Berita diatas hanyalah nostalgia masa lalu. Sekarang warga keturunan Melayu sebagai minoritas mengalami diskriminasi rasial. Lihatlah links berikut:
*Inilah Nasib Etnis Melayu di Singapura - Batamtoday.com* <http://m.batamtoday.com/detail2.php?id=32180-Inilah-Nasib-Etnis-Melayu-di-Singapur> *m.batamtoday.com <http://m.batamtoday.com> › detail2 › id=32180-...* Aug 19, 2013 - COM, *Singapura* - Etnis *Melayu* di*Singapura* adalah ... *Diskriminasi* di tempat kerja juga menjadi isu di kalangan .... *2016* batamtoday.com ® Designed by 2digit. *Melayu Ditindas | Indonesian Review* <http://indonesianreview.com/gigin-praginanto/melayu-ditindas-0> *indonesianreview.com <http://indonesianreview.com> › gigin-praginanto* Mar 23, 2015 - Salah satu bukti dari *diskriminasi terhadap* orang *Melayu* ... Jumlah penduduk*Singapura* saat ini sekitar 5,47 juta ... On Feb 3, 2017 03:35, "Sjamsir Sjarif" <[email protected]> wrote: > Rayakan National Day, Singapura Sanjung Mantan Presiden Pertama Mereka > yang Berdarah Minangkabau > > > Jumat, 12 Agustus 2016 - 03:37:10 WIB - 1602[image: Rayakan National Day, > Singapura Sanjung Mantan Presiden Pertama Mereka yang Berdarah Minangkabau] > > *MINANGKABAU* - Hari kesembilan Agustus adalah hari yang sakral bagi > warga Singapura. Sebab, tepat pada 9 Agustus 1965, Negeri Singa resmi > memisahkan diri dari Malaysia. > > Hari bersejarah itu dirayakan Kedutaan Besar Singapura pada Rabu 10 > Agustus malam di Shangri-La Hotel di Jakarta dengan tema "Membangun > Singapura Kita untuk Hari Esok". > > Selain Hari Kemerdekaan yang berdekatan, tautan sejarah Indonesia dengan > Singapura ditandai dengan mantan Presiden Yusof bin Ishak. Presiden pertama > Singapura itu ternyata memiiki darah keturunan Minangkabau. (Baca juga: Yusof > bin Ishak, Pria Minangkabau Presiden Pertama Singapura > <http://minangkabaunews.com/artikel-9750-yusof-bin-ishak-pria-minangkabau-presiden-pertama-singapura.html>) > > > Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengumumkan tiga cara untuk mengenang > jasa-jasa presiden pertama itu. Salah satunya adalah dengan membentuk > departemen khusus di National University of Singapore (NUS) untuk Yusof > Ishak. > > "Tentu saja, kami sangat mengenal nama Yusof Ishak. Semua warga Singapura > pasti kenal dia. Jika ada yang tidak tahu, berarti ia tidak melek sejarah," > puji salah satu warga Singapura, Keng Yam, Kamis (11/8/2016). > > Acara sendiri berlangsung cukup meriah yang ditandai dengan deretan > makanan khas ranah Melayu. Sejumlah pejabat dari Kabinet Kerja dan > perwakilan Kedutaan Besar negara-negara yang bertugas di Jakarta juga turut > memenuhi undangan dari Duta Besar Anil Kumar Nayar. (OZ) > Berita ini bermanfaat? > sekarang juga! > > *Editor/Sumber:* Rahmat Ilahi > *Tag:* indonesia,internasional,seni-budaya,sumatra-barat,tokoh,unik > > > On Thursday, February 2, 2017 at 12:31:48 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote: >> >> Dari Minangkabanews kita baca: >> >> Yusof bin Ishak, Pria Minangkabau Presiden Pertama SingapuraJumat, 12 >> Agustus 2016 - 03:44:50 WIB - 1016[image: Yusof bin Ishak, Pria >> Minangkabau Presiden Pertama Singapura] >> >> *MINANGKABAU* - Yusof bin Ishak adalah pria kelahiran 12 Agustus 1910 >> Padang Gajah, Trong, Perak, Singapura. Ia adalah Presiden pertama di >> Singapura semenjak Negeri Singa itu berubah menjadi republik, sekira 51 >> tahun yang lalu, tepatnya pada 9 Agustus 1965. >> >> Ia berhasil menjabat sebagai kepala negara setelah Peoples Action Party >> (PAP) memenangkan pemilihan umum pertama pada 30 Mei 1959. Dia menggantikan >> Yang di Pertuan Negara pertama dan Gubernur Singapura, William Goode. >> >> Satu hal yang menarik dan patut jadi kebanggaan buat rakyat Indonesia, >> presiden pertama Negeri Singa ini ternyata adalah keturunan Minangkabau. >> Leluhurnya adalah seorang bangsawan Minangkabau, Datok Jonathan. Namun >> kemudian pada 1789, leluhurnya bersama dengan adik laki-lakinya, Datok >> Setia dan 80 orang pengikutnya bermigrasi ke Kedah dan bersumpah setia >> kepada Sultan Kedah. >> >> Yusof adalah anak tertua dari sembilan anak dan ayahnya adalah Ishak bin >> Ahmad. Sebagai orang terdidik, Ishak menemukan pekerjaan di Malayan >> Administrative Service dan menjabat sebagai pegawai di kantor Kecamatan di >> Taiping dan kemudian di Departemen Perikanan. Pada 1923, Yusof kemudian >> dipindahkan ke Singapura untuk menjabat posisi asisten inspektur perikanan. >> >> Dia adalah orang pertama non-Eropa yang menjadi Direktur Departemen >> Perikanan. Demikian sebagaimana dilansir Singapore Infopedia, Rabu >> (12/8/2016). >> >> >> Yusof sebenarnya memiliki ketertarikan yang tinggi pada ilmu hukum. Akan >> tetapi, ayahnya tidak mampu untuk mengirim dia ke Inggris untuk melanjutkan >> studinya. Yusof kemudian bergabung dengan Akademi Polisi di Kuala Lumpur. >> Namun karena beberapa perbedaan pendapat, ia akhirnya meninggalkan akademi >> tersebut dan kembali ke Singapura. >> >> Menilik kariernya, Yusof sempat terjun sebagai seorang wartawan. Ia >> bergabung dalam sebuah koran Warta Malaya sebagai seorang juru tulis. >> Beberapa lama kemudian, posisinya kemudian meningkat menjadi seorang >> asisten manajer yang bertugas mengontrol keuangan perusahaan. Warta Malaya >> merupakan perwakilan dari suara Arab di Singapura dan dipengaruhi oleh >> perkembangan di Timur Tengah. >> >> Yusof bin Ishak tidak hanya dikenal hebat dalam bidang akademis, tapi >> juga merupakan seorang atlet berprestasi. Ia sempat mewakili Indonesia >> dalam berbagai perlombaan termasuk hoki, kriket, renang, polo air, bola >> basket, tinju dan angkat besi. Sebagai petinju, ia pernah memenangkan piala >> Aw Boon Par pada 1932. Dalam bidang angkat besi, ia menjadi juara kelas >> ringan tingkat nasional pada 1933. >> >> Untuk menghargai jasa-jasa Yousuf, Singapura pun mengabadikan namanya >> dalam tiga tempat. Pertama, sebuah masjid baru di Woodlands akan dinamai >> Masjid Yusof Ishak. Kedua, Institut Kajian Asia Tenggara di National >> University of Singapore (NUS) saat ini dikenal dengan nama Iseas (the Yusuf >> Ishak Institute). >> >> >> Ketiga, NUS mencanangkan program pendanaan dan penganugerahan gelar >> profesor dalam bidang ilmu sosial dengan nama Yusof Ishak Professorship. >> Peneliti yang berhak mendapatkan faedah dari program ini adalah mereka yang >> seperti, Ishak, memiliki minat penelitian dalam kajian multi-etnis dan >> multi-kulturalisme. >> >> Sebagai presiden pertama, wajahnya juga tak asing lagi. Muncul di uang >> kertas Dolar Singapura dalam berbagai nilai. Pernah dalam pecahan 2, 5, 10, >> 20, 50, 1.000 dan 10.000 dolar Singapura. (oz) >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
