Betul Pak Prof, Minangkabau semakin tersikir dimana – mana termasuk di Negara 
sendiri sehingga ini tinggal kenangan dan sejarah buat anak cucu kita .
Tapi kalau ini para tokoh 2 kita sadar maka sudah saatnya kita memikirkan untuk 
bersatu kembali dan bangga punya orang Minang yang sudah kesohor dan perlu kita 
dukung dan teladani sehingga bisa memotivasi generasi Minang berikutnya…..

Ambo sampai kini masih bangga sebagai keturunan Minang orang yang berjasa 
memperjuangkan kemerdekaan NKRI dan ini perlu kita jaga bersama dan jangan kita 
biarkan etnis lain merusak dan memporak porandakannya apalagi mengadu domba 
seperti zaman penjajahan Belanda dulu




From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of Fashridjal M. Noor
Sent: Friday, February 03, 2017 5:11 AM
To: Rantaunet
Subject: [**EXTERNAL**] Re: [R@ntau-Net] Re: Yusof bin Ishak, Pria Minangkabau 
Presiden Pertama Singapura


Berita diatas hanyalah nostalgia masa lalu.
Sekarang warga keturunan Melayu sebagai minoritas mengalami  diskriminasi 
rasial.
Lihatlah links berikut:

Inilah Nasib Etnis Melayu di Singapura - 
Batamtoday.com<http://m.batamtoday.com/detail2.php?id=32180-Inilah-Nasib-Etnis-Melayu-di-Singapur>

m.batamtoday.com<http://m.batamtoday.com> › detail2 › id=32180-...

Aug 19, 2013 - COM, Singapura - Etnis Melayu diSingapura adalah ... 
Diskriminasi di tempat kerja juga menjadi isu di kalangan .... 
2016batamtoday.com<http://batamtoday.com> ® Designed by 2digit.

Melayu Ditindas | Indonesian 
Review<http://indonesianreview.com/gigin-praginanto/melayu-ditindas-0>

indonesianreview.com<http://indonesianreview.com> › gigin-praginanto

Mar 23, 2015 - Salah satu bukti dari diskriminasi terhadap orang Melayu ... 
Jumlah pendudukSingapura saat ini sekitar 5,47 juta  ...

On Feb 3, 2017 03:35, "Sjamsir Sjarif" 
<[email protected]<mailto:[email protected]>> wrote:
Rayakan National Day, Singapura Sanjung Mantan Presiden Pertama Mereka yang 
Berdarah Minangkabau


Jumat, 12 Agustus 2016 - 03:37:10 WIB - 1602[Rayakan National Day, Singapura 
Sanjung Mantan Presiden Pertama Mereka yang Berdarah Minangkabau]

MINANGKABAU - Hari kesembilan Agustus adalah hari yang sakral bagi warga 
Singapura. Sebab, tepat pada 9 Agustus 1965, Negeri Singa resmi memisahkan diri 
dari Malaysia.


Hari bersejarah itu dirayakan Kedutaan Besar Singapura pada Rabu 10 Agustus 
malam di Shangri-La Hotel di Jakarta dengan tema "Membangun Singapura Kita 
untuk Hari Esok".


Selain Hari Kemerdekaan yang berdekatan, tautan sejarah Indonesia dengan 
Singapura ditandai dengan mantan Presiden Yusof bin Ishak. Presiden pertama 
Singapura itu ternyata memiiki darah keturunan Minangkabau. (Baca juga: Yusof 
bin Ishak, Pria Minangkabau Presiden Pertama 
Singapura<http://minangkabaunews.com/artikel-9750-yusof-bin-ishak-pria-minangkabau-presiden-pertama-singapura.html>)


Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengumumkan tiga cara untuk mengenang jasa-jasa 
presiden pertama itu. Salah satunya adalah dengan membentuk departemen khusus 
di National University of Singapore (NUS) untuk Yusof Ishak.


"Tentu saja, kami sangat mengenal nama Yusof Ishak. Semua warga Singapura pasti 
kenal dia. Jika ada yang tidak tahu, berarti ia tidak melek sejarah," puji 
salah satu warga Singapura, Keng Yam, Kamis (11/8/2016).


Acara sendiri berlangsung cukup meriah yang ditandai dengan deretan makanan 
khas ranah Melayu. Sejumlah pejabat dari Kabinet Kerja dan perwakilan Kedutaan 
Besar negara-negara yang bertugas di Jakarta juga turut memenuhi undangan dari 
Duta Besar Anil Kumar Nayar. (OZ)
Berita ini bermanfaat?
sekarang juga!

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,internasional,seni-budaya,sumatra-barat,tokoh,unik


On Thursday, February 2, 2017 at 12:31:48 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
Dari Minangkabanews kita baca:
Yusof bin Ishak, Pria Minangkabau Presiden Pertama Singapura
Jumat, 12 Agustus 2016 - 03:44:50 WIB - 1016[Yusof bin Ishak, Pria Minangkabau 
Presiden Pertama Singapura]

MINANGKABAU - Yusof bin Ishak adalah pria kelahiran 12 Agustus 1910 Padang 
Gajah, Trong, Perak, Singapura. Ia adalah Presiden pertama di Singapura 
semenjak Negeri Singa itu berubah menjadi republik, sekira 51 tahun yang lalu, 
tepatnya pada 9 Agustus 1965.


Ia berhasil menjabat sebagai kepala negara setelah Peoples Action Party (PAP) 
memenangkan pemilihan umum pertama pada 30 Mei 1959. Dia menggantikan Yang di 
Pertuan Negara pertama dan Gubernur Singapura, William Goode.


Satu hal yang menarik dan patut jadi kebanggaan buat rakyat Indonesia, presiden 
pertama Negeri Singa ini ternyata adalah keturunan Minangkabau. Leluhurnya 
adalah seorang bangsawan Minangkabau, Datok Jonathan. Namun kemudian pada 1789, 
leluhurnya bersama dengan adik laki-lakinya, Datok Setia dan 80 orang 
pengikutnya bermigrasi ke Kedah dan bersumpah setia kepada Sultan Kedah.


Yusof adalah anak tertua dari sembilan anak dan ayahnya adalah Ishak bin Ahmad. 
Sebagai orang terdidik, Ishak menemukan pekerjaan di Malayan Administrative 
Service dan menjabat sebagai pegawai di kantor Kecamatan di Taiping dan 
kemudian di Departemen Perikanan. Pada 1923, Yusof kemudian dipindahkan ke 
Singapura untuk menjabat posisi asisten inspektur perikanan.


Dia adalah orang pertama non-Eropa yang menjadi Direktur Departemen Perikanan. 
Demikian sebagaimana dilansir Singapore Infopedia, Rabu (12/8/2016).


[http://imageshack.com/a/img922/7775/Q39OU7.jpg]


Yusof sebenarnya memiliki ketertarikan yang tinggi pada ilmu hukum. Akan 
tetapi, ayahnya tidak mampu untuk mengirim dia ke Inggris untuk melanjutkan 
studinya. Yusof kemudian bergabung dengan Akademi Polisi di Kuala Lumpur. Namun 
karena beberapa perbedaan pendapat, ia akhirnya meninggalkan akademi tersebut 
dan kembali ke Singapura.


Menilik kariernya, Yusof sempat terjun sebagai seorang wartawan. Ia bergabung 
dalam sebuah koran Warta Malaya sebagai seorang juru tulis. Beberapa lama 
kemudian, posisinya kemudian meningkat menjadi seorang asisten manajer yang 
bertugas mengontrol keuangan perusahaan. Warta Malaya merupakan perwakilan dari 
suara Arab di Singapura dan dipengaruhi oleh perkembangan di Timur Tengah.


Yusof bin Ishak tidak hanya dikenal hebat dalam bidang akademis, tapi juga 
merupakan seorang atlet berprestasi. Ia sempat mewakili Indonesia dalam 
berbagai perlombaan termasuk hoki, kriket, renang, polo air, bola basket, tinju 
dan angkat besi. Sebagai petinju, ia pernah memenangkan piala Aw Boon Par pada 
1932. Dalam bidang angkat besi, ia menjadi juara kelas ringan tingkat nasional 
pada 1933.


Untuk menghargai jasa-jasa Yousuf, Singapura pun mengabadikan namanya dalam 
tiga tempat. Pertama, sebuah masjid baru di Woodlands akan dinamai Masjid Yusof 
Ishak. Kedua, Institut Kajian Asia Tenggara di National University of Singapore 
(NUS) saat ini dikenal dengan nama Iseas (the Yusuf Ishak Institute).


[http://imageshack.com/a/img921/3610/soFbH9.jpg]


Ketiga, NUS mencanangkan program pendanaan dan penganugerahan gelar profesor 
dalam bidang ilmu sosial dengan nama Yusof Ishak Professorship. Peneliti yang 
berhak mendapatkan faedah dari program ini adalah mereka yang seperti, Ishak, 
memiliki minat penelitian dalam kajian multi-etnis dan multi-kulturalisme.


Sebagai presiden pertama, wajahnya juga tak asing lagi. Muncul di uang kertas 
Dolar Singapura dalam berbagai nilai. Pernah dalam pecahan 2, 5, 10, 20, 50, 
1.000 dan 10.000 dolar Singapura. (oz)
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke 
[email protected]<mailto:[email protected]>.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke 
[email protected]<mailto:[email protected]>.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke