lenggang kangkung masuk untuk membangun.    Nah sebelum DPRD 
ambil keputusan kita harus secepatnya menolak perubahan tersebut..... si mata 
sipit sangat licik dan paham kalau pemerintahan bisa mereka akal akal dengan 
uang dan janji. Tapi People PowerPoint bisa menghentikan..... kumpulkan 
sebanyak banyaknya warga dan beri pemahaman bagaimana kelak anak anak kita 
bakal dimiskinkan denga sistematis... kita bakal terjajah dinegeri sendiri. .. 
. Apabila mereka berkuasa disini. Maka mereka ber KTP Bukittinggi  sampai 
kiamatpun bakal mereka yang menjadi walikota dan pemerintahan nanti...

Memang benar sertifikatnya sudah atas nama agung podomoro, dari belakang mesjid 
pasar sayur sampai depan syahrial ilmi, sekarang mereka sedang pengurusan ijin, 
set plan nya akan dibangun 1.5000 petak ruko, ukurannya sama yang di aur 
sekarang,
Dan nantinya yang sekarang ruko di aur akan dijadikan terminal semua...

Mereka sudah baca...pergerakan ekonomi di aur...
Berapa putaran keuangan di aur...yang sampai saat ini masih di dominasi 
pedagang pribumi....

Dan klo pembangunan ini berhasil...
maka hancurlah lah ekonomi kita...
yang ada pedagang kita bila ingin jualan di aur menyewa ruko kepada mata 
sipit...
*----------------------------*
*CEPAT SEBARLUASKAN KEPADA KERABAT DAN SAHABAT DI BUKITTINGGI. CEGAH SEBELUM 
TERJADI LEBIH BAIK DARI PADA MENCEGAH SETELAH TERJADI!!!!Terkirim dari tablet 
Samsung.-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
 3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


   

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke