Iko urang maliang
nan
Indak bautak - Barang nan indak bisa dijua dimaliangnyo juo
jo
Indak baparasaan - Indak paduli jo akibat perbuatannya ka urang banyak -
kalau tajadi tsunami kabaralah korban jiwa dan harta benda

On Mar 29, 2017 08:43, "palito_kato via RantauNet" <
[email protected]> wrote:

>
>
>
> Seismograph adalah alat pencatat/pendeteksi gempa berdasarkan UU yg berhak
> mengoperasikan hanya BMKG.
>
> Jadi, berita ini ada miss leading nya
>
> Yang hilang itu adalah Repeater EWS milik BNPB
>
> Fungsinya untuk mengirim signal
> 1.text voice
> 2.live voice
> 3. Sirene
>
> Ini kronologis kepemilikan aset (repeater/rep) yang hilang tersebut :
>
> 1. Rep ews milik bnpb (udah diserahkan ke bpbd kab pesisir)
> 2.rep kemensos (udah diserahkan ke dinsos kab pesisir)
> 3.rep kom bnpb (udah diserahkan ke bpbd kab pesisir selatan
> 4.rep kom PMI milik palang merah propinsi sumbar
> Dan acesoris lainnya yg hilang utk pendukung sirine EWS tsunami
>
> Demikian klarifikasi yg awak dapek dari BMKG dan BPBD Sumbar.
>
> Imran, 40+, tingga di padang
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * Sjamsir Sjarif <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Tue, 28 Mar 2017 17:08:29 -0700 (PDT)
> *To: *RantauNet<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[R@ntau-Net] MALING TAK PANDANG BULU!
>
>
> MALING TAK PANDANG BULU!
>
> Indak ado gunonyo untuak si maliang, namun karajo mamaliang dianggap
> karajo rancak juo! Aduuhhh parangai urang awak; Dasar Maling!
>  -- MakNgah
>
> Dari Haluan kitobaco pulo:
>
>
> Alat Pendeteksi Tsunami di Pessel Dicuri, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
> Selasa,28 Maret 2017 - 17:59:13 WIB
> [image: Alat Pendeteksi Tsunami di Pessel Dicuri, Kerugian Ditaksir Rp1
> Miliar] Kondisi pintu tempat alat pendeteksi tsunami di simpan di di
> Bukit Biawak, Kecamatan IV Jurai Painan, Kabupaten Pessel, raib dibawa
> maling, Selasa (28/3). Kerugian ditaksi mencapai satu miliar. IST
>
> PAINAN, HARIANHALUAN.COM—Maling tak pandang bulu, inilah yang terjadi di
> Pesisir Selatan. Alat pendeteksi tsunami dan sejumlah alat komunikasi milik
> BPBD Pessel yang berada di Bukit Biawak, Kecamatan IV Jurai Painan,
> Kabupaten Pessel, raib dibawa maling. Padahal alat itu, berfungsi untuk
> mendeteksi bencana tsunami atau untuk kepentingan masyarakat Pessel sendiri.
>
>
>
> Kabid Pascabencana dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah
> (BPBD) Pessel, S. Marpaung mengatakan, bahwa kasus tersebut sudah
> dilaporkan ke Polres Pessel dengan Nomor Laporan (LP):104/B/III/2017/SPKT-
> C/Res-Pessel.
>
>
>
> "Kami mengetahuinya setelah tim teknisi dari provinsi Sumbar melakukan
> pengecekan kelapangan. Namun, alat itu sudah tidak ada lagi, saat itu
> terlihat pintu dalam keadaan terbuka, karena ada bekas congkel. Hal ini
> tentu sangat berisiko pada daerah ini, karena tidak bisa lagi mendeteksi
> bencana tsunami secara dini. Seperti kecamatan Bayang, Batang Kapas,
> Sutera, Lengayang, dan sejumlah kecamatan lainnya, terkecuali kecamatan IV
> Jurai," ungkapnya saat dihubungi Harianhaluan.com, Selasa (28/3)
>
>
>
> Lebih lanjut kata dia, selain repeater, sambungan radio antar instansi
> pemerintahan seperti BPBD dan PMI juga hilang, sehingga komunikasi jarak
> jauh tidak bisa dilakukan.
>
>
>
>
>    - 1
>       
> <http://harianhaluan.com/news/detail/64370/alat-pendeteksi-tsunami-di-pessel-dicuri-kerugian-ditaksir-rp1-miliar#>
>       - 2
>       
> <http://harianhaluan.com/news/detail/64370/alat-pendeteksi-tsunami-di-pessel-dicuri-kerugian-ditaksir-rp1-miliar/1>
>       - Halaman Selanjutnya
>       
> <http://harianhaluan.com/news/detail/64370/alat-pendeteksi-tsunami-di-pessel-dicuri-kerugian-ditaksir-rp1-miliar/1>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke