Nah iko Tugas Kito nan Basamo, pabanyak masukan perbendaharaankato Bahasa Minang nan talupokan atau alun dikenal dalam Kamus Bahasa Indonesia pado umumnya.
Mungkin sajo misanyo kato "esoh" jo "pesoh" manjadi "kalesoh-pesoh" mungkin dapek awak masuakkan panandiangi "ceplas" dan "ceplos" nan sadang rami dipakai kini ko di dalam bahaso percakapan umum, colloquial. Kato "Guyu" dalam arti "mangguyu" paja ketek dapek pulo kito tambahkan manjadi "jujai", "menjujai" anak. Mungkin juo dapek kito gunokan untuk panandiangi kato "blusukan" nan acok dipakai dalam percakapan muloi dari Paresiden Jokowi. Kato "galemok"mungkin juo dapek kito tambahkan mampakayo arati "gelemak" sahinggo manjadi "galemak", "galemok" jo "galeme" Salam, -- MakNgah Dari Haluan kito baco: Perkaya KBBI, Masyarakat Sumbar Diajak Usulkan Kosakata Minang Jumat,21 April 2017 - 10:44:32 WIB [image: Perkaya KBBI, Masyarakat Sumbar Diajak Usulkan Kosakata Minang] Ilustasi.NET PADANG, HARIANHALUAN.COM—Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengajak masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) untuk mengusulkan kosakata bahasa Minangkabau di situs Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) V daring (*online*) untuk memperkaya bahasa Indonesia. Kepala Balai Bahasa Sumbar, Agus Sri Danardana, mengatakan, Badan Bahasa memiliki target 200.000 entri untuk dimasukkan pada KBBI edisi selanjutnya hingga 2019. Untuk menambah kosakata kamus tersebut, Badan Bahasa, selain mengupayakannya melalui kerja lembaga tersebut, membutuhkan partisipasi masyarakat. Saat ini, versi terbaru KBBI adalah edisi V yang diluncurkan pada 28 Oktober 2016. KBBI tersebut berisi 108.000 entri Saat ini, kosakata Minang di KBBI V merupakan bahasa daerah terbanyak kedua, yakni 981 entri. Kosakata daerah terbanyak di kamus ekabahasa tersebut adalah bahasa Jawa, yakni 1.217 entri. Salah satu upaya Badan Bahasa mengajak partisipasi masyarakat, kata Danar, adalah dengan mengadakan kegiatan bertajuk “Diseminasi Program Pengayaan Kosakata Bahasa Indonesia”. Untuk Sumbar, kegiatan tersebut dilaksanakan di Padang di Gedung LPMP di Kampus UNP, Kamis (20/4). Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta yang terdiri dari dosen dan guru bahasa Indonesia, mahasiswa, wartawan, dan budayawan Minang. “Dengan cara ini ada kemungkinan pengayaan KBBI kami lakukan lebih cepat dibandingkan dengan cara kerja kami selama ini yang mencatat satu per satu kata yang digunakan oleh masyarakat dan media masa,” ujar Danar. Pencarian kosakata dari berbagai bahasa daerah tersebut, kata Danar, adalah untuk memperkaya bahasa Indonesia yang dianggap sebagian pihak memiliki sedikit kosakata, padahal sebenarnya kaya kosakata dari berbagai 646 bahasa daerah di seluruh Indonesia. Tujuan lainnya adalah untuk mencari padanan kosakata bahasa asing, terutama kosakata bahasa Inggris. Ia menambahkan, Badan Bahasa mengharapkan masyarakat Sumbar tidak hanya mengusulkan kosakata bahasa Minang yang belum ada pada KBBI, tetapi juga mengusulkan kosakata dari berbagai bidang ilmu untuk mempertebal kamus besar yang memang sudah tebal itu (1.000 halaman lebih). Sementara itu, Kepala Subbidang Kosakata, Bidang Pengembangan, Pusat Pengembangan dan Pelindungan Pembinaan Bahasa, Badan Bahasa, Azhari Dasman dari Badan Bahasa mengatakan, kegiatan diseminasi pengayaan kosakata bahasa Indonesia pada tahun ini adalah yang kedua. Pada tahun lalu diseminasi tersebut dilakukan di 15 provinsi, sedangkan pada tahun ini dilakukan di 16 provinsi. Sumbar adalah provinsi keempat yang dikunjungi Badan Bahasa untuk pelaksanaan kegiatan tersebut pada tahun ini. (h/dib/rin) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
